Didukung oleh
Finance

Saham-saham Crypto Melonjak Saat Wall Street Terguncang Akibat Risiko Iran

Saham-saham AS yang terkait dengan kripto berhasil lolos dari gelombang aksi jual yang melanda Wall Street secara luas pada hari Senin, seiring bitcoin bertahan di atas $64.000 sementara ketegangan yang semakin memuncak terkait Iran, Oman, dan Selat Hormuz mengguncang pasar tradisional.

DITULIS OLEH
BAGIKAN
Saham-saham Crypto Melonjak Saat Wall Street Terguncang Akibat Risiko Iran

Poin Utama

  • Strategy naik sekitar 5% karena bitcoin bertahan di atas $63.000 selama penurunan di Wall Street pada hari Senin.
  • MARA dan Circle naik sekitar 4% seiring saham-saham kripto bergerak terpisah dari indeks AS yang melemah.
  • Para investor menanti tanggapan dari Oman dan Iran karena ketegangan pada 17 Agustus membuat pasar tetap fokus pada Selat Hormuz.

Menjelang tengah hari pada 17 Agustus, Indeks Komposit Nasdaq turun sekitar 56 poin, Indeks Dow Jones Industrial Average merosot sekitar 189 poin, dan Indeks S&P 500 turun sekitar 23 poin. Sementara itu, aset kripto terkemuka, bitcoin (BTC), naik sekitar 1% hingga 1,5% dalam 24 jam terakhir, diperdagangkan di kisaran $64.000 pada pukul 13.30 EDT.

Stock screenshot
Empat indeks utama AS per pukul 13.30 EDT pada hari Senin.

Ketidakseimbangan tersebut menghasilkan sesi perdagangan yang langka. Saham-saham kripto, yang sering kali terpuruk bersama aset spekulatif lainnya ketika investor bersikap defensif, justru mendapat dukungan dari bitcoin sementara kekhawatiran geopolitik memukul pasar ekuitas yang lebih luas dengan lebih keras.

Strategy dan Strive Menonjol Saat Bitcoin Tak Kalah

Perusahaan pengelola aset Bitcoin, Strategy, termasuk di antara yang berkinerja terbaik, melonjak sekitar 5% menjadi sekitar $97,50. Perusahaan ini memiliki cadangan bitcoin yang sangat besar, sehingga harga sahamnya sangat terkait erat dengan harga bitcoin. Ketika bitcoin naik, saham Strategy bisa bergerak lebih tajam karena para pedagang secara rutin menggunakannya sebagai sarana yang diperdagangkan secara publik untuk eksposur kripto dengan leverage.

Strive naik sekitar 5% hingga 6%, sementara MARA Holdings naik sekitar 4% hingga 5%. Circle Internet Group juga naik sekitar 4%, sementara operator bursa kripto Bullish naik sekitar 4%. Coinbase Global naik sekitar 1% hingga 2% pada pertengahan hari, tergantung sumber yang dilihat, berhasil memulihkan kerugian setelah dibuka lebih rendah.

Tidak semua saham yang terkait dengan kripto mengalami kenaikan. Bitgo Holdings turun sekitar 1%, sementara produsen peralatan penambangan bitcoin, Canaan, turun sekitar 2%. Cleanspark dan Hut 8 mencatat kenaikan yang lebih kecil, menandakan bahwa para pedagang memilih saham-saham unggulan daripada membeli secara membabi buta apa pun yang berlabel kripto.

Ancaman Trump terhadap Oman Memanaskan Pasar Global

Perpecahan ini muncul saat Presiden Donald Trump meningkatkan ketegangan seputar Selat Hormuz, salah satu rute pengiriman energi paling kritis di dunia. Trump mengatakan kepada jurnalis Fox News, Trey Yingst, bahwa AS akan membom Oman jika negara tersebut menghalangi upaya Washington untuk mencapai kesepakatan dengan Iran mengenai jalur air tersebut.

Oman telah melakukan pembicaraan terpisah dengan Iran mengenai pengiriman melalui selat tersebut sementara upaya diplomatik terus berlarut-larut. Masa negosiasi 60 hari yang terkait dengan memorandum bulan Juni berakhir pada hari Senin tanpa menghasilkan kesepakatan yang lebih luas antara Washington dan Teheran.

Selat Hormuz memiliki arti penting yang jauh melampaui kawasan Timur Tengah. Sebelum konflik tersebut menghambat lalu lintas, sekitar seperlima pengiriman minyak dan gas global melintasi jalur perairan yang sempit tersebut, sehingga gangguan yang terjadi dapat memicu kenaikan harga bahan bakar, biaya pengiriman, dan inflasi di seluruh dunia.

Risiko Minyak Membuat Pedagang Wall Street Was-was

Pasar minyak mencerminkan kekhawatiran tersebut. Minyak mentah Brent diperdagangkan sekitar $92 per barel pada hari Senin, sementara minyak mentah West Texas Intermediate tetap di atas $84. Pengiriman melalui Selat Hormuz telah melambat secara dramatis, membuat para pedagang terpaku pada apakah negosiasi dapat memulihkan lalu lintas yang mendekati normal.

Brent Tradingview screenshot.
Harga minyak mentah Brent via Tradingview pada 17 Agustus 2026.

Bagi pengamat pasar kripto, pergerakan yang berbeda antara saham-saham terkait bitcoin dan indeks utama pada hari Senin menjadi penting karena banyak dari perusahaan-perusahaan ini masih jauh di bawah level tertinggi tahun 2025. Strategy, Coinbase, MARA, dan saham-saham lain yang sensitif terhadap kripto dapat memperbesar pergerakan bitcoin, artinya rebound kripto yang berkelanjutan berpotensi mendorong kenaikan lebih lanjut, namun aksi jual bitcoin lainnya dapat menghapusnya dengan cepat.

Ujian sesungguhnya adalah apakah pemisahan ini akan bertahan melampaui satu sesi perdagangan. Para investor akan memantau apakah bitcoin dapat mempertahankan level $63.000 dan $64.000, laporan laba perusahaan, biaya penambangan, dan regulasi kripto di seluruh dunia, sementara pasar global tetap fokus pada respons dari Oman dan Iran serta setiap terobosan menuju pembukaan kembali Selat Hormuz.

Artikel ini diterjemahkan dari bahasa Inggris menggunakan AI. Versi asli berbahasa Inggris adalah sumber yang berwenang; terjemahan otomatis dapat mengandung ketidakakuratan, terutama dalam terminologi hukum dan peraturan.