Didukung oleh
Regulation & Legal

Bank Rusia Membatasi Porsi Aset Kripto hingga 25% bagi Pialang Pasar

Aturan baru tersebut, yang ditujukan bagi pelaku pasar profesional, menetapkan bahwa mata uang kripto yang disetujui untuk diperdagangkan harus dimasukkan dalam perhitungan rasio ketahanan keuangan. Lembaga tersebut menetapkan bahwa aset-aset tersebut hanya boleh mencakup 25% dari nilai total, sehingga membatasi risiko yang terkait dengan kepemilikan aset kripto.

DITULIS OLEH
BAGIKAN
Bank Rusia Membatasi Porsi Aset Kripto hingga 25% bagi Pialang Pasar

Poin-Poin Utama

  • Rancangan aturan membatasi kepemilikan aset kripto oleh pelaku pasar hingga 25% dari total ekuitas untuk memastikan ketahanan keuangan.
  • Kewajiban pendaftaran pada lembaga penyimpanan aset kripto akan meningkatkan pengawasan negara dan memverifikasi keberadaan aset.
  • Meskipun pembayaran kripto domestik tetap dilarang, undang-undang baru mengizinkan penggunaan lintas batas untuk menghindari sanksi secara legal.

Bank Rusia Membatasi Kepemilikan Kripto hingga 25% bagi Peserta Pasar yang Teregulasi

Bank Rusia telah menerbitkan rancangan peraturan baru yang mengatur persyaratan yang harus dipatuhi oleh pelaku pasar profesional saat memasukkan kepemilikan kripto ke dalam neraca mereka.

Menurut peraturan baru tersebut, peserta pasar profesional seperti pialang, wali amanat, dealer valuta asing, dan bursa kripto wajib memasukkan kepemilikan kripto saat menghitung modal sendiri. Aset kripto ini, yang dapat dimasukkan dalam neraca tersebut jika telah diizinkan untuk diperdagangkan di bursa, dapat mencapai batas kehati-hatian sebesar 25% dari total nilai ekuitas yang dilaporkan.

Selain itu, agar dapat dimasukkan dalam perhitungan ini, kepemilikan kripto harus terdaftar di lembaga penitipan kripto, sehingga negara dapat memverifikasi keberadaannya.

Mengenai tujuan dari aturan ini, bank menjelaskan bahwa rasio ini akan digunakan untuk menilai risiko kredit dan pasar serta memastikan perusahaan-perusahaan tersebut mampu menutupi potensi kerugian.

"Berkat pendekatan baru ini, rasio-rasio tersebut akan memperhitungkan risiko terkait kripto dan membantu memastikan ketahanan keuangan para perantara dalam transaksi kripto," tutup bank tersebut.

Langkah ini dipandang sebagai kelanjutan dari legalisasi mata uang kripto di Rusia, yang membuka peluang bagi pengguna untuk menilai soliditas pelaku pasar yang teregulasi berdasarkan kepemilikan kripto mereka, namun juga menandai dimulainya era pengawasan negara yang lebih ketat, yang meningkatkan kewaspadaan terhadap transaksi kripto internal para operator serta mempertahankan keterlibatan aset mata uang kripto yang terbatas dalam perekonomian Rusia.

Rancangan peraturan ini menyusul persetujuan Duma Negara atas regulasi mata uang kripto yang komprehensif, yang memungkinkan baik investor yang memenuhi syarat maupun yang tidak memenuhi syarat untuk memperdagangkan mata uang kripto di negara tersebut, namun membatasi investor yang tidak memenuhi syarat untuk membeli hingga 300.000 rubel, sekitar $3.800, per tahun.

Meskipun demikian, penggunaan kripto sebagai metode pembayaran domestik dilarang, sementara eksportir dan importir masih dapat menggunakannya dalam penyelesaian lintas batas tanpa batasan, sehingga memungkinkan mereka memanfaatkan stablecoin dan aset digital lainnya untuk menghindari risiko sanksi sekunder secara legal.

Artikel ini diterjemahkan dari bahasa Inggris menggunakan AI. Versi asli berbahasa Inggris adalah sumber yang berwenang; terjemahan otomatis dapat mengandung ketidakakuratan, terutama dalam terminologi hukum dan peraturan.

Tag dalam cerita ini