Salah satu pendiri BitMEX, Arthur Hayes, secara terbuka menantang investor Kyle Samani dalam taruhan amal senilai $100.000 bahwa token HYPE dari Hyperliquid akan mengungguli mata uang kripto mana pun yang saat ini masuk dalam 10 besar hingga akhir tahun 2026. Key Takeaways
Arthur Hayes Bertaruh $100.000 Bahwa HYPE Akan Mengungguli Semua Koin 10 Besar pada Akhir Tahun

- </span></p>
- <p><span style="font-weight: 400;">Poin Utama: </span></p>
- <ul>
- <li><span style="font-weight: 400;">Arthur Hayes menantang Kyle Samani dalam taruhan amal senilai $100.000 bahwa HYPE akan mengungguli koin mana pun di 10 besar dalam hal nilai USD pada akhir tahun. </span></li>
- <li><span style="font-weight: 400;">Tantangan ini muncul setelah HYPE melonjak ke rekor hampir $70 pada 31 Mei di tengah minat institusional yang tinggi. </span></li>
- <li><span style="font-weight: 400;">Arus masuk dana ETF baru berpotensi menjadi katalis utama berikutnya yang menentukan pergerakan harga HYPE dan pada akhirnya menentukan pemenang taruhan ini.</span></li>
- </ul>
- <p><span style="font-weight: 400;">
Tantangan Publik dengan Taruhan Amal
Hayes melontarkan tantangan dalam sebuah postingan yang ditujukan langsung kepada Samani, mengusulkan "taruhan amal antar-gentleman." Syaratnya mencakup Hayes menyumbangkan $100.000 ke lembaga amal pilihan Samani jika HYPE gagal mengungguli aset kripto 10 besar lainnya dalam denominasi dolar AS mulai sekarang hingga akhir tahun.
Secara historis, pendiri Bitmex dan kepala investasi (CIO) Maelstrom ini dikenal karena prediksi pasarnya yang agresif dan penuh keyakinan, tetapi struktur amal ini memberikan nuansa yang lebih ramah pada taruhan tersebut dibandingkan pertarungan dendam di lantai perdagangan yang biasa. Hal ini juga membuat Hayes tetap menjadi sorotan sebagai salah satu pendukung HYPE yang paling vokal.

HYPE mencapai rekor tertinggi mendekati $70
pada 31 Mei, memperpanjang reli yang berulang kali membuktikan para skeptis salah. Token ini merupakan aset asli Hyperliquid, sebuah bursa yang mengoperasikan buku pesanan sepenuhnya on-chain untuk kontrak berjangka abadi (yaitu kontrak berleverage yang melacak harga aset tanpa memerlukan kepemilikan aset tersebut).Hayes tidak sekadar menjadi pengamat pasif terkait token ini. Bitcoin.com News baru-baru ini melaporkan bahwa Hayes memprediksi harga $150 untuk HYPE sebelum dompet tertautnya menjual di sekitar $54 dan kemudian membeli kembali di sekitar $62, sebuah urutan yang menyoroti seberapa agresif ia telah mengambil posisi di sekitar token tersebut. Taruhan baru ini menegaskan keyakinannya dengan cara yang paling terbuka.
Sebagian besar kekuatan HYPE bersifat struktural karena Hyperliquid mengalirkan sekitar 99% biaya platformnya untuk terus membeli token melalui mekanisme yang disebut Assistance Fund, sehingga menciptakan permintaan yang terus-menerus yang tumbuh seiring dengan aktivitas perdagangan.
Token yang Terus Memecahkan Rekor
Kenaikan HYPE menjadi salah satu cerita utama tahun 2026 setelah token ini pertama kali menembus level $67 pekan lalu, menyusul persetujuan Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC) atas kontrak berjangka abadi pertama di AS. Selanjutnya, tawaran tak henti-hentinya dari Assistance Fund memperkuat pergerakan tersebut saat Hyperliquid membeli kembali $1,16 miliar HYPE
saat token tersebut mencapai rekor tertinggi.Dukungan regulasi yang dipadukan dengan pembeli bawaan telah menjadi inti dari tesis bullish Hayes, namun para kritikus berpendapat bahwa dinamika pembelian kembali yang sama dapat berbalik dengan cepat jika volume Hyperliquid melambat, dan bahwa token yang sangat bergantung pada daur ulang biayanya sendiri membawa risiko refleksif jika sentimen berubah.
Keterlibatan Samani dan Lebih Lanjut
Samani adalah investor ventura terkenal yang tidak segan-segan mengungkapkan pandangannya tentang pasar, dan respons publiknya akan menciptakan pertarungan langsung antara HYPE dan aset top-ten mana pun yang dia dukung. Sepuluh besar berdasarkan kapitalisasi pasar biasanya mencakup bitcoin, ether, XRP, dan solana, di antara lainnya, memberi Samani daftar kandidat kredibel untuk diadu melawan pilihan Hayes.
Peluncuran terbaru HYPE U.S. spot exchange-traded fund (ETF) adalah katalisator paling menonjol yang dipantau para trader, karena berpotensi membuka gelombang baru permintaan institusional. Sebaliknya, penolakan atau penurunan pasar yang lebih luas akan menguji apakah HYPE dapat terus mengungguli pasar tanpa pembeli baru.
Bagaimanapun, waktu kini terus berjalan menuju batas waktu akhir tahun, dengan hak untuk membanggakan diri dan sumbangan amal enam digit dipertaruhkan. Jika Samani menerima, pasar kripto akan memiliki papan skor yang rapi dan terbuka untuk salah satu perdebatan paling ramai di tahun 2026.















