Semakin banyak perusahaan pengelola aset digital yang beralih ke kecerdasan buatan setelah kerugian di pasar kripto menghantam harga saham mereka. Strategi tersebut belum berhasil memulihkan kepercayaan investor, sementara para mantan penambang bitcoin justru lebih sukses dengan memanfaatkan kembali infrastruktur mereka untuk kecerdasan buatan.
Perusahaan Pengelola Aset Digital Berebut Peluang Booming AI Seiring Hilangnya Premi Kripto

Poin-Poin Utama
- K Wave Media anjlok 71% setelah beralih ke AI pada Mei, seiring perusahaan-perusahaan pengelola aset kripto yang mengejar pertumbuhan baru.
- Saham-saham manajemen aset yang dipantau Bloomberg anjlok 43%, sementara harga bitcoin turun 27% pada tahun 2026.
- Keberhasilan Coreweave senilai $40 miliar menunjukkan bahwa penambang yang memiliki aset listrik mungkin akan memimpin pergeseran AI berikutnya.
Perusahaan Kas Kripto Mengejar Keuntungan AI Saat Antusiasme Investor Memudar
Runtuhnya perdagangan treasury kripto mendorong perusahaan publik yang sedang kesulitan menuju sumber antusiasme investor terbaru di pasar: kecerdasan buatan.
Menurut laporan terbaru Bloomberg, setidaknya selusin perusahaan treasury aset digital (DAT) telah beralih ke usaha yang terkait dengan AI dalam beberapa bulan terakhir seiring dengan penurunan harga token dan valuasi mereka sendiri. Hasil awalnya cukup suram.
K Wave Media, yang sebelumnya berfokus pada akumulasi bitcoin, telah anjlok 71% sejak beralih ke pengembangan pusat data pada Mei. Lixte Biotechnology telah merosot 33% sejak menyetujui merger dengan perusahaan baterai pada Juni. Alphaton Capital, yang sebelumnya merupakan pemegang mata uang kripto alternatif, turun 33% sejak berganti nama menjadi Alpha Compute pada bulan April. Para pengamat industri memperkirakan bahwa sebagian besar perusahaan treasury aset digital sedang beralih ke AI atau perlahan-lahan mati.
Premi Kas Aset Kripto Menghilang
Perusahaan treasury aset digital menggalang modal dan menerbitkan saham untuk membeli kripto, dengan harapan saham mereka akan diperdagangkan dengan premi di atas nilai kepemilikan tersebut.
Model ini berkembang pesat seiring kenaikan harga token. Model ini mulai runtuh ketika banyak perusahaan memiliki nilai pasar di bawah nilai bersih cadangan kripto mereka.
Saham perusahaan treasury AS dan Kanada yang dipantau oleh Bloomberg mencatat penurunan median sebesar 43% tahun ini. Dengan bitcoin yang turun 49% dari puncaknya pada Oktober dan ether yang anjlok 62% dari rekor tertingginya pada Agustus 2025, perusahaan-perusahaan tersebut kini beralih menjajaki pusat data, bisnis antariksa, dan reaktor nuklir skala kecil.
Bahkan Strategy, yang mempopulerkan model ini di bawah kepemimpinan Michael Saylor, pun mengalami kerugian. Sahamnya telah turun 81% dari rekor tahun 2024, sementara perusahaan tersebut telah mengurangi kepemilikan bitcoin-nya.
Penambang Memiliki Jalur yang Lebih Kuat Menuju AI
Lonjakan minat terhadap AI mencerminkan upaya korporasi sebelumnya untuk mengaitkan diri dengan tema-tema populer, mulai dari nama-nama dot-com pada tahun 1990-an hingga peralihan ke blockchain pada dekade-dekade berikutnya.
Namun, penambang bitcoin mungkin memiliki jalur yang lebih kredibel. Kontrak listrik, lahan, dan pusat data mereka sering kali dapat diadaptasi untuk komputasi berkinerja tinggi.
Coreweave awalnya beroperasi sebagai penambang sebelum bertransformasi menjadi penyedia komputasi awan. Kini, perusahaan ini memiliki nilai pasar sekitar $40 miliar, dengan harga sahamnya naik 80% sejak penawaran umum perdana (IPO) pada Maret 2025.
Hut 8, Iren, dan Terawulf juga telah menarik minat investor setelah mengalihkan kapasitasnya ke beban kerja AI. Bagi perusahaan treasury yang tidak memiliki infrastruktur serupa, nama baru mungkin tidak cukup.
“Saya rasa DAT, seperti yang telah kita lihat, mungkin sudah tidak relevan lagi,” kata Daniel Forman, seorang mitra di Lowenstein Sandler.
Artikel ini diterjemahkan dari bahasa Inggris menggunakan AI. Versi asli berbahasa Inggris adalah sumber yang berwenang; terjemahan otomatis dapat mengandung ketidakakuratan, terutama dalam terminologi hukum dan peraturan.

















