Bitcoin.com News
Didukung oleh

Harga Bitcoin Melonjak Melampaui $80.000 Saat Para Penjual Kosong Terhantam Habis-habisan

Harga Bitcoin melonjak dari kisaran pertengahan $76.000-an menjadi hampir $81.000 pada Jumat pukul 10.45 pagi ET, setelah para pedagang menghabiskan seminggu ini menyesuaikan diri dengan gagalnya pemungutan suara Senat AS terkait kripto dan dua kali kenaikan suku bunga oleh bank sentral. Lonjakan terakhir ini bukan sekadar akibat serbuan pembeli. Sekitar $192 juta dalam posisi kripto dengan leverage lenyap dalam satu jam, termasuk lebih dari $183 juta dalam posisi short, yang mengubah taruhan bearish menjadi pembelian paksa dan membantu Bitcoin menembus level $80.000 untuk pertama kalinya sejak 7 September.

DITULIS OLEH
BAGIKAN
Harga Bitcoin Melonjak Melampaui $80.000 Saat Para Penjual Kosong Terhantam Habis-habisan

Poin-Poin Utama

  • Bitcoin mencapai $80.935 setelah sebelumnya diperdagangkan di sekitar $76.400 sehari sebelumnya.
  • Posisi short kripto mengalami kerugian sebesar $183 juta dalam satu jam karena pembelian paksa mempercepat pergerakan bitcoin.
  • Bitcoin kini menghadapi ujian besar berikutnya di dekat zona resistensi $81.700-$83.000.

Pihak Bear Mengalami Minggu yang Cukup Baik, Hingga Akhirnya Tidak Lagi

Harga Bitcoin menghabiskan sebagian besar minggu ini dengan memberikan banyak peluang bagi para bear. RUU CLARITY gagal disetujui di Senat AS pada 15 September, Federal Reserve menaikkan suku bunga sebesar 0,25 poin persentase keesokan harinya, dan bitcoin merosot ke kisaran $75.000-$76.000.

Kemudian Jepang kembali menaikkan suku bunga, mengangkat suku bunga kebijakannya menjadi 1,25%, yang tertinggi dalam 31 tahun. Namun, aksi jual yang ditakuti itu tak kunjung terjadi. Bitcoin naik di atas $78.000, bertahan selama beberapa jam, lalu melonjak tajam ke arah sebaliknya. Para pembeli menembus angka $80.000, yang pada akhirnya mendorong harga hingga mencapai $80.935.

$183 Juta Posisi Short Terjebak Tanpa Persiapan

Kecepatan pergerakan ini menceritakan kisah yang lebih menarik. Para pedagang telah membanjiri posisi short dengan leverage, mengharapkan bitcoin terus turun, tetapi begitu harga bergerak berlawanan dengan ekspektasi mereka, bursa mulai menutup posisi-posisi tersebut secara otomatis.

Menutup posisi short memerlukan pembelian kembali aset tersebut. Pembelian tersebut mendorong harga bitcoin naik, yang kemudian melikuidasi lebih banyak posisi short, sehingga memicu gelombang pembelian berikutnya. Dalam satu jam, sekitar $192 juta posisi kripto dilikuidasi, dengan lebih dari $183 juta berasal dari posisi short. Bitcoin menyumbang sekitar $119 juta, sementara posisi short ethereum menyumbang $36 juta lainnya.

Dengan kata lain, sekitar 95 sen dari setiap dolar likuidasi selama satu jam tersebut berasal dari para pedagang yang bertaruh bahwa harga akan turun.

Bank of Japan Menyalakan Sumbu

Menariknya, kenaikan suku bunga lainnya turut memicu situasi ini. Bank of Japan memutuskan dengan suara 7 banding 2 untuk menaikkan suku bunga kebijakannya sebesar 0,25 poin persentase, namun pasar pada umumnya telah mengantisipasi keputusan tersebut dan yen tidak menimbulkan kejutan seperti yang dikhawatirkan sebagian pedagang.

Bitcoin bergerak menuju kisaran $77.400-$78.000 setelahnya. Reksa dana bitcoin spot yang diperdagangkan di bursa AS juga mencatat arus masuk sekitar $159 juta pada 17 September, menambah permintaan spot yang nyata di balik lonjakan harga yang didorong leverage. Kemudian, level $80.000 terpecahkan. Para pedagang momentum dan algoritma ikut bergabung dalam perburuan ini, volume perdagangan meningkat tajam, dan pasar yang selama berjam-jam bergerak naik secara perlahan tiba-tiba melonjak beberapa ribu dolar hampir secara vertikal.

Bitcoin Menemukan Hambatan Berikutnya

Bitcoin belum sepenuhnya keluar dari masalah. Mata uang kripto ini masih jauh di bawah rekor tertinggi sepanjang masa pada Oktober 2025 di dekat $126.200, sementara area tepat di atasnya mengandung banyak resistensi.

Rata-rata pergerakan 365 hari berada di sekitar $81.700, dengan uji coba berikutnya mengarah ke $83.000. Bitcoin berfluktuasi di dekat $80.848 setelah menyentuh $80.935, sehingga pembeli berada tepat di bawah zona tersebut. Di sisi lain, jika menembus di bawah $80.000, kisaran $79.000-an atas akan kembali menjadi fokus. Jika berhasil mempertahankannya, bitcoin akan menghadapi rentang $81.700-$83.000 selanjutnya.

Bagaimanapun juga, hari Jumat menjadi saksi salah satu fenomena berulang yang paling aneh di dunia kripto: para pedagang menghabiskan berhari-hari bertaruh bahwa bitcoin akan jatuh, hanya untuk melihat taruhan yang sama itu justru menjadi bagian dari mekanisme yang mendorong harganya melampaui $80.000. Meskipun pemungutan suara CLARITY Act gagal, bitcoin tampaknya tidak terpengaruh.

Artikel ini diterjemahkan dari bahasa Inggris menggunakan AI. Versi asli berbahasa Inggris adalah sumber yang berwenang; terjemahan otomatis dapat mengandung ketidakakuratan, terutama dalam terminologi hukum dan peraturan.