Didukung oleh
Markets and Prices

Sinyal Beli Saat Harga Turun pada Bitcoin Muncul Seiring Rasa Takut di Kalangan Investor Ritel Menggantikan Optimisme

Penurunan harga BTC menuju level $76.000 telah mendorong sentimen pasar bitcoin ke zona bearish, menurut Santiment. Perusahaan tersebut menyebutkan bahwa pesimisme di kalangan investor ritel mencapai level terendahnya dalam hampir empat minggu, sebuah kondisi yang dianggapnya mendukung potensi rebound.

DITULIS OLEH
BAGIKAN
Sinyal Beli Saat Harga Turun pada Bitcoin Muncul Seiring Rasa Takut di Kalangan Investor Ritel Menggantikan Optimisme

Poin Utama

  • Santiment mengatakan bahwa meningkatnya sentimen bearish terhadap bitcoin secara historis menandakan potensi rebound yang lebih kuat bagi BTC.
  • Para pedagang ritel mendorong komentar BTC ke dalam "Zona FUD" saat harga berada di sekitar $76.000.
  • Data platform media sosial menunjukkan sentimen bearish meningkat seiring dengan meningkatnya peluang rebound.

Rasio Sentimen Bitcoin Menjadi Bearish Setelah Penurunan BTC

Bitcoin diperdagangkan di dekat $77.000 sekitar pukul 17:36 setelah sempat merosot ke arah $76.000 pada 18 Mei, yang memicu kenaikan komentar media sosial yang bearish terkait BTC, demikian pernyataan Santiment dalam sebuah postingan di platform media sosial X. BTC pulih sedikit dari level terendah lokal tersebut sambil tetap berada di bawah puncaknya pada 14 Mei di dekat $82.000.

Bitcoin Dip-Buy Signal Emerges as Retail Fear Overtakes Optimism
Grafik harga Bitcoin 1 jam pada 18 Mei via Bitstamp.

Platform intelijen pasar tersebut melaporkan bahwa diskusi negatif tentang Bitcoin melampaui komentar bullish untuk pertama kalinya sejak 21 April. Data yang dibagikan oleh perusahaan tersebut melacak pergeseran sentimen ritel di berbagai platform media sosial bersamaan dengan pergerakan harga BTC selama penurunan baru-baru ini.

Grafik Santiment membandingkan pergerakan harga Bitcoin dengan volume komentar positif dan negatif yang dikumpulkan melalui platformnya. Sentimen bullish melemah seiring penurunan harga BTC selama beberapa hari. Indikator rasio sentimen positif terhadap negatif juga turun di bawah 1,0, mencerminkan lebih banyak komentar bearish daripada yang optimis di diskusi media sosial. Perusahaan tersebut menandai rentang tersebut sebagai “FUD Zone,” yang kontras dengan “FOMO Zone” yang lebih tinggi yang terkait dengan aktivitas bullish yang lebih kuat. Pembacaan sentimen BTC tetap berada di atas wilayah bearish selama sebagian besar empat minggu sebelumnya sebelum penurunan terbaru. Santiment menegaskan:

“Karena kripto secara historis bergerak berlawanan dengan ekspektasi massa, tingkat pesimisme dari investor ritel ini merupakan pertanda baik.”

Bitcoin Dip-Buy Signal Emerges as Retail Fear Overtakes Optimism

Perusahaan analitik tersebut mengaitkan penurunan sentimen baru-baru ini dengan meningkatnya ketakutan di kalangan pedagang kecil yang bereaksi terhadap penurunan bitcoin. Mereka mencatat bahwa secara historis, peserta ritel menjadi lebih pesimis selama koreksi jangka pendek, seringkali mendekati periode stabilisasi pasar. Grafiknya menyoroti pembacaan yang menunjukkan 0,94 komentar bullish untuk setiap komentar BTC yang bearish. Platform tersebut mengkarakterisasi level tersebut sebagai “waktu beli yang ideal saat penurunan sementara” dalam siklus sentimen yang lebih luas yang ditampilkan di platform.

Penjualan BTC oleh Investor Ritel Dapat Menandakan Rebound

Data terpisah yang dibagikan oleh Santiment pada 13 Mei menunjukkan bitcoin outperform saham dan emas selama tiga bulan sebelumnya. Perusahaan tersebut melaporkan BTC naik 20% selama periode tersebut, dibandingkan dengan kenaikan 8% untuk S&P 500 dan penurunan 6% pada emas. Mereka juga menyoroti rebound bitcoin selama ketegangan geopolitik yang meningkat di Timur Tengah dan ketidakpastian yang berkelanjutan seputar inisiatif seperti Clarity Act.

Komentar seputar kripto berubah secara signifikan antara postingan Santiment pada 13 Mei dan 18 Mei. Platform analitik tersebut berargumen bahwa narasi bearish terkait aset digital bertolak belakang dengan data yang menandakan ketahanan pasar yang berkelanjutan serta tren adopsi yang lebih luas hingga tahun 2026 dan seterusnya. Perusahaan tersebut menambahkan dalam postingan 18 Mei:

“Saat pedagang kecil menjual koin mereka sebagai reaksi terhadap penurunan ringan ini, kemungkinan rebound meningkat sementara kebanyakan orang mengharapkan penurunan lebih lanjut.”

Angka tersebut menandai level sentimen bitcoin terlemah dalam kurun waktu sekitar empat minggu. Data Santiment menunjukkan bahwa pedagang ritel merespons kelemahan harga BTC dengan hati-hati sementara komentar bearish semakin marak di berbagai platform media sosial.

Harga Bitcoin Anjlok ke $76.000 Seiring Kekhawatiran Perang di Timur Tengah Memicu Likuidasi Senilai $722 Juta

Harga Bitcoin Anjlok ke $76.000 Seiring Kekhawatiran Perang di Timur Tengah Memicu Likuidasi Senilai $722 Juta

Harga Bitcoin merosot ke level $76.000 seiring ketegangan geopolitik yang memicu likuidasi senilai $722 juta. Apakah BTC diperdagangkan sebagai aset safe-haven atau sebagai cadangan likuiditas? read more.

Baca sekarang
Tag dalam cerita ini