Ripple menyumbangkan $300.000 kepada World Central Kitchen dan Mercy Corps menyusul banjir dahsyat yang melanda Nepal dan Tibet. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung penyediaan makanan darurat, akses air bersih, serta upaya sanitasi di komunitas-komunitas yang terdampak.
Ripple Mendonasikan $300.000 untuk Mendukung Upaya Penanggulangan Banjir di Nepal dan Tibet

Poin-Poin Utama
- Ripple menyumbangkan total $300.000 kepada dua organisasi bantuan.
- Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung bantuan makanan, air, dan sanitasi.
- Lebih dari 17.000 anak di Nepal sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan.
Ripple Mengalokasikan $300.000 untuk Bantuan Darurat
Sumbangan sebesar $300.000 dari Ripple akan mendukung bantuan darurat berupa makanan, air, dan sanitasi setelah banjir dahsyat melanda Nepal dan Tibet. Perusahaan pembayaran berbasis blockchain ini mengumumkan sumbangan tersebut pada 28 Agustus di X, dengan menyebutkan World Central Kitchen—sebuah organisasi nirlaba yang menyediakan makanan selama keadaan darurat kemanusiaan—dan Mercy Corps—sebuah organisasi yang menyalurkan bantuan kemanusiaan dan mendukung pemulihan pasca-bencana—sebagai penerima dana tersebut.
Perusahaan tersebut menjelaskan tujuan sumbangan tersebut dalam konteks respons kemanusiaan yang sedang berlangsung:
"Ripple mendonasikan $300.000 kepada World Central Kitchen dan Mercy Corps untuk mendukung distribusi makanan darurat serta upaya penyediaan air dan sanitasi di lapangan."
Banjir telah menghancurkan komunitas-komunitas di sepanjang koridor sungai Bhote Koshi dan Trishuli di Nepal. Infrastruktur penting telah rusak parah. Mercy Corps sedang berkoordinasi dengan otoritas setempat dan mitra kemanusiaan untuk menilai kebutuhan mendesak dan mendukung tanggap darurat.
Banjir Meluluhlantakkan Komunitas di Seluruh Nepal dan Tibet
Longsoran es dan batu dari gletser Himalaya diyakini telah menyumbat sungai sebelum melepaskan gelombang air yang merusak ke hilir. Banjir tersebut melanda distrik Rasuwa, Nuwakot, dan Dhading di Nepal, menghancurkan rumah, jalan, jembatan, sistem listrik, dan infrastruktur komunikasi, serta melanda pelabuhan perbatasan Gyirong di Tibet. Operasi penyelamatan terus berlanjut di tengah medan yang tidak stabil dan risiko bencana sekunder.
Setidaknya 17.000 anak terdampak di Nepal, sementara 18 sekolah hancur dan 20 lainnya mengalami kerusakan, demikian dilaporkan UNICEF pada 27 Agustus. Lembaga tersebut menggalang dana sebesar $17,2 juta untuk program kesehatan, gizi, air, sanitasi, pendidikan, perlindungan anak, dan pemulihan awal.
Donasi Ripple ditujukan untuk memenuhi dua kebutuhan mendesak yang teridentifikasi di seluruh wilayah yang terkena dampak. Perusahaan tersebut menyatakan bahwa World Central Kitchen dan Mercy Corps akan menggunakan dana tersebut untuk distribusi makanan darurat serta upaya penyediaan air dan sanitasi.
Donasi Memperluas Kemitraan Kemanusiaan Ripple
Sumbangan ini dibangun di atas hubungan yang sudah terjalin antara Ripple dengan kedua organisasi kemanusiaan tersebut. World Central Kitchen dan Mercy Corps termasuk di antara beberapa organisasi nirlaba yang menguji coba Ripple Payments dan stablecoin Ripple USD (RLUSD) untuk mengkaji metode yang lebih cepat dan transparan dalam mendistribusikan dana darurat.
Ripple sebelumnya bekerja sama dengan Mercy Corps Ventures dalam proyek tanggap kekeringan di Kenya. Uji coba berbasis RLUSD tersebut menargetkan 533 penggembala dan menggunakan data satelit serta kontrak pintar untuk memicu pembayaran ketika kondisi vegetasi turun di bawah ambang batas yang telah ditentukan.
Inisiatif tersebut menawarkan sekitar $75 kepada setiap peserta yang memenuhi syarat jika kondisi kekeringan mengaktifkan mekanisme pembayaran. Hal ini menunjukkan salah satu cara di mana stablecoin dan infrastruktur blockchain dapat mengotomatiskan bantuan kemanusiaan di daerah-daerah dengan akses terbatas terhadap layanan keuangan konvensional.
Infrastruktur pembayaran Ripple yang lebih luas terhubung dengan XRP Ledger, sebuah blockchain publik yang dibangun untuk transaksi cepat dan berbiaya rendah. Kontribusi di Nepal dan Tibet ini sejalan dengan kemitraan kemanusiaan perusahaan sebelumnya, sekaligus mengalokasikan $300.000 kepada organisasi-organisasi yang mendukung bantuan darurat di lapangan.
Artikel ini diterjemahkan dari bahasa Inggris menggunakan AI. Versi asli berbahasa Inggris adalah sumber yang berwenang; terjemahan otomatis dapat mengandung ketidakakuratan, terutama dalam terminologi hukum dan peraturan.












