Didukung oleh
Stablecoins

Samsung Wallet Menambahkan Dukungan Stablecoin Bawaan sebagai Langkah Besar dalam Adopsi Kripto di Kalangan Umum

Dalam acara Galaxy Unpacked 2026, Samsung mengumumkan bahwa aplikasi dompet digital buatan sendiri akan mendukung stablecoin setelah peluncuran Samsung Galaxy Card yang baru. Perusahaan tersebut menyatakan bahwa dengan penambahan fitur baru ini, dompet digitalnya "menjadi fondasi ekosistem keuangan yang terhubung."

DITULIS OLEH
BAGIKAN
Samsung Wallet Menambahkan Dukungan Stablecoin Bawaan sebagai Langkah Besar dalam Adopsi Kripto di Kalangan Umum

Poin-poin Utama

  • Samsung akan mengintegrasikan stablecoin bawaan ke dalam aplikasi Wallet-nya untuk menciptakan pusat keuangan yang komprehensif.
  • Hal ini menempatkan Samsung sebagai merek ponsel pelopor yang memfasilitasi transfer nilai digital yang cepat dan tepercaya.
  • Samsung juga meluncurkan kartu kredit pertamanya untuk menyatukan pembayaran, hadiah tunai, dan aset digital.

Samsung Mengumumkan Dukungan Stablecoin di Samsung Wallet

Stablecoin semakin menjadi salah satu kasus penggunaan paling relevan untuk mata uang kripto, dan kini bahkan perusahaan bernilai triliunan dolar, seperti Samsung, ikut bergabung dalam tren ini.

Samsung, perusahaan teknologi asal Korea Selatan, telah mengumumkan akan menghadirkan stablecoin ke dalam aplikasi Wallet-nya sebagai bagian dari evolusinya menjadi pusat keuangan yang komprehensif.

Pada hari Rabu, dalam acara Galaxy Unpacked, perusahaan tersebut mengungkapkan bahwa Samsung Wallet sedang bertransformasi menjadi aplikasi yang "menghadirkan semua yang Anda butuhkan dalam satu tempat, menjadikan Galaxy Anda sebagai dompet sehari-hari."

"Ke depannya, Samsung Wallet akan berkembang melampaui uang tunai dan tabungan. Aplikasi ini akan mengadopsi bentuk-bentuk nilai digital baru, termasuk stablecoin," kata Lee Dinham, Manajer Produk di Samsung.

Presentasi tersebut menampilkan mockup aplikasi dompet yang menyimpan USDC dari Circle. Meskipun demikian, perusahaan tidak menyebut USDC maupun USDT—dua stablecoin terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar—sebagai mitra dalam inisiatif ini.

Dinham mengomentari tonggak sejarah ini, menekankan bahwa hal ini akan menjadikan Samsung “salah satu merek ponsel besar pertama yang menghadirkan stablecoin bawaan ke smartphone, sehingga memungkinkan transfer nilai digital yang cepat dan tepercaya.”"

Pada acara yang sama, Dinham memperkenalkan Samsung Galaxy Card, kartu kredit pertama Samsung, yang memungkinkan pengguna mendapatkan hadiah tunai sebesar 5% untuk pembelian yang memenuhi syarat di toko-toko merek tersebut serta manfaat lainnya.

"Dengan ini, Samsung Wallet menjadi fondasi ekosistem keuangan terintegrasi di seluruh perangkat dan layanan Galaxy, yang menyatukan pembayaran, hadiah, dan aset digital dalam satu pengalaman terpadu," pungkasnya.

Samsung selalu menjadi perusahaan yang ramah terhadap kripto, dengan memperkenalkan dompet kripto terintegrasi dalam seri ponsel andalannya tahun 2019, Galaxy S10, yang dilengkapi dengan keamanan berbasis perangkat keras. Pada bulan Oktober, Samsung mengumumkan integrasi Coinbase One, layanan berlangganan dari Coinbase, ke dalam Samsung Wallet di AS, dengan tujuan memberikan jalan yang lebih mudah bagi jutaan konsumen untuk mengakses kripto.

Artikel ini diterjemahkan dari bahasa Inggris menggunakan AI. Versi asli berbahasa Inggris adalah sumber yang berwenang; terjemahan otomatis dapat mengandung ketidakakuratan, terutama dalam terminologi hukum dan peraturan.

Tag dalam cerita ini