Inisiatif bersama ini akan berupaya memanfaatkan kecepatan dan efisiensi jaringan Solana untuk berfungsi sebagai jembatan antara pasar domestik dan kumpulan likuiditas global. Melalui SBI Solana Global, entitas-entitas tersebut akan menawarkan layanan dan produk berbasis blockchain yang berfokus pada kasus penggunaan di bidang pembayaran dan aset dunia nyata (RWA).
SBI Holdings dan Solana Foundation Bekerja Sama untuk Meluncurkan Pasar Keuangan On-Chain di Jepang

Poin-Poin Utama
- SBI Holdings dan Solana mendirikan SBI Solana Global untuk menghubungkan perekonomian Jepang dengan likuiditas internasional.
- Usaha patungan ini akan meluncurkan stablecoin dan aset yang ditokenisasi, dengan tujuan menjadikan Jepang sebagai pusat on-chain di Asia.
- Aliansi ini berencana membangun sistem pembayaran AI lintas batas untuk memperluas pasar blockchain institusional.
SBI Holdings dan Solana Foundation Berupaya Membuka Pasar Jepang Melalui Blockchain
SBI Holdings, sebuah konglomerat jasa keuangan besar di Jepang, dan Solana Foundation telah mengumumkan kesepakatan untuk menginternasionalkan pasar keuangan Jepang melalui struktur terdesentralisasi.
Menurut siaran pers yang diterbitkan pada hari Senin, kedua entitas tersebut akan menjalin kemitraan strategis untuk menciptakan pasar keuangan berbasis blockchain yang berpusat di Jepang dengan mengembangkan strategi yang memungkinkan investor internasional memanfaatkan peluang ini dengan lebih mudah.
Sebagai bagian dari langkah ini, Solana Foundation memperoleh kepemilikan di SBI R3 Japan, yang akan berganti nama menjadi SBI Solana Global guna mempromosikan strategi pertumbuhan berbasis aset digital yang baru.
Kedua perusahaan melihat peluang di persimpangan antara pasar keuangan yang dikembangkan di Jepang dan struktur terdesentralisasi, sebuah ekosistem yang perlahan mulai mendapatkan momentum.
SBI menyoroti bahwa Solana Foundation telah memiliki “peran vital” di bidang ini berkat kecepatan pemrosesan yang tinggi dan biaya transaksi yang rendah.
Tujuan dari kesepakatan ini adalah menghubungkan ekonomi lokal dengan likuiditas internasional yang tertarik pada Jepang, sehingga menciptakan pasar baru bagi produk keuangan yang berasal dari Jepang untuk menarik investasi bernilai miliaran.
Strategi bisnis SBI Solana Global akan berpusat pada lima bidang utama, didukung oleh teknologi Solana: mendukung penerbitan dan distribusi stablecoin, mendukung penyusunan dan distribusi RWA yang ditokenisasi, membangun infrastruktur pembayaran lintas batas, serta menyediakan layanan keuangan on-chain bagi investor institusional.
Terakhir, SBI Solana Global juga akan mendanai pengembangan infrastruktur pembayaran generasi berikutnya untuk era agen AI, yang mengisyaratkan perluasan layanannya yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan agen.
Dengan langkah-langkah ini, aliansi bersama ini berupaya mengembangkan Jepang menjadi pusat utama keuangan on-chain di Asia.
“Lebih dari sekadar menyediakan teknologi, kami akan mendorong perluasan pasar keuangan on-chain yang berpusat di Jepang dengan memberikan dukungan terintegrasi untuk penerbitan, distribusi, dan penyelesaian,” kata SBI Holdings.
"SBI Group dan Solana Foundation akan mendorong kolaborasi yang lancar dengan pasar Asia dan global, berkontribusi pada pembangunan dan pengembangan infrastruktur keuangan baru untuk era on-chain," tutup grup tersebut.
Artikel ini diterjemahkan dari bahasa Inggris menggunakan AI. Versi asli berbahasa Inggris adalah sumber yang berwenang; terjemahan otomatis dapat mengandung ketidakakuratan, terutama dalam terminologi hukum dan peraturan.

















