Didukung oleh
Crypto News

Nigel Farage, yang Mendukung Kripto, Mengundurkan Diri dari Jabatan Anggota Parlemen dan Bertekad Bertarung dalam Pemilihan Selingan Pasca Kontroversi Terkait Sumbangan Terbarunya

Pemimpin Reform UK, Nigel Farage, telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai anggota parlemen untuk daerah pemilihan Clacton, sehingga memicu pemilihan sela lokal yang akan segera ia ikuti.

DITULIS OLEH
BAGIKAN
Nigel Farage, yang Mendukung Kripto, Mengundurkan Diri dari Jabatan Anggota Parlemen dan Bertekad Bertarung dalam Pemilihan Selingan Pasca Kontroversi Terkait Sumbangan Terbarunya

Poin-poin Utama

  • Nigel Farage mengundurkan diri sebagai anggota parlemen Clacton, yang memicu pemilihan sela tahun 2026 di tengah tuduhan penyelidikan standar.
  • Reform UK menerima sumbangan sebesar $6,7 juta pound dari Harborne, yang menyoroti pengaruh kripto terhadap politik Inggris.
  • Reform UK akan menanggung biaya pemilihan sebesar $334.150 karena Farage bertekad untuk mencalonkan diri dalam pemilihan kursi Clacton.

Mendahului Tindakan Pengawas

Nigel Farage, pemimpin Reform UK dan tokoh oposisi terkemuka, telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Anggota Parlemen untuk Clacton, yang memicu pemilihan sela yang berisiko tinggi. Langkah mendadak ini terjadi menyusul meningkatnya pengawasan terhadap keuangan pribadinya, termasuk tuduhan bahwa ia menerima dana dan keuntungan yang tidak dilaporkan dari seorang pengusaha kripto yang telah divonis bersalah.

Lawan politik dan para kritikus dengan cepat menuduh pemimpin populis tersebut melakukan "tindakan putus asa" untuk mendahului penyelidikan standar parlemen yang semakin gencar, yang pada akhirnya dapat berujung pada penangguhan atau pemecatannya dari jabatan. Namun, Farage yang bersikap menantang — yang sudah menghadapi penyelidikan resmi oleh Komisaris Standar Parlemen terkait hadiah senilai $6,7 juta (5 juta pound) yang tidak diungkapkan dari miliarder kripto asal Thailand, Christopher Harborne — mengumumkan bahwa ia bertekad penuh untuk mencalonkan diri kembali dalam pemilihan sela mendatang.

"Masyarakat Clactonlah yang seharusnya menjadi penilai atas tindakan saya," kata Farage. "Ini akan menjadi pemilihan sela yang mempertemukan rakyat melawan pihak yang berkuasa."

Sebagai sekutu Presiden AS Donald Trump yang sikap anti-imigrasi garis kerasnya telah mengantarkan Reform UK ke ketenaran nasional, Farage menghadapi hambatan berat terkait hubungannya dengan sektor aset digital. Kontroversi ini semakin memanas setelah muncul laporan bahwa organisasi politiknya menerima keuntungan besar dari asisten lamanya, George Cottrell — seorang narapidana yang pernah menjalani hukuman di AS atas kasus penipuan elektronik dan pencucian uang sebelum beralih ke perjudian kripto.

Lembaga pengawas juga sedang menyelidiki apakah Farage melanggar aturan parlemen dengan secara aktif melobi Bank of England untuk membatalkan kerangka kerja “pound digital” mereka, sebuah perubahan kebijakan yang akan secara langsung menguntungkan investasi kripto pribadi Harborne. Para kritikus menuduh Farage memanfaatkan platform politiknya untuk menaikkan nilai mata uang kripto demi keuntungan finansial pribadi, serta untuk mendanai partainya dan lingkaran dalam.

Reaksi di Westminster pun segera muncul. Perdana Menteri Keir Starmer mengecam pengunduran diri tersebut sebagai “tindakan sensasional yang dirancang untuk mengalihkan perhatian dari tuduhan serius terkait korupsi,” sementara Pemimpin Partai Konservatif Kemi Badenoch menganggapnya sebagai “amukan yang didorong oleh ego.” Sementara itu, Pemimpin Partai Liberal Demokrat Sir Ed Davey mendesak terbentuknya front politik bersatu melawan Farage, seraya meminta pemerintah untuk menunda proses tersebut.

"Jika pemilihan sela ini benar-benar dilangsungkan, kami menyerukan kepada semua partai untuk menahan diri dan menolak memberi ruang bagi proyek kesombongan Farage," kata Davey. "Pemerintah harus memblokir pengunduran dirinya sampai komisioner standar etika selesai menyelidikinya. Warga Clacton berhak mengetahui semua fakta sebelum mereka memberikan suara."

Di tengah reaksi publik yang semakin keras atas beban fiskal yang ditimbulkan oleh pemilu lokal, pejabat Reform UK mengumumkan bahwa partai tersebut bersedia menanggung langsung biaya penyelenggaraan pemilihan sela yang diperkirakan mencapai $334.150 — sebuah manuver strategis yang bertujuan menetralkan kritik bahwa Farage menyia-nyiakan uang pembayar pajak untuk pertaruhan politik pribadinya.

Artikel ini diterjemahkan dari bahasa Inggris menggunakan AI. Versi asli berbahasa Inggris adalah sumber yang berwenang; terjemahan otomatis dapat mengandung ketidakakuratan, terutama dalam terminologi hukum dan peraturan.

Tag dalam cerita ini