Ekonom dan pendukung emas sejak lama, Peter Schiff, mengatakan bahwa harga bitcoin akan turun di bawah $20.000, sekaligus memperbarui prediksi bearishnya seiring dengan merosotnya harga mata uang kripto tersebut di bawah $66.000.
Peter Schiff: Harga Bitcoin Akan Anjlok di Bawah $20.000

Poin-poin Utama
Seorang Bear yang Sudah Tidak Asing Lagi Kembali Menjadi Sorotan
Peter Schiff, ekonom dan pendukung emas yang telah memperingatkan tentang bitcoin selama lebih dari satu dekade, mengatakan bahwa cryptocurrency tersebut akan anjlok di bawah $20.000. Prediksi ini muncul saat bitcoin merosot hingga $65.700, memberikan sentimen bearishnya yang khas sebuah alasan baru di tengah hari perdagangan yang lesu.Penurunan ke $20.000 akan mewakili penurunan lebih dari 80% dari level bitcoin baru-baru ini, sebuah pergerakan yang akan menghapus keuntungan bertahun-tahun bagi banyak pemegang. Schiff menggambarkan keruntuhan semacam itu tidak hanya mungkin tetapi juga kemungkinan besar jika level support terpecahkan, dengan argumen bahwa pertumbuhan aset tersebut didasarkan pada spekulasi daripada fundamental.

Schiff telah memaparkan alasannya sebelumnya, dengan berargumen bahwa bitcoin lebih berbahaya sekarang daripada pada siklus-siklus sebelumnya, dengan menyatakan: "Saya tahu Bitcoin pernah melakukan itu sebelumnya, tetapi tidak pernah dengan begitu banyak sensasi, leverage, kepemilikan institusional, dan kapitalisasi pasar yang dipertaruhkan." Dalam pandangannya, kehadiran yang lebih besar dari para pedagang yang menggunakan leverage dan institusi-institusi besar membuat penurunan yang dalam menjadi lebih tidak stabil, bukan sebaliknya.
Alasan di Balik Prediksi
Sebagai pendukung vokal emas, Schiff telah lama berargumen bahwa logam mulia, bukan bitcoin, adalah tempat berlindung nilai yang sejati, berulang kali mengaitkan peringatannya tentang kripto dengan kekhawatiran terhadap melemahnya USD dan inflasi yang meningkat. Faktanya, awal tahun ini, ia mengklaim bahwa bitcoin sedang bersiap untuk crash besar seiring mendekatnya krisis dolar, tema yang ia ulangi sepanjang 2026.
Ia juga menyoroti strategi bitcoin korporat, menggambarkan model kas yang dipelopori oleh perusahaan yang memegang jumlah besar bitcoin sebagai "bom waktu spekulasi," memperingatkan bahwa penjualan paksa oleh perusahaan-perusahaan tersebut dapat mempercepat penurunan. Argumen-argumen ini menempatkan prediksinya sebesar $20.000 dalam kritik yang lebih luas tentang cara dana institusional masuk ke pasar.
Apakah prediksi tersebut terbukti akurat adalah masalah lain, karena Schiff termasuk di antara kritikus Bitcoin yang paling gigih, dan pelacak yang mencatat prediksinya telah mencatat lebih dari 20 kali ia meramalkan keruntuhan mata uang kripto tersebut. Riwayat tersebut telah menjadikannya sasaran sering para pendukung Bitcoin, yang mencatat bahwa aset tersebut telah berulang kali pulih dari aksi jual besar-besaran untuk mencapai rekor tertinggi baru.
Peringatan Berfungsi sebagai Penanda Sentimen
Rekam jejak Schiff memiliki dua sisi, mengingat para kritikus sering menganggapnya sebagai permabear, sementara para pendukung berpendapat bahwa leverage yang tinggi dan posisi institusional yang padat membuat pasar lebih rapuh daripada yang terlihat. Sinyal yang tepat berikutnya kemungkinan akan datang dari harga BTC itu sendiri karena jika harga bertahan di atas support utama, target $20.000 yang disebutkan di atas akan bergabung dengan daftar panjang prediksi yang tidak terpenuhi.
















