Didukung oleh
Mining

Produksi Bitcoin Bitdeer Naik Menjadi 990 Saat Run Rate Layanan Awan Berbasis AI Mencapai $76 juta

DITULIS OLEH
BAGIKAN
Produksi Bitcoin Bitdeer Naik Menjadi 990 Saat Run Rate Layanan Awan Berbasis AI Mencapai $76 juta

Bitdeer (NASDAQ: BTDR) Technologies Group menambang 990 bitcoin pada bulan Juni, naik 7,5% dibandingkan bulan sebelumnya, seiring perusahaan terus mengoperasikan mesin penambangan miliknya sendiri sambil memperluas bisnis cloud berbasis kecerdasan buatan.

Artikel ini pertama kali dimuat di The Energy Mag. Artikel aslinya dapat dilihat di sini. The Energy Mag (sebelumnya The Miner Mag) menyajikan berita, data, dan wawasan mengenai hubungan antara energi, komputasi, dan pasar.

Produksi pada bulan Juni meningkat 388% dari 203 bitcoin pada periode yang sama tahun sebelumnya, menurut laporan pembaruan operasional yang diajukan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) pada hari Selasa. Bitdeer menambang 921 bitcoin pada bulan Mei.

Kapasitas komputasi penambangan mandiri perusahaan yang berbasis di Singapura ini mencapai 73 exahash per detik pada akhir Juni, dibandingkan dengan 70,2 EH/s pada bulan Mei dan 16,5 EH/s pada periode yang sama tahun sebelumnya. Jumlah mesin yang digunakan untuk penambangan mandiri meningkat sebesar 12.000 selama bulan tersebut menjadi 243.000.

Bitdeer juga mengoperasikan 56.000 mesin penambangannya di pusat data pihak ketiga melalui apa yang disebutnya sebagai perjanjian penambangan bersama (co-mining), naik dari 39.000 pada bulan Mei. Daya komputasi yang terkait dengan operasi tersebut meningkat 59% secara bulanan menjadi 15,9 EH/s.

Pertumbuhan ini mencerminkan strategi Bitdeer dalam merancang dan memproduksi mesin SEALMINER miliknya sendiri serta menempatkan sebagian besar peralatan tersebut di fasilitas miliknya sendiri atau fasilitas pihak ketiga. Perusahaan ini memulai pembangunan pabrik senilai $36 juta di Sparks, Nevada, bulan ini, yang diharapkan selesai pada akhir tahun dengan kapasitas produksi 10.000 mesin per bulan.

Bitdeer memiliki 150 bitcoin pada akhir Juni, turun dari 171 pada bulan sebelumnya meskipun ada peningkatan produksi, yang menunjukkan bahwa arus keluar selama bulan tersebut melebihi jumlah yang ditambang. Perusahaan tidak mengungkapkan penjualan bitcoin bulanan secara langsung dalam laporan produksinya.

Seiring dengan ekspansi penambangan, Bitdeer menyatakan bahwa laju pendapatan tahunan (run rate) AI Cloud-nya meningkat menjadi sekitar $76 juta dari $69 juta pada bulan Mei. Tingkat pemanfaatan GPU naik menjadi 95% dari 90%, sementara jumlah GPU yang terdaftar dalam langganan eksternal meningkat menjadi 3.517 dari 3.305.

Angka run-rate tersebut bukanlah pendapatan tahunan yang diakui atau perkiraan pendapatan ke depan. Bitdeer menghitungnya dengan mengonversi pendapatan harian yang dihasilkan dari pesanan GPU yang terikat kontrak dan masih aktif pada hari terakhir bulan tersebut menjadi angka tahunan.

Perusahaan tersebut menyatakan telah menyelesaikan pengiriman kepada pelanggan berdasarkan kontrak cloud GPU berdurasi lima tahun setelah penyebaran dua kluster Nvidia GB300 NVL72. Perusahaan tidak mengidentifikasi pelanggan tersebut maupun mengungkapkan nilai kontraknya.

Bitdeer juga menandatangani perjanjian sewa selama 10 tahun untuk sebuah pusat data di Johor Bahru, Malaysia, yang menyediakan kapasitas teknologi informasi sebesar 21,7 megawatt. Fasilitas tersebut dijadwalkan akan diserahkan pada kuartal pertama tahun 2027 dan direncanakan untuk mendukung 128 sistem Nvidia GB300 NVL72. Kapasitas tersebut merupakan tambahan dari 4.248 GPU yang telah dipasang oleh Bitdeer per 30 Juni.

Perjanjian di Malaysia ini memperluas jangkauan infrastruktur AI Bitdeer seiring dengan evaluasinya untuk mengalihkan sebagian dari portofolio daya globalnya yang mencapai sekitar 3 gigawatt dari penambangan bitcoin ke penggunaan cloud AI atau kolokasi. Proyek-proyek yang sedang dievaluasi meliputi lokasi di Rockdale, Texas, dan Molde, Norwegia, sementara konversi sedang berlangsung atau direncanakan di Tennessee, negara bagian Washington, dan Tydal, Norwegia.

Bitdeer menandatangani perjanjian sewa kolokasi untuk fasilitasnya di Tydal pada bulan Juni, namun perjanjian tersebut belum berlaku efektif. Perjanjian tersebut masih bergantung pada ketentuan yang melibatkan pengaturan eksternal oleh pihak lawan, dan Bitdeer belum mengungkapkan identitas penyewa, ketentuan komersial, atau kontribusi keuangan yang diharapkan.

Operasi AI perusahaan yang terus berkembang masih tergolong kecil dibandingkan dengan penambangan bitcoin dalam laporan hasil keuangan. AI Cloud menghasilkan pendapatan sebesar $3,7 juta pada kuartal pertama, sementara penambangan mandiri menyumbang $146,9 juta. Bitdeer melaporkan kerugian bersih sebesar $159,5 juta pada kuartal pertama, yang mencerminkan kenaikan biaya listrik, penyusutan, dan bunga seiring dengan perluasan armada penambangannya.

Saham Bitdeer naik 9,7% dan ditutup pada $12,48 pada hari Selasa.

Artikel ini pertama kali diterbitkan di The Energy Mag. Artikel aslinya dapat dilihat di sini. The Energy Mag (sebelumnya The Miner Mag) menyediakan berita, data, dan wawasan mengenai hubungan antara energi, komputasi, dan pasar.

Artikel ini diterjemahkan dari bahasa Inggris menggunakan AI. Versi asli berbahasa Inggris adalah sumber yang berwenang; terjemahan otomatis dapat mengandung ketidakakuratan, terutama dalam terminologi hukum dan peraturan.

Tag dalam cerita ini