Didukung oleh
Defi

Lido, Raksasa Staking Cair, Memindahkan 8 Juta ETH ke Validator Baru untuk Meringankan Beban Jaringan Ethereum

Lido telah meluncurkan pembaruan terbesar pada Protokol Inti-nya sejak Lido V2, dan langkah ini dimulai dengan memindahkan lebih dari 8 juta ETH ke desain validator Ethereum yang lebih baru, demikian dijelaskan perusahaan tersebut pada hari Senin, dalam sebuah catatan yang dibagikan kepada Bitcoin.com News.

DITULIS OLEH
BAGIKAN
Lido, Raksasa Staking Cair, Memindahkan 8 Juta ETH ke Validator Baru untuk Meringankan Beban Jaringan Ethereum

Poin-Poin Utama

  • Lido, penyedia infrastruktur staking likuid ETH terbesar, memindahkan lebih dari 8 juta ETH, senilai $16,5 miliar, ke validator 0x02 Ethereum.
  • Operator Node Terkurasi kini wajib mengunci jaminan ETH, yang merupakan hal pertama dalam lima tahun beroperasinya modul tersebut.
  • Pasar berbasis biaya dan kinerja untuk operator direncanakan akan diluncurkan pada kuartal pertama 2027.

Stake tersebut, senilai sekitar $16,5 miliar, merupakan sekitar seperlima dari seluruh ETH yang saat ini di-stake. Operator node akan mengonsolidasikannya dari validator 0x01 Ethereum yang lebih lama ke validator 0x02, format yang dimungkinkan oleh hardfork Pectra Ethereum awal tahun ini, demikian dijelaskan Lido.

Pectra memungkinkan satu validator menampung hingga 2.048 ETH, bukan batas 32 ETH seperti sebelumnya. Artinya, operator dapat menggabungkan ribuan validator menjadi jauh lebih sedikit, sambil tetap mengamankan jumlah ETH yang di-stake yang sama.

Bagi Lido, pergeseran tersebut akan meningkatkan porsi ETH yang di-stake pada validator 0x02 dari sekitar 32% saat ini menjadi sekitar 52%. Hal ini juga akan mengurangi jumlah total validator Ethereum hampir sepertiga, setelah migrasi selesai.

Apa Artinya Hal Ini bagi Jaringan

Jumlah validator yang lebih sedikit yang mengelola jumlah staking yang sama akan mengurangi data yang harus diproses oleh lapisan konsensus Ethereum pada setiap slot. Para peneliti Ethereum telah berupaya mewujudkan kumpulan validator yang lebih ramping, yang dapat mencapai finalitas lebih cepat dan lebih hemat biaya operasional. Konsolidasi Lido, yang merupakan yang terbesar dalam jenisnya hingga saat ini, sekaligus menggerakkan porsi yang signifikan dari jaringan ke arah tersebut.

"Ini adalah perubahan terbesar dalam cara kerja staking Lido Core sejak Lido V2," jelas Isidoros Passadis, Kepala Staking di Lido Labs Foundation. "Operator node yang mengamankan mayoritas ETH yang di-stake melalui Lido kini mengonsolidasikan operasinya ke dalam jumlah validator yang jauh lebih sedikit, dan untuk pertama kalinya, mereka mendukung stake tersebut dengan modal mereka sendiri, sehingga membuat kumpulan validator yang menopang Lido Core menjadi jauh lebih ramping dan lebih aman."

Operator Kini Menjamin Kinerja dengan Modal Sendiri

Peningkatan ini, yang disebut Curated Module v2, tidak hanya mengubah jumlah validator. Selama lima tahun, Curated Module Lido beroperasi terutama berdasarkan reputasi dan rekam jejak operator. Di bawah CMv2, Operator Node Terkurasi kini wajib mengunci ETH sebagai jaminan, untuk menutupi risiko seperti pemotongan (slashing), pelanggaran hadiah lapisan eksekusi, dan kegagalan operasional.

Jaminan telah mendukung Community Staking Module (CSM) tanpa izin dari Lido sejak diluncurkan pada tahun 2024. CMv2 menandai pertama kalinya persyaratan tersebut berlaku bagi operator profesional yang menangani sebagian besar ETH yang di-stake melalui Lido.

Pembaruan terpisah, CSM v3, menambahkan kategori operator baru yang disebut Identified DVT Clusters. Kategori ini ditujukan bagi staker komunitas terverifikasi yang menjalankan validator secara bersama-sama menggunakan teknologi validator terdistribusi dari penyedia seperti Obol atau SSV. Membagi validator di antara operator independen mengurangi risiko pemotongan (slashing) dan waktu henti (downtime), sehingga jaminan yang diperlukan lebih kecil dibandingkan dengan jumlah ETH yang dijamin.

Tidak Diperlukan Tindakan Apa Pun dari Pemegang Staking

CMv2 dan CSM v3 kini telah aktif. Operator-operator terpilih akan memigrasikan validator dari 0x01 ke 0x02 dalam beberapa bulan mendatang, sesuai dengan antrian aktivasi Ethereum. Pemegang stETH tidak perlu melakukan apa pun, dan kepemilikan mereka tidak terpengaruh oleh migrasi ini.

Lido juga telah menandai fase selanjutnya, yang diperkirakan akan berlangsung sekitar kuartal pertama tahun 2027, yang akan memperkenalkan pasar tempat para operator bersaing untuk mendapatkan stake berdasarkan biaya dan kinerja.

Artikel ini diterjemahkan dari bahasa Inggris menggunakan AI. Versi asli berbahasa Inggris adalah sumber yang berwenang; terjemahan otomatis dapat mengandung ketidakakuratan, terutama dalam terminologi hukum dan peraturan.