Bitcoin.com News
Didukung oleh

Harga Bitcoin Mencapai $81.000 Seiring Meningkatnya Permintaan Spot dan Penyesuaian Kembali Rasio Leverage

Harga Bitcoin melonjak melampaui $81.000 pada hari Jumat, mencapai level tertinggi intraday sebesar $81.238, sebelum akhirnya menetap di sekitar $80.800 dengan kapitalisasi pasar sebesar $1,62 triliun.

DITULIS OLEH
BAGIKAN
Harga Bitcoin Mencapai $81.000 Seiring Meningkatnya Permintaan Spot dan Penyesuaian Kembali Rasio Leverage

Poin-Poin Utama

  • Bitcoin mencapai $81.238 pada hari Jumat setelah rancangan peraturan CFTC sampai ke Gedung Putih.
  • Lonjakan harga mendadak memicu likuidasi posisi short Bitcoin senilai $238 juta, yang menghantam para trader yang menggunakan leverage.
  • Lacie Zhang dari Bitget memperkirakan arus masuk harian ETF spot akan menopang harga Bitcoin di atas $80.000.

Rancangan Aturan CFTC Memicu Kenaikan Harga Melampaui $81.000

Harga Bitcoin dengan mudah melampaui $81.000 pada hari Jumat di tengah laporan bahwa Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC) telah mengirimkan aturan pasar kripto ke Gedung Putih untuk ditinjau. Lonjakan mendadak mata uang kripto ini mengakhiri pekan yang penuh gejolak, di mana harganya sempat jatuh di bawah $75.000 untuk pertama kalinya sejak Agustus, setelah Senat AS gagal mengesahkan Undang-Undang CLARITY.

Sebelum lonjakan tersebut, bitcoin tampaknya akan diperdagangkan di kisaran $76.000 hingga $77.000, rentang yang telah diraihnya kembali pada hari Kamis. Namun, satu jam sebelum tengah malam, harganya mulai naik, menembus angka $77.000 sebelum akhirnya stabil di $78.350 sekitar pukul 05.10 pagi waktu Timur. Harga sempat bertahan di atas $78.000 hingga lonjakan mendadak mendorongnya ke $81.238, yang merupakan puncak intraday dan level tertinggi sejak 4 September.

Pada saat berita ini ditulis (pukul 12:41 siang EST), harga bitcoin telah turun kembali dan diperdagangkan di atas $80.800, yang berarti kenaikan lebih dari 5% dalam 24 jam. Lonjakan tersebut juga mengangkat kapitalisasi pasarnya menjadi $1,62 triliun, naik dari $1,54 triliun.

Seperti yang diperkirakan, lonjakan harga ini paling berdampak pada para penjual short. Menurut data Coinglass, sekitar $238 juta posisi short dengan leverage dilikuidasi dalam 24 jam, dibandingkan dengan hanya $6 juta pada posisi long. Di pasar kripto secara luas, likuidasi posisi short melampaui $470 juta, sementara likuidasi posisi long mencapai sedikit di atas $57 juta.

Meskipun spekulasi mengenai potensi kenaikan suku bunga Federal Reserve awalnya membebani momentum bitcoin di awal pekan, laju mata uang kripto ini tiba-tiba terhenti pada hari Selasa ketika Senat gagal mengesahkan Undang-Undang CLARITY yang bersejarah. Kekalahan legislatif tersebut memberikan pukulan telak terhadap kepercayaan pasar, yang memicu aksi jual tajam yang melampaui kekhawatiran makro. Akibatnya, pada saat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) secara resmi mengumumkan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin, sentimen bearish sudah tertanam kuat, sehingga bitcoin kesulitan menembus resistensi teknis di atas ambang batas $76.000.

Regulator Beralih ke Pengawasan Eksekutif

Sebagaimana diantisipasi oleh para pengamat pasar kripto setelah pemungutan suara yang gagal tersebut, Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC) segera bertindak untuk meyakinkan investor, dengan mengisyaratkan rencana untuk menegaskan kewenangannya di bawah kerangka hukum yang ada. Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) diperkirakan akan menempuh jalur administratif yang sejalan—sebuah pergeseran strategis oleh pemerintahan Trump untuk melaksanakan peta jalan regulasi melalui tindakan lembaga eksekutif, alih-alih menunggu Kongres yang mandek.

Sementara itu, kembalinya bitcoin di atas $80.000 telah membangkitkan semangat komunitas kripto dan para ahli, beberapa di antaranya melihatnya sebagai lebih dari sekadar pemulihan sementara. Lacie Zhang, seorang analis riset di Bitget Wallet, mengatakan pergerakan ini tampak lebih kuat daripada pemulihan sentimen biasa karena kondisi pasar sebelumnya.

“Bitcoin diuntungkan oleh pergerakan ‘risk-on’ yang lebih luas seiring dengan melemahnya harga minyak dan imbal hasil obligasi Treasury jangka panjang, sementara arus masuk harian ETF spot AS sebesar sekitar $154 juta serta aksi penutupan posisi short membantu mendorong harganya menembus level psikologis penting $80.000,” kata Zhang.

Analis Bitget tersebut juga menyatakan bahwa pergerakan ini tampak lebih kuat karena posisi leverage telah dibersihkan pada awal bulan ini, sehingga pasar menjadi lebih responsif terhadap permintaan spot yang kembali meningkat.

Artikel ini diterjemahkan dari bahasa Inggris menggunakan AI. Versi asli berbahasa Inggris adalah sumber yang berwenang; terjemahan otomatis dapat mengandung ketidakakuratan, terutama dalam terminologi hukum dan peraturan.