Strategy menunda pembelian Bitcoin yang dilaporkan, sementara Saylor menyatakan bahwa “BitVac” sedang dalam proses pengisian daya, sekaligus menyoroti aktivitas terkait obligasi setelah kepemilikan Bitcoin naik menjadi 843.738 BTC. Pembaruan ini menegaskan bagaimana utang, saham preferen, dan cadangan likuiditas terus membentuk strategi keuangan perusahaan.
Strategi Menunda Pembelian Bitcoin karena Komentar 'BitVac' dari Saylor Membuat Pembelian BTC Berikutnya Dipantau

Poin Utama
- Strategy menyoroti aktivitas terkait obligasi alih-alih pembelian bitcoin setelah kepemilikan naik menjadi 843.738 BTC.
- Saham preferen, kewajiban utang, dan cadangan likuiditas tetap menjadi perhatian utama investor.
- Aktivitas pembiayaan di masa depan mungkin menandakan fase lain dari akumulasi BTC skala besar.
Komentar ‘BitVac’ Saylor Menempatkan Pembelian BTC dalam Sorotan
Michael Saylor, ketua eksekutif Strategy Inc. (Nasdaq: MSTR), membagikan di X pada 24 Mei 2026 bahwa Strategy “membeli obligasi, bukan bitcoin” selama seminggu tersebut, mengalihkan perhatian investor ke arah apakah perusahaan sedang mengelola utang sebelum siklus akuisisi BTC berikutnya. Postingan tersebut menunjukkan nilai cadangan bitcoin mendekati $64,45 miliar setelah pembelian BTC terbaru Strategy yang diungkapkan meningkatkan kepemilikan menjadi 843.738 BTC.

Pembelian Bitcoin terbaru Strategy, yang diungkapkan pada 18 Mei, menambah 24.869 BTC senilai sekitar $2,01 miliar dengan harga rata-rata sekitar $80.985 per koin. Pembelian tersebut meningkatkan kepemilikan menjadi 843.738 BTC, yang diperoleh dengan total sekitar $63,87 miliar dengan biaya rata-rata sekitar $75.700 per Bitcoin. Strategy juga melaporkan imbal hasil BTC sebesar 12,6% untuk tahun 2026 dan berencana untuk melunasi obligasi konversi senilai $1,5 miliar pada tahun 2029.
Frasa “BitVac” dari Saylor tampaknya merupakan gabungan dari kata bitcoin dan vacuum (vakum), yang mencerminkan peran Strategy sebagai akumulator BTC besar yang menyerap pasokan dari pasar. Penggunaan kata “charging” (mengisi) olehnya mengisyaratkan bahwa perusahaan mungkin sedang membangun kembali likuiditas, mengelola kewajiban, atau memperluas kapasitas pembiayaan sementara para investor menanti pembelian bitcoin berikutnya yang akan diumumkan.
Saham Preferen dan Utang Membentuk Langkah Strategy Selanjutnya
Referensi obligasi ini sesuai dengan model keuangan Strategy secara keseluruhan, terutama setelah rencananya untuk membeli kembali sebagian utang konversi miliknya. Pada 15 Mei, Strategy bergerak untuk membeli kembali sekitar $1,5 miliar obligasi konversi senior 0% yang jatuh tempo pada 2029, dengan dana tunai, saham, penjualan bitcoin, atau sumber pendanaan lain tersedia untuk penyelesaian.
Dashboard terbaru menunjukkan cadangan dolar AS sebesar $2,25 miliar, utang sebesar $8,254 miliar, saham preferen sebesar $15,479 miliar, dan dividen tahunan sebesar $1,712 miliar. Dashboard tersebut juga mencantumkan cakupan dividen BTC selama 37,6 tahun dan cakupan dividen dolar AS selama 15,8 bulan. Dalam struktur tersebut, aktivitas terkait obligasi dapat mendukung manajemen likuiditas, pengurangan kewajiban, dan fleksibilitas modal. CEO Strategy, Phong Le, menjelaskan pada 10 Mei:
“Keberhasilan Strategy tidak hanya berakar pada bitcoin di neraca kami. Hal ini dibangun di atas perusahaan perangkat lunak skala besar.”
Le menggambarkan Strategy sebagai lebih dari sekadar perusahaan pemegang bitcoin, dengan menyoroti operasi perangkat lunak dan skala globalnya. Perhatian investor tetap terfokus pada dividen, kewajiban saham preferen, aktivitas utang, dan kemungkinan penjualan BTC. Pada 29 April, Saylor mengatakan STRC telah tumbuh menjadi $8,5 miliar dalam sembilan bulan, sementara laporan lain menyebutkan bahwa saham preferen membantu membiayai pembelian sekitar 77.000 BTC pada 2026.
Untuk saat ini, postingan Saylor pada 24 Mei menandakan jeda dalam pembelian BTC yang dilaporkan, bukan pergeseran dari rencana kas Strategy. Dasbor tersebut juga menunjukkan rasio 1,21 terhadap nilai aset bersih, leverage bersih 9%, nilai perusahaan sebesar $77,71 miliar, dan open interest sebesar $42,431 miliar. Para investor kini tampaknya fokus untuk mengisi ulang BitVac untuk siklus pembiayaan berikutnya sebelum melakukan pembelian BTC baru.

Komentar Strategy soal Penjualan Bitcoin Menyoroti Risiko Departemen Keuangan
Rencana penjualan BTC oleh Strategy telah memicu perdebatan sengit mengenai model cadangan bitcoin-nya setelah mencatatkan kerugian bersih kuartalan sekitar $12,5 miliar. Perusahaan tersebut memegang read more.
Baca sekarang
Komentar Strategy soal Penjualan Bitcoin Menyoroti Risiko Departemen Keuangan
Rencana penjualan BTC oleh Strategy telah memicu perdebatan sengit mengenai model cadangan bitcoin-nya setelah mencatatkan kerugian bersih kuartalan sekitar $12,5 miliar. Perusahaan tersebut memegang read more.
Baca sekarang
Komentar Strategy soal Penjualan Bitcoin Menyoroti Risiko Departemen Keuangan
Baca sekarangRencana penjualan BTC oleh Strategy telah memicu perdebatan sengit mengenai model cadangan bitcoin-nya setelah mencatatkan kerugian bersih kuartalan sekitar $12,5 miliar. Perusahaan tersebut memegang read more.















