Didukung oleh
Defi

Grayscale Mengatakan Hyperliquid Berpotensi Menjadi Raksasa DeFi

Grayscale Research menilai Hyperliquid sebagai pesaing DeFi yang menonjol dengan potensi untuk berkembang menjadi platform layanan keuangan on-chain berskala besar. Laporannya menyoroti pertumbuhan volume perdagangan, efek jaringan ala bursa, serta mekanisme token yang terkait langsung dengan permintaan terhadap platform tersebut.

DITULIS OLEH
BAGIKAN
Grayscale Mengatakan Hyperliquid Berpotensi Menjadi Raksasa DeFi

Poin Utama

  • Grayscale menggambarkan Hyperliquid sebagai platform DeFi yang memasuki pasar perdagangan berskala bursa.
  • Aktivitas pasar HYPE mencerminkan pembelian kembali, pergerakan whale, arus masuk ETF, dan pertumbuhan perdagangan.
  • Adopsi di masa depan mungkin bergantung pada pelaksanaan, regulasi, retensi pengguna, dan permintaan terhadap keuangan on-chain.

Grayscale Melihat Hyperliquid sebagai Terobosan DeFi

Grayscale Research memaparkan Hyperliquid sebagai salah satu contoh paling jelas dalam dunia kripto tentang keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang merambah ke pasar berskala bursa. Laporannya, “Hyperliquid Breaks the Mold,” yang diterbitkan pada 27 Mei, berfokus pada bursa futures perpetual protokol tersebut, blockchain layer 1 khusus, dan token HYPE. Analisis tersebut memaparkan Hyperliquid sebagai jaringan yang mengutamakan perdagangan, di mana ekonomi tokennya terkait erat dengan aktivitas platform.

Produk inti Hyperliquid adalah futures abadi, yang memungkinkan eksposur berleverage tanpa tanggal kadaluwarsa tetap. Grayscale membandingkan platform ini dengan bisnis bursa tradisional sambil membedakan kepemilikan token dari kepemilikan ekuitas. Kasus pertumbuhan yang lebih luas berpusat pada biaya, permintaan perdagangan, retensi pengguna, efek jaringan, eksekusi yang kuat, pertumbuhan komunitas, perubahan regulasi, dan adopsi yang lebih luas dari layanan keuangan on-chain. Manajer aset kripto tersebut menulis:

“Jika Hyperliquid terus menjalankan operasinya dengan baik, mempertahankan dan mengembangkan komunitasnya yang setia, serta memanfaatkan perubahan regulasi yang membuka jalan bagi adopsi yang lebih luas, kami yakin Hyperliquid berpotensi menjadi raksasa layanan keuangan.”

Aktivitas Token HYPE Menambah Konteks Pasar

Momentum Hyperliquid baru-baru ini juga mencerminkan mekanisme protokol yang terkait langsung dengan aktivitas perdagangan. Platform ini mengalokasikan sekitar $1,16 miliar untuk pembelian kembali HYPE saat token tersebut diperdagangkan mendekati rekor tertinggi, memperkuat hubungan antara penggunaan bursa dan permintaan token.

HYPE mendapat perhatian tersendiri karena berfungsi sebagai aset kripto yang terhubung dengan platform perdagangan, bukan saham perusahaan konvensional. Grayscale menggunakan perbandingan bursa tradisional untuk menentukan valuasi, sambil mencatat profil hukum dan ekonomi token yang terpisah. Perbedaan ini semakin relevan seiring dengan debut kuat ETF HYPE spot dan menarik perhatian pemegang besar.

Arthur Hayes, pendiri BitMEX dan CIO Maelstrom Fund, telah menjadi bagian dari narasi pasar HYPE melalui komentar publik dan aktivitas dompetnya. Sebuah dompet yang terkait dengan pendiri BitMEX tersebut menyetorkan 115.453 HYPE, senilai $6,33 juta, ke Bybit setelah Hayes menyerukan agar HYPE mencapai $150. Pembaruan selanjutnya menyebutkan bahwa dompet tersebut menjual batch tersebut dengan harga rata-rata $54,81, lalu membeli kembali 85.714 HYPE seharga $62,69. Urutan transaksi ini menambah sinyal perdagangan menonjol lainnya ke pasar yang sudah dibentuk oleh pembelian kembali, aliran dana ETF, dan aktivitas pemegang besar.

Grayscale mencatat:

“Token HYPE bukanlah saham, tetapi dapat secara kasar dibandingkan dengan ekuitas tradisional di industri terkait.”

Bagi para pedagang, relevansi laporan ini terletak pada bagaimana laporan tersebut menghubungkan daya tarik produk Hyperliquid dengan penilaian token. Debat tersebut kini mencakup beberapa kekuatan pasar yang sedang berlangsung: tekanan jual dari whale, pembelian kembali, arus masuk ETF, dan aktivitas dompet yang terkait dengan Hayes. Poin utama Grayscale tetap lebih sempit: Hyperliquid sedang menjadi tempat perdagangan on-chain utama, dan HYPE memberikan pasar cara untuk menilai pertumbuhan tersebut. Volatilitas baru-baru ini juga menarik perhatian setelah posisi short whale besar mulai dilepas pada bulan Mei, sehingga meningkatkan fokus pada likuiditas HYPE dan aktivitas derivatif.

Artikel ini diterjemahkan dari bahasa Inggris menggunakan AI. Versi asli berbahasa Inggris adalah sumber yang berwenang; terjemahan otomatis dapat mengandung ketidakakuratan, terutama dalam terminologi hukum dan peraturan.