Didukung oleh
Regulation & Legal

Otoritas Pengawas Malta Menandai Perusahaan Pemasaran Kripto Tanpa Izin

Otoritas Jasa Keuangan Malta (MFSA) memperingatkan masyarakat agar waspada terhadap Distributex, sebuah entitas pemasaran mata uang kripto yang tidak berizin. Regulator tersebut menyoroti ciri-ciri berisiko tinggi yang mirip dengan pemasaran berjenjang dan skema piramida.

DITULIS OLEH
BAGIKAN
Otoritas Pengawas Malta Menandai Perusahaan Pemasaran Kripto Tanpa Izin

Poin-Poin Penting

  • MFSA menyoroti DistributeX karena beroperasi di Malta tanpa persetujuan regulator.
  • Kasus ini menyoroti bagaimana platform MLM kripto memanfaatkan Kerangka Kerja VFA Malta tahun 2018 untuk meniru perusahaan yang sah.
  • MFSA mendesak para investor untuk memverifikasi perusahaan-perusahaan tersebut di daftar resmi MFSA sebelum mendanai satu atau lebih skema tersebut.

Tanpa Persetujuan atau Pendaftaran Regulator

Otoritas Jasa Keuangan Malta (MFSA) telah mengeluarkan peringatan terkait Distributex, sebuah entitas pemasaran kripto yang tidak berizin dan dituduh mengadakan kampanye perekrutan serta mengoperasikan kantor fisik di seluruh Malta tanpa izin hukum atau pendaftaran perusahaan.

Entitas tersebut — yang beroperasi dengan berbagai nama termasuk Distributex Limited dan DX — mempertahankan jejak digital melalui situs webnya dan aplikasi seluler yang tersedia di Apple App Store. Selain kehadirannya secara daring, kelompok ini telah membangun jejak fisik di Malta, menjalankan aktivitas dari kantor-kantor di Birkirkara, Hamrun, Mosta, dan Hal Tarxien, sambil mengundang masyarakat umum ke pertemuan lokal yang disajikan sebagai “pertemuan karyawan resmi.”

Terlepas dari kehadiran fisik dan acara yang diselenggarakan, otoritas pengawas keuangan mencatat bahwa tidak ada satu pun entitas yang terkait dengan Distributex yang terdaftar di Malta. Berdasarkan kerangka kerja Aset Keuangan Virtual Malta, setiap entitas yang menawarkan layanan terkait kripto atau produk keuangan di dalam atau dari Malta harus menjalani pemeriksaan ketat dan memperoleh izin. MFSA menegaskan bahwa Distributex tidak pernah disetujui untuk melakukan kegiatan yang diatur berdasarkan hukum Malta.

Dalam sebuah pernyataan, MFSA mengatakan bahwa analisisnya mengungkap beberapa ciri operasional Distributex yang sangat terkait dengan struktur pemasaran berjenjang berisiko tinggi dan skema piramida. Tanda-tanda peringatan tersebut meliputi kewajiban kontribusi keuangan dari peserta untuk bergabung dengan platform serta pemberian insentif kepada anggota melalui komisi rujukan yang terkait langsung dengan pendaftaran peserta baru.

Analisis tersebut juga menyoroti promosi Distributex mengenai imbal hasil keuangan yang disusun berdasarkan tingkatan keanggotaan, bukan berdasarkan aktivitas komersial yang sesungguhnya.

Meskipun regulator mencatat bahwa karakteristik ini tidak secara otomatis membuktikan adanya skema piramida ilegal, pihak berwenang memperingatkan bahwa model semacam itu membawa risiko keuangan yang serius bagi investor. Peringatan ini merujuk pada pedoman publik MFSA yang lebih luas mengenai skema piramida yang menyamar sebagai bisnis pemasaran berjenjang.

Posisi Malta sebagai yurisdiksi yang diatur untuk aset digital menjadikannya sasaran bagi operator tidak berizin yang berusaha memanfaatkan reputasi pulau tersebut. Entitas tanpa izin sering kali menggunakan kantor fisik, acara perekrutan terstruktur, dan aplikasi seluler yang terdaftar untuk menciptakan ilusi legitimasi sambil menghindari pengawasan regulasi.

MFSA dengan tegas mendesak masyarakat untuk lebih waspada dan menahan diri dari menanamkan dana pada operasi yang tidak berlisensi. Transaksi keuangan yang dilakukan melalui platform yang tidak diatur membuat konsumen tidak memiliki perlindungan hukum atau jalan hukum jika terjadi penipuan atau kerugian finansial.

Artikel ini diterjemahkan dari bahasa Inggris menggunakan AI. Versi asli berbahasa Inggris adalah sumber yang berwenang; terjemahan otomatis dapat mengandung ketidakakuratan, terutama dalam terminologi hukum dan peraturan.

Tag dalam cerita ini