Stand With Crypto mendesak Senat untuk menyetujui RUU CLARITY secara penuh setelah pemungutan suara di komite berhasil meloloskan RUU mengenai struktur pasar kripto tersebut. Kelompok tersebut menyatakan bahwa undang-undang tersebut berpotensi membentuk perlindungan konsumen, pengawasan regulator, dan kepastian hukum bagi perusahaan aset digital.
Kelompok Pendukung Kripto Mendorong Senat untuk Memberikan Suara Setuju Setelah RUU CLARITY Disetujui

Poin Utama
- Para pendukung mendesak para senator setelah pemungutan suara komite bipartisan mengesahkan RUU struktur pasar tersebut.
- Pengawasan yang lebih jelas dapat memengaruhi perlindungan konsumen, perlindungan pengembang, dan jalur kepatuhan bisnis kripto.
- Persetujuan penuh dari Senat akan membawa aturan aset digital federal lebih dekat ke pengesahan akhir.
Kelompok Crypto Mendorong Senat Setelah RUU CLARITY Maju
Stand With Crypto, sebuah organisasi advokasi aset digital yang memobilisasi pengguna kripto seputar isu-isu kebijakan AS, mendesak para pengikutnya pada 26 Mei untuk mendesak para senator agar memberikan suara "setuju" terhadap Digital Asset Market Clarity Act setelah Komite Perbankan Senat mengesahkan RUU tersebut dengan dukungan bipartisan. Kelompok tersebut menggambarkan pemungutan suara berikutnya sebagai rintangan utama bagi undang-undang yang akan menetapkan aturan federal untuk aset digital.
Rancangan undang-undang tersebut, yang dikenal sebagai RUU CLARITY, memperoleh momentum setelah bertahun-tahun kerja bipartisan, kata kelompok tersebut, dengan para pendukung berfokus pada perlindungan konsumen, inovasi AS, dan ketidakpastian hukum bagi pengembang dan bisnis kripto. Komite Perbankan Senat mengesahkan H.R. 3633 dengan suara 15-9, membawa RUU struktur pasar tersebut ke sidang pleno. Stand With Crypto mengatakan:
“Namun, perjuangan belum berakhir. Seluruh anggota Senat masih harus memberikan suara SETUJU.”
Para pendukung menggambarkan RUU tersebut sebagai kerangka kerja untuk yurisdiksi yang lebih jelas atas aset digital, termasuk peran bagi regulator pasar federal. Struktur tersebut menjadi inti dari perdebatan mengenai apakah beberapa token harus diperlakukan sebagai komoditas, sekuritas, atau kategori lain berdasarkan undang-undang federal. Seruan untuk bertindak dari Stand With Crypto berpusat pada tekanan konstituen, dengan memberi tahu pengguna bahwa kontak langsung dengan para senator dapat memengaruhi hasilnya.
Pemungutan Suara Senat Menjadi Ujian Berikutnya bagi Aturan Crypto AS
Pemungutan suara tersebut mengikuti teks pengganti yang mencakup keuangan ilegal, keuangan terdesentralisasi (DeFi), standar tokenisasi, perlindungan pengembang, properti pelanggan, perlindungan kebangkrutan, dan batasan terkait imbal hasil stablecoin. RUU tersebut masih memerlukan persetujuan Senat, keselarasan dengan DPR, dan tanda tangan presiden sebelum menjadi undang-undang.
Debat terbaru berfokus pada apakah rancangan undang-undang tersebut menawarkan perlindungan investor yang cukup sambil memberikan jalur kepatuhan yang lebih jelas bagi perusahaan kripto. Teks Senat juga mencerminkan tekanan dari bank, perusahaan kripto, dan pembuat undang-undang yang mencari batasan yang lebih jelas terkait imbalan stablecoin, aktivitas DeFi, dan aturan penitipan. Sebuah analisis industri terbaru mencatat bahwa versi Senat mungkin masih memerlukan persetujuan DPR untuk ketentuan baru mengenai imbal hasil stablecoin, DeFi, atau bahasa etika. Stand With Crypto mengatakan:
“Hubungi senator Anda SEKARANG dan minta mereka untuk memberikan suara SETUJU pada Clarity.”
Kampanye ini menggambarkan RUU tersebut sebagai salah satu pertarungan kebijakan kripto AS yang paling penting yang saat ini sedang dibahas di Kongres. Klaim utamanya adalah bahwa aturan yang jelas akan melindungi konsumen, mendukung aktivitas ekonomi baru, dan mempertahankan pengembangan blockchain di Amerika Serikat. Langkah terverifikasi berikutnya adalah pemungutan suara penuh di Senat, di mana dukungan bipartisan terhadap RUU tersebut akan menghadapi ujian politik yang lebih luas.

















