Didukung oleh

Pertarungan Kalshi di Tennessee Menandai Titik Balik Penting bagi Pasar Prediksi

Perselisihan hukum seputar pasar prediksi olahraga dengan cepat menjadi salah satu pertarungan regulasi perjudian dan kripto yang paling berdampak di Amerika Serikat.

DITULIS OLEH
BAGIKAN
Pertarungan Kalshi di Tennessee Menandai Titik Balik Penting bagi Pasar Prediksi

Poin-Poin Utama

  • Tennessee mengirimkan surat peringatan untuk menghentikan kegiatan (cease-and-desist) kepada Kalshi, Polymarket, dan Crypto.com pada 9 Januari.
  • Kalshi menyatakan bahwa pengawasan CFTC dapat melindungi kontrak olahraga dari peraturan perjudian di 50 negara bagian.
  • Pengadilan mungkin akan memutuskan apakah platform-platform tersebut tunduk pada 1 sistem regulasi federal atau puluhan sistem perizinan negara bagian.

Pasar Prediksi: "Taruhan" atau "Kontrak Peristiwa"?

Inti dari perdebatan regulasi ini adalah pertanyaan yang tampak sederhana: ketika seseorang mempertaruhkan uangnya untuk memprediksi apakah Tennessee Titans akan memenangkan pertandingan sepak bola, apakah penting apakah platform tersebut menyebut transaksi tersebut sebagai “taruhan” atau “kontrak acara”?

Tennessee mengatakan tidak.

Dewan Taruhan Olahraga negara bagian tersebut mengambil tindakan terhadap Kalshi, Polymarket, dan Crypto.com pada bulan Januari, memerintahkan platform-platform tersebut untuk berhenti menawarkan pasar prediksi terkait olahraga kepada penduduk Tennessee. Pihak regulator berpendapat bahwa kontrak tersebut sama saja dengan taruhan olahraga dan oleh karena itu tidak dapat ditawarkan tanpa mematuhi persyaratan perizinan, perpajakan, batasan usia, dan perlindungan konsumen di Tennessee.

Operator pasar prediksi memiliki pandangan yang sangat berbeda. Argumen mereka adalah bahwa kontrak acara merupakan instrumen keuangan yang diatur oleh pemerintah federal dan diawasi oleh Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC). Jika interpretasi tersebut berlaku, negara bagian mungkin memiliki sedikit kewenangan untuk mengaturnya sebagai produk perjudian sama sekali.

Perbedaan ini mungkin terdengar teknis, tetapi miliaran dolar serta bentuk masa depan industri taruhan olahraga AS bisa bergantung padanya.

Kontroversi ini juga mengungkap kenyataan yang semakin canggung: seiring pasar prediksi berkembang secara agresif ke bidang olahraga, banyak produk mereka menjadi hampir tidak dapat dibedakan oleh pengguna biasa dari apa yang sudah dapat mereka temukan di DraftKings, FanDuel, atau BetMGM.

Pertanyaan yang kini dihadapi pengadilan adalah apakah struktur seperti bursa sudah cukup untuk membuat pasar prediksi tersebut berbeda secara hukum.

Pada 9 Januari, Dewan Taruhan Olahraga Tennessee mengirimkan surat peringatan untuk menghentikan kegiatan yang menargetkan kontrak acara olahraga yang ditawarkan oleh Kalshi, Polymarket, dan Crypto.com.

Negara bagian tersebut menuntut agar platform-platform tersebut berhenti menawarkan produk kepada pelanggan di Tennessee, membatalkan kontrak yang masih berlaku, dan mengembalikan dana pelanggan.

Posisi Tennessee sangat jelas. Berdasarkan Undang-Undang Permainan Olahraga (Sports Gaming Act), perusahaan yang menerima taruhan pada acara olahraga harus memiliki lisensi dari negara bagian dan mematuhi kerangka regulasi yang mencakup perlindungan konsumen, persyaratan usia minimum, langkah-langkah perjudian yang bertanggung jawab, serta pajak.

Kalshi tidak melakukan hal tersebut sebagai sportsbook di Tennessee karena perusahaan tersebut bersikeras bahwa mereka bukanlah sportsbook.

Sebaliknya, Kalshi mengoperasikan pasar kontrak yang ditunjuk oleh pemerintah federal. Pengguna membeli dan menjual kontrak yang penyelesaiannya bergantung pada apakah suatu peristiwa terjadi atau tidak. Sebuah kontrak yang menanyakan apakah tim NFL akan memenangkan pertandingan tertentu mungkin diperdagangkan dengan harga 65 sen, yang secara kasar mewakili probabilitas 65% yang tersirat di pasar. Jika peristiwa tersebut terjadi, kontrak yang menang akan diselesaikan dengan nilai $1. Jika tidak, kontraknya akan diselesaikan dengan nilai nol.

Pengalaman ekonomi bagi pelanggan bisa terlihat sangat mirip dengan perjudian.

Namun, struktur pasarnya berbeda.

Bandar taruhan tradisional mengambil posisi berlawanan dari taruhan pelanggan dan menetapkan harga yang dirancang untuk mengelola risikonya sendiri. Di Kalshi, pengguna umumnya bertransaksi melawan peserta pasar lainnya. Bursa memfasilitasi transaksi, dan harga ditentukan oleh pembeli dan penjual, bukan oleh bandar taruhan yang menentukan peluangnya.

Perbedaan tersebut menjadi inti dari pembelaan hukum Kalshi.

Hal itu mungkin juga menjadi pembeda yang pada akhirnya menentukan apakah Amerika Serikat akan mengembangkan satu sistem pasar prediksi nasional atau puluhan sistem perjudian yang berbeda-beda di setiap negara bagian.

Artikel ini diterjemahkan dari bahasa Inggris menggunakan AI. Versi asli berbahasa Inggris adalah sumber yang berwenang; terjemahan otomatis dapat mengandung ketidakakuratan, terutama dalam terminologi hukum dan peraturan.

Tag dalam cerita ini