Bitcoin telah mencapai target penurunan yang ditetapkan Peter Brandt untuk bulan Februari, namun trader berpengalaman tersebut mengatakan bahwa harga BTC masih berpotensi turun lebih dalam sebelum membentuk titik terendah yang dapat dijadikan acuan perdagangan. Dalam proyeksi sebelumnya, ia memperkirakan harga Bitcoin berpotensi mencapai puncak antara $300.000 hingga $500.000 pada tahun 2029.
Peter Brandt Memperingatkan Bitcoin Berpotensi Turun Lebih Lagi Seiring Bulan Oktober Menjadi Periode Krusial

Poin Utama
- Brandt mengatakan bahwa bitcoin telah mencapai target penurunan awalnya di dekat area terendah bulan Februari.
- Penurunan lebih lanjut atau peristiwa kapitulasi mungkin terjadi sebelum stabilitas kembali.
- Proyeksi siklus sebelumnya menunjukkan puncak harga Bitcoin sebesar $300.000-$500.000 pada tahun 2029.
Peter Brandt Mengatakan Bitcoin Mungkin Tidak Akan Menemukan Level Rendah yang Dapat Diperdagangkan Hingga Oktober
Penurunan terbaru Bitcoin telah mengembalikan BTC ke area terendah Februari yang diidentifikasi oleh trader veteran Peter Brandt sebagai target penurunan awalnya. Brandt telah berdagang di pasar selama puluhan tahun dan dikenal karena menerapkan analisis grafik klasik pada komoditas, valuta asing, dan kripto. Grafik terbarunya masih menyisakan ruang untuk kelemahan lebih lanjut sebelum peluang perdagangan yang tahan lama terbentuk.
Pada 3 Juni, Brandt mengatakan bitcoin telah mencapai level terendah Februari, level yang ia identifikasi sebagai target penurunan awalnya. Ia memperingatkan bahwa aset tersebut dapat terus melemah dan berpotensi memasuki fase pembersihan akhir sebelum membentuk dukungan yang lebih kuat.
Ia mengatakan:
“Menurut saya, bitcoin telah mencapai target awalnya di level terendah Februari. Ini tidak berarti bahwa BTC tidak bisa turun lebih rendah atau mengalami pembersihan akhir. Saya tidak melihat level terendah yang bisa diperdagangkan hingga Oktober.”

Peringatan terbaru ini menyusul pandangan Brandt pada 13 Mei bahwa bitcoin belum menyelesaikan pembentukan dasar yang jelas. Dalam posting tersebut, ia menggambarkan pembentukan saluran bearish dari level terendah Februari dan mengatakan penutupan di bawah $79.145 akan menandakan level yang lebih rendah di dalam saluran tersebut.
Peringatan pembersihan terminal menunjukkan bahwa Brandt tidak memandang titik terendah Februari sebagai akhir dari penurunan. Skenario semacam itu akan melibatkan gelombang terakhir tekanan jual sebelum titik terendah yang lebih tahan lama terbentuk.
Jadwal Oktober Menempatkan Koreksi Bitcoin Kembali ke Fokus
Jadwal Oktober ini bukan pertama kali muncul dalam postingan terbaru Brandt. Pada 23 April, ia memproyeksikan titik terendah yang layak untuk investasi pada September atau Oktober 2026 dan mengatakan bahwa titik terendah tersebut bisa bertahan di atas atau menembus di bawah titik terendah Februari 2026. Proyeksi tersebut menjadikan titik terendah Februari sebagai titik acuan kunci dalam analisis siklus pasar jangka panjangnya.
Posting terbarunya menyoroti garis waktu tersebut. Dengan menyatakan bahwa ia tidak mengharapkan titik terendah yang layak diperdagangkan hingga Oktober, Brandt memberi sinyal bahwa koreksi Bitcoin mungkin belum selesai bahkan setelah mencapai titik terendah Februari.
“Jika bitcoin terus mengikuti pola siklus paling menonjol di antara semua pasar dalam 15 tahun terakhir, titik terendah yang layak untuk investasi dijadwalkan pada September/Oktober 2026,” tulis Brandt pada 23 April, sambil menjelaskan:
“Titik terendah tersebut mungkin menembus atau tidak menembus titik terendah Februari 2026. Titik tertinggi berikutnya (jika pola berlanjut) akan berada di antara $300 ribu dan $500 ribu pada September/Oktober 2029.”
Secara keseluruhan, postingan terbaru Brandt menunjukkan bahwa ia tidak memandang titik terendah Februari sebagai akhir dari koreksi bitcoin. Sebaliknya, analisisnya terus memberikan ruang untuk penurunan lebih lanjut sebelum titik terendah yang lebih tahan lama muncul.

















