Didukung oleh
Regulation

Draf RUU CLARITY Beredar Menjelang Pemungutan Suara di Senat, Menurut Laporan

Langkah Komite Perbankan Senat terkait RUU CLARITY dilaporkan semakin mendekati tahap akhir, dengan draf teks telah diedarkan kepada sejumlah anggota industri terpilih menjelang pemungutan suara yang kemungkinan akan digelar pada hari Kamis. Bagian-bagian yang masih dalam tanda kurung, insentif stablecoin, dan pembatasan etika tetap menjadi isu utama.

DITULIS OLEH
BAGIKAN
Draf RUU CLARITY Beredar Menjelang Pemungutan Suara di Senat, Menurut Laporan

Key Takeaways

  • Para pemimpin Komite Perbankan Senat dilaporkan telah menyebarkan draf teks RUU CLARITY menjelang pemungutan suara komite yang kemungkinan akan digelar pada hari Kamis.
  • Bagian-bagian yang masih dalam tanda kurung, bahasa etika, dan insentif stablecoin tetap menjadi titik-titik perselisihan utama.
  • Jajak pendapat menunjukkan 52% pemilih mendukung RUU CLARITY setelah mendengarkan penjelasan netral.

Draf Komite Perbankan Senat Menuju Pemungutan Suara Komite pada Kamis

Komite Perbankan Senat dilaporkan semakin mendekati tindakan terhadap RUU CLARITY, dengan kemungkinan pemberitahuan markup pada 8 Mei. Jurnalis Eleanor Terrett melaporkan bahwa draf teks undang-undang telah diedarkan kepada anggota industri terpilih sebelum pemungutan suara yang kemungkinan akan dilakukan pada hari Kamis. Bahasa yang digunakan masih dalam peninjauan, dengan revisi tambahan yang diharapkan dari kantor-kantor Partai Demokrat.

Sumber industri yang meninjau draf tersebut menggambarkan respons secara keseluruhan positif, meskipun bagian-bagian yang masih dalam kurung dan belum terselesaikan tetap menjadi kekhawatiran. Area-area tersebut melibatkan ketentuan yang sebelumnya dianggap telah disepakati oleh beberapa peserta. Penyebaran draf ini terjadi saat para pembuat undang-undang, pendukung kripto, dan eksekutif industri mendesak adanya kerangka kerja aset digital federal. Terrett mengatakan:

“Komite Perbankan Senat bersiap untuk mengumumkan revisi Undang-Undang CLARITY besok dan telah menyebarkan draf teks undang-undang kepada anggota industri terpilih menjelang pemungutan suara yang kemungkinan akan dilakukan pada hari Kamis.”

Kesepakatan Imbal Hasil Stablecoin Menempatkan Klausul Etika dalam Sorotan

Setelah disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat pada Juli 2025, RUU Digital Asset Market Clarity Act menghadapi kebuntuan berbulan-bulan di Komite Perbankan Senat. Tekanan meningkat pekan ini setelah Patrick Witt, direktur eksekutif Dewan Penasihat Presiden untuk Aset Digital, mengatakan Gedung Putih ingin RUU ini disahkan sebelum 4 Juli. Target tersebut menambah urgensi sebelum politik tahun pemilu memperlambat tindakan legislatif.

Negosiator baru-baru ini mengadopsi bahasa kompromi dari Senator Thom Tillis dan Angela Alsobrooks mengenai imbalan stablecoin. Langkah ini akan melarang imbal hasil pasif hanya dengan memegang stablecoin, sementara mengizinkan imbalan berbasis aktivitas yang terkait dengan transaksi, perdagangan, atau penggunaan platform. Perselisihan terpisah masih berlangsung terkait ketentuan etika. Senator Kirsten Gillibrand menyatakan ia tidak akan mendukung RUU tersebut tanpa pembatasan yang melarang pejabat pemerintah senior memperoleh keuntungan dari aset kripto. Para legislator juga mendiskusikan standar yurisdiksi Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) dan Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC), aturan pelaporan broker, serta perubahan potensial terkait pajak penjualan cuci (wash-sale) aset kripto.

Senator AS Cynthia Lummis mengatakan:

“Saya telah menghabiskan bertahun-tahun di Senat memperjuangkan kepemimpinan Amerika dalam aset digital, dan itu berarti menyelesaikan apa yang telah kita mulai dengan Undang-Undang CLARITY. Mari selesaikan ini.”

Jajak pendapat HarrisX menemukan 52% pemilih mendukung Undang-Undang CLARITY setelah mendengarkan penjelasan netral, sementara 11% menentangnya. Survei terhadap 2.008 pemilih terdaftar tersebut juga menemukan 70% percaya bahwa Amerika Serikat seharusnya sudah mengesahkan undang-undang kripto.

RUU CLARITY Semakin Mendesak Seiring Lebih dari 100 Organisasi Kripto Mendesak Senat untuk Bertindak

RUU CLARITY Semakin Mendesak Seiring Lebih dari 100 Organisasi Kripto Mendesak Senat untuk Bertindak

Peraturan mengenai struktur pasar kripto semakin mendesak seiring dengan desakan kelompok-kelompok industri AS kepada Kongres agar segera bertindak. Langkah yang lebih cepat dalam mengesahkan Undang-Undang CLARITY dapat membentuk read more.

Baca sekarang
Tag dalam cerita ini