Data minggu ini menunjukkan bahwa aset dunia nyata yang ditokenisasi (RWA) telah menembus batas baru, dengan total nilai yang terkunci (TVL) melampaui $38 miliar dan mencapai $38,17 miliar pada hari Minggu, 9 Agustus 2026. Sektor RWA kini hanya berjarak $1,83 miliar lagi untuk menembus angka $40 miliar.
Sektor RWA yang Ditokenisasi Mencapai $38 Miliar Seiring Obligasi Pemerintah Mendominasi Pasar

Poin Utama
- Rwa.xyz menunjukkan bahwa RWA yang ditokenisasi mencapai $38,17 miliar pada 9 Agustus, hanya kurang $1,83 miliar dari $40 miliar.
- Circle USYC memimpin obligasi pemerintah yang ditokenisasi dengan nilai $3 miliar saat sektor ini mencapai $16,21 miliar.
- Tether Gold memimpin komoditas seiring jumlah pemegang RWA naik 56,18% menjadi 1,7 juta.
RWA yang Ditokenisasi Semakin Mendalam ke dalam TradFi
Sektor RWA yang ditokenisasi mengambil aset fisik dan keuangan tradisional (TradFi) lalu menempatkannya di blockchain sebagai token digital, sehingga membuka pintu menuju likuiditas yang lebih dalam, akses yang lebih luas, dan penyelesaian yang transparan.
Dengan menghubungkan keuangan terdesentralisasi (DeFi) dengan pasar tradisional, tokenisasi memungkinkan investor memperdagangkan bagian-bagian kecil dari aset off-chain tanpa bergantung pada lapisan perantara yang biasa. Hingga saat ini, sektor ini sebagian besar telah berkumpul di sekitar token yang didukung oleh mata uang fiat, surat utang pemerintah, obligasi korporasi, real estat, logam mulia, dan kredit swasta.

Statistik rwa.xyz menunjukkan bahwa pasar telah menembus angka $38 miliar pada 6 Agustus 2026. Basis investor juga telah meluas dengan sangat pesat, dengan jumlah pemegang aset total melonjak 56,18% selama sebulan terakhir menjadi 1.701.650.
Utang Treasury Mengungguli Pesaing dengan $16,21 Miliar
Aset Riil yang Ditokenisasi (RWAs) telah merambah ke berbagai sektor di TradFi, termasuk utang Treasury AS, komoditas, strategi aktif, kredit beragun aset, saham, keuangan khusus, kredit korporasi, utang pemerintah non-AS, ekuitas swasta, modal ventura, kredit terdiversifikasi, properti, dan ekuitas publik. Namun, utang Treasury mengungguli pesaingnya, dengan menguasai TVL sebesar $16,21 miliar, menurut catatan rwa.xyz. Di 87 produk utang Treasury AS yang berbeda, pasar kini mencatat 63.010 pemegang unik.

Persaingan untuk mendapatkan utang Treasury yang ditokenisasi semakin ketat, namun Circle USYC tetap memimpin dengan total nilai $3 miliar, diikuti oleh dana USD Institutional Digital Liquidity (BUIDL) dari Blackrock sebesar $2,68 miliar. Dana U.S. Dollar Yield milik Ondo terus mengejar ketat dengan nilai $2,14 miliar, sementara iBENJI milik Franklin Templeton mengelola $1,72 miliar. Lebih jauh di bawah dalam daftar, Janus Henderson Treasury Fund memegang $882,30 juta, sedangkan dana Invesco Short Duration U.S. Government Sec menutup kelompok ini dengan $813,86 juta.
Kredit yang Ditokenisasi Naik Seiring Penurunan Utang Pemerintah Non-AS
Utang pemerintah non-AS yang ditokenisasi bergerak berlawanan arah, dengan nilai terdistribusi sebesar $1,28 miliar setelah turun 7,78% selama 30 hari terakhir. Segmen ini mencakup 24 aset dan 10.111 pemegang, dengan dana EU T-Bill milik Spiko menguasai porsi terbesar. Kredit yang ditokenisasi justru menunjukkan tren sebaliknya. Nilai terdistribusi naik menjadi $7,30 miliar, naik 1,63%, sementara nilai yang diwakili membengkak 3,65% menjadi $36,77 miliar. Sektor ini kini mencakup 2.543 aset dan 191.745 pemegang, dengan Syrup USDC berada di puncak daftar.
Saham dan Komoditas yang Ditokenisasi Menunjukkan Aktivitas yang Sangat Panas
Saham yang ditokenisasi menunjukkan gambaran yang lebih dinamis. Nilai terdistribusi naik 5,10% menjadi $2,37 miliar, sementara volume transfer bulanan melonjak 138,45% menjadi $20,72 miliar, meskipun jumlah alamat aktif bulanan turun 16,36% menjadi 355.222. Sementara itu, jumlah pemegang melonjak 117,93% menjadi 1,09 juta. Komoditas yang ditokenisasi juga sedang mengalami tren yang sangat panas. Nilai yang didistribusikan mencapai $4,88 miliar, naik 4,07%, volume transfer bulanan meningkat 6,76% menjadi $4,95 miliar, dan jumlah alamat aktif melonjak 124,42% menjadi 84.505, dengan Tether Gold memimpin kategori ini.
Dengan angka $40 miliar kini sudah di depan mata, RWA yang ditokenisasi semakin merambah ke dalam TradFi, sementara lonjakan jumlah pemegang dan volume transfer menunjukkan bahwa eksperimen aset on-chain ini masih terus berakselerasi dengan cepat.
Artikel ini diterjemahkan dari bahasa Inggris menggunakan AI. Versi asli berbahasa Inggris adalah sumber yang berwenang; terjemahan otomatis dapat mengandung ketidakakuratan, terutama dalam terminologi hukum dan peraturan.












