Patel menekankan bahwa biro tersebut akan melacak para pelaku kejahatan kripto ini untuk "membawa mereka ke hadapan hukum." FBI telah berupaya memberantas penipuan kripto di media sosial, yang umumnya dikenal sebagai skema "pig butchering", guna mencegah warga lanjut usia Amerika Serikat mengalami kerugian finansial akibat penipuan tersebut.
Direktur FBI Kash Patel Bertekad Menjerat Para Penjahat Kripto yang Melakukan 'Penyembelihan Babi'

Poin-Poin Penting
- Kash Patel memperingatkan para penipu kripto karena FBI selanjutnya akan melacak ancaman setelah menyita 127.000 BTC pada bulan Mei.
- Dengan bantuan Starlink, FBI berhasil membongkar jaringan penipuan dan selanjutnya akan fokus pada perdagangan manusia setelah melakukan 300 penangkapan pada bulan Mei.
- Operasi Level Up berhasil menghemat $500 juta hingga Desember 2025, dan FBI selanjutnya akan memperluas peringatan untuk menghentikan skema "pig butchering".
Direktur FBI Kash Patel Mengintensifkan Perang Melawan Penipuan Kripto di Media Sosial
Kash Patel, Direktur Biro Investigasi Federal (FBI), telah mengeluarkan peringatan keras kepada para penjahat kripto seiring dengan intensifikasi upaya lembaga tersebut untuk menekan operasi-operasi tersebut.
Patel, yang telah menjadikan pemberantasan penipuan kripto berbasis rekayasa sosial—yang umumnya dikenal sebagai penipuan "pig butchering"—sebagai prioritas lembaga tersebut, secara khusus menyoroti para pelaku ancaman yang memanfaatkan warga Amerika dengan taktik ini.

"Penipu kripto telah menipu dan memanfaatkan masyarakat Amerika terlalu lama," tegas Patel di media sosial. "Cukup sudah! FBI akan menemukan kalian, dan kami akan membawa kalian ke pengadilan!" pungkasnya.
Penipuan "pig butchering", ancaman yang dimaksud Patel, melibatkan pendekatan terhadap pengguna yang tidak curiga secara daring dan mendapatkan kepercayaan mereka untuk membujuk mereka menyetorkan sejumlah besar kripto ke platform investasi palsu atau untuk membantu kepentingan romantis. Karena karakteristiknya, kejahatan ini sering menargetkan lansia dan remaja, yang tidak menyadari taktik sosial yang digunakan penjahat untuk tujuan tersebut.
Perjuangan Patel melawan penipuan "pig butchering" telah membuahkan hasil. Pada bulan Mei, FBI melaporkan bahwa mereka telah menyita $8 miliar dalam bentuk kripto dalam "Operasi Blackout," sebuah operasi yang menargetkan pusat-pusat penipuan di Asia, Afrika, dan Timur Tengah, yang juga terkait dengan kejahatan perdagangan manusia.
Sebagai bagian dari operasi ini, lebih dari 127.000 BTC disita dan lebih dari 300 orang ditangkap di Kamboja, Dubai, dan Thailand, dengan bantuan Starlink milik Elon Musk.
FBI telah melakukan upaya untuk melacak dan memerangi kejahatan kripto semacam ini sejak tahun 2024, ketika mereka meluncurkan "Operasi Level Up" dan mulai mengidentifikasi korban penipuan kripto serta memberi tahu mereka mengenai keterlibatan mereka dalam skema-skema tersebut.
Hingga Desember 2025, lebih dari 8.000 korban telah diberi tahu, dengan perkiraan penghematan mencapai lebih dari $500 juta. Selain itu, FBI melaporkan bahwa 80 korban dirujuk untuk mendapatkan intervensi pencegahan bunuh diri, yang menjadi bukti dampak yang mungkin ditimbulkan oleh kejahatan ini terhadap kehidupan warga Amerika.
Artikel ini diterjemahkan dari bahasa Inggris menggunakan AI. Versi asli berbahasa Inggris adalah sumber yang berwenang; terjemahan otomatis dapat mengandung ketidakakuratan, terutama dalam terminologi hukum dan peraturan.

















