Blackrock kini mengelola aset yang telah ditokenisasi senilai $2,93 miliar di blockchain, dengan Ethereum memimpin di depan Avalanche, Solana, dan BNB Chain.
Nilai Dana Tokenisasi Blackrock Mencapai $2,93 Miliar di Jaringan Blockchain, dengan Ethereum Memimpin di Angka $1,1 Miliar

Poin-poin Utama
- Dana tokenized Blackrock memiliki nilai $2,93 miliar di blockchain, dipimpin oleh Ethereum dengan nilai $1,1 miliar.
- Moody's memberikan peringkat AAA-mf pada dana BUIDL senilai $2,58 miliar untuk tahun 2026, yang merupakan peringkat tertinggi untuk produk pasar uang yang ditokenisasi.
- Blackrock mengajukan permohonan ke SEC pada 8 Mei untuk dua dana tokenisasi baru, BSTBL dan BRSRV, yang ditujukan bagi pemegang stablecoin.
Jejak Multichain yang Ditopang oleh BUIDL
Sebagian besar aset on-chain Blackrock berada di Blackrock USD Institutional Digital Liquidity Fund (BUIDL), dana pasar uang yang ditokenisasi yang diluncurkan bersama platform penerbitan Securitize pada tahun 2024. Dana tersebut memegang uang tunai, surat utang Treasury AS, dan perjanjian repurchase, serta mewakili saham investor sebagai token blockchain yang dapat diselesaikan sepanjang waktu.
BUIDL dimulai di Ethereum dan sejak itu telah berkembang ke delapan jaringan, termasuk Solana, Polygon, Avalanche, Arbitrum, Optimism, Aptos, dan BNB Chain. Akses tetap terbatas bagi pembeli yang memenuhi syarat, dengan investasi minimum sebesar $5 juta untuk individu dan $25 juta untuk institusi.
Blackrock telah secara eksplisit mengemukakan strateginya dengan menyebut kripto dan tokenisasi sebagai tema yang "mendorong pasar dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya" dalam prospek 2026-nya, dan Chief Executive Larry Fink berulang kali menggambarkan tokenisasi sebagai tahap berikutnya dari infrastruktur pasar.
Selain itu, seperti yang dilaporkan Bitcoin.com News baru-baru ini, Moody's memberikan peringkat pasar uang AAA-mf tertinggi kepada BUIDL ketika dana tersebut memiliki aset kelolaan sebesar $2,58 miliar, sebuah pengakuan yang biasanya dibutuhkan oleh para alokator institusional sebelum mengalokasikan modal.
Dana Baru Menargetkan Uang Tunai Stablecoin
Angka $2,93 miliar tersebut juga mencakup produk-produk terbaru Blackrock, karena manajer aset tersebut telah mengajukan permohonan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) pada 8 Mei untuk meluncurkan dua dana pasar uang yang ditokenisasi tambahan, yaitu BSTBL di Ethereum dan BRSRV di berbagai blockchain. Keduanya berinvestasi pada uang tunai dan surat utang jangka pendek AS, serta dirancang untuk memberikan cara yang teregulasi bagi penerbit dan pemegang stablecoin guna memperoleh imbal hasil dari cadangan mereka.
Hal ini menempatkan Blackrock pada posisi yang tepat untuk mengumpulkan uang tunai yang sudah ada di blockchain. Stablecoin memiliki cadangan agregat jauh di atas $100 miliar, dan penerbit semakin sering menyimpan aset penjaminan dalam produk Treasury yang ditokenisasi daripada di rekening tradisional.
Perlombaan Tokenisasi Semakin Memanas
Jika dilihat dari luar, pertumbuhan Blackrock sejalan dengan booming yang lebih luas. Pasar aset dunia nyata (RWA) yang ditokenisasi, misalnya, telah naik menjadi sekitar $34,5 miliar, dua kali lipat dalam setahun terakhir, sementara produk Treasury AS yang ditokenisasi baru-baru ini melampaui $15,20 miliar (dengan BlackRock dan Circle memimpin arus masuk dana). Ethereum tetap menjadi lapisan penyelesaian yang dominan di sektor ini, menampung sebagian besar nilai dana yang ditokenisasi dari berbagai penerbit.
Persaingan pun semakin ketat, dengan JPMorgan mempersiapkan dana Treasury yang ditokenisasi kedua di Ethereum dan USYC milik Circle yang nilainya melampaui $3 miliar. Selain itu, Depository Trust and Clearing Corporation (DTCC) telah menggandeng BlackRock dan Goldman Sachs untuk uji coba pada bulan Juli yang akan menokenisasi saham Russell 1000 dan obligasi Treasury. Setiap peserta memperkuat tesis yang sama, yaitu uang tunai dan agunan pasar uang berpindah ke on-chain terlebih dahulu.
Ke depan, persetujuan SEC dan waktu peluncuran BSTBL serta BRSRV akan menentukan seberapa cepat total aset on-chain Blackrock meningkat dari titik ini, serta apakah perusahaan tersebut dapat mengubah keunggulan awalnya dalam pengelolaan kas yang ditokenisasi menjadi dominasi serupa yang sudah dimilikinya di bidang reksa dana yang diperdagangkan di bursa (ETF).
Artikel ini diterjemahkan dari bahasa Inggris menggunakan AI. Versi asli berbahasa Inggris adalah sumber yang berwenang; terjemahan otomatis dapat mengandung ketidakakuratan, terutama dalam terminologi hukum dan peraturan.

















