Didukung oleh
Crypto News

Indikator Siklus Bull-Bear Bitcoin Berubah Menjadi Hijau untuk Pertama Kalinya Sejak Maret 2023

Indikator Siklus Bull-Bear Bitcoin dari Cryptoquant kini berubah menjadi hijau, sebuah sinyal yang secara historis mendahului kenaikan harga yang berkelanjutan. Namun, para analis menyoroti satu pengecualian penting yang membuat prospek ini tidak sepenuhnya dapat dikategorikan sebagai sinyal bullish.

DITULIS OLEH
BAGIKAN
Indikator Siklus Bull-Bear Bitcoin Berubah Menjadi Hijau untuk Pertama Kalinya Sejak Maret 2023

Poin Utama

  • Indikator Siklus Bull-Bear Cryptoquant berubah menjadi hijau untuk pertama kalinya sejak Maret 2023 pada 12 Mei.
  • Sinyal pada Maret 2023 mendahului lonjakan harga yang membawa bitcoin melampaui $73.000, namun sinyal palsu pada 2022 mengharuskan kewaspadaan.
  • Arus masuk ETF spot pada April mencapai $2,44 miliar, dan akumulasi oleh whale telah meningkat, memperkuat sinyal bullish.

Sinyal Bullish Muncul di Dekat $80.000

Indikator Siklus Pasar Bull-Bear Bitcoin dari Cryptoquant memasuki wilayah bullish pada hari Selasa untuk pertama kalinya sejak Maret 2023, menurut data yang dibagikan oleh perusahaan analitik tersebut. Pergeseran ini menandai apa yang digambarkan oleh para analis sebagai potensi transisi dari lingkungan pasar bearish ke lingkungan di mana kondisi secara historis mendukung tren kenaikan yang berkelanjutan.

Sumber gambar: Cryptoquant

Indikator ini dibangun berdasarkan Indeks Laba Rugi (P&L) Cryptoquant, yang menggabungkan tiga metrik on-chain utama, yaitu rasio Nilai Pasar terhadap Nilai Realisasi (MVRV), Laba Rugi Tidak Realisasi Bersih (NUPL), dan perbandingan Rasio Laba Output yang Dikeluarkan oleh Pemegang Jangka Panjang dan Pemegang Jangka Pendek (LTH/STH SOPR). Ketika Indeks P&L naik di atas rata-rata pergerakan 365 hari, indikator tersebut berubah menjadi hijau. Ketika turun di bawahnya, indikator tersebut berubah menjadi merah.

Indikator Bull-Bear Bitcoin berubah menjadi hijau, menggemakan sinyal pemulihan siklus sebelumnya.
Sinyal hijau terakhir yang dikonfirmasi muncul pada Maret 2023, dan bertahan secara terus-menerus hingga Agustus 2024, periode yang mencakup salah satu siklus bull paling signifikan Bitcoin, di mana harga naik dari sekitar $20.000 menjadi rekor tertinggi di atas $73.000. Dengan ukuran tersebut, perubahan warna pada hari Selasa memiliki bobot yang signifikan bagi para trader yang memantau titik balik siklus.

Konteks Historis dan Prakiraan 2026

Meskipun ada sinyal positif, Cryptoquant tetap berhati-hati dengan memberikan peringatan. Pada Maret 2022, indikator yang sama menunjukkan sinyal hijau sebelum harga dengan cepat menolak pergerakan tersebut dan terus turun, akhirnya mencapai titik terendah seiring dengan kolapsnya FTX pada November tahun itu. Sinyal palsu itulah yang membuat analis mengatakan bahwa pembacaan pada hari Selasa ini harus diperlakukan sebagai titik data yang perlu diperhatikan, bukan lampu hijau yang dijamin.

Waktu terjadinya perubahan ini sejalan dengan beberapa perkembangan on-chain bullish lainnya yang terjadi secara bersamaan. Aliran masuk ETF Bitcoin spot pada April mencapai $2,44 miliar, bulan akumulasi institusional terkuat sejak Oktober 2025. Dompet whale yang memegang 1.000 BTC atau lebih telah bertambah 142 alamat dalam enam bulan terakhir.

Selain itu, rasio RHODL Glassnode saat ini berada di angka 4,5, pembacaan tertinggi ketiga dalam sejarah bitcoin; pembacaan serupa sebelumnya terjadi pada titik terendah siklus 2015 dan 2022, yang keduanya diikuti oleh pasar bullish yang berkelanjutan.

Indikator Bull-Bear sempat berada jauh di zona negatif hingga Februari 2026, saat Cryptoquant mencatat indeks tersebut turun ke level terendah sejak titik terendah FTX. Periode tersebut bertepatan dengan koreksi Bitcoin dari puncak Oktober 2025 di sekitar $126.000. Pemulihan sejak saat itu berlangsung bertahap, dengan harga stabil di kisaran $80.000 dan arus dana ETF yang secara konsisten positif menjelang Mei.

Perkiraan harga untuk sisa tahun 2026 masih terbelah, dengan Standard Chartered dan Bernstein sama-sama menargetkan $150.000 pada akhir tahun, sementara direktur makro global Fidelity, Jurrien Timmer, berpendapat bahwa puncak Oktober 2025 mungkin merupakan puncak siklus, dengan tahun 2026 bertindak sebagai tahun konsolidasi daripada kelanjutan.