Asosiasi Hashgraph dan Exponential Science telah menyelenggarakan sebuah hackathon yang menarik lebih dari 45.000 peserta dan menghasilkan lebih dari 1.300 proposal proyek.
Greenafrica dari Nigeria Raih Hadiah Utama Senilai $100.000 dalam Hedera Hackathon yang Menarik 45.000 Peserta

Poin Penting:
- Pada 29 April, THA dan Exponential Science mengumumkan Greenafrica sebagai pemenang utama Hedera Africa Hackathon 2025.
- Hadiah senilai $1 juta mendorong lebih dari 1.300 proyek, membuktikan Hedera sebagai platform utilitas terkemuka untuk pasar berkembang.
- THA meluncurkan Komite Investasi untuk mendanai para pengembang global sebelum hackathon kembali digelar pada tahun 2026.
Juara Utama dan Inovasi
Asosiasi Hashgraph dan Exponential Science pada 29 April mengumumkan pemenang Hedera Africa Hackathon 2025, menandai akhir dari apa yang disebut penyelenggara sebagai hackathon Web3 terbesar hingga saat ini. Acara ini menarik lebih dari 45.000 peserta dan 13.000 pengembang di 20 pusat di Afrika dan platform daring.
Kompetisi ini menghasilkan lebih dari 1.300 pengajuan proyek, semuanya memanfaatkan teknologi buku besar terdistribusi Hedera untuk mengatasi tantangan infrastruktur di pasar berkembang. Hadiah senilai $1 juta dibagikan ke empat kategori tematik: keuangan on-chain dan aset dunia nyata; teknologi buku besar terdistribusi (DLT) untuk operasional; pengalaman imersif; serta AI dan jaringan infrastruktur fisik terdesentralisasi (DePIN).
Greenafrica, sebuah platform verifikasi lingkungan yang berbasis di Nigeria, meraih hadiah utama "juara lintas kategori" sebesar $100.000. Platform ini memungkinkan pelacakan inisiatif keberlanjutan secara transparan.
“Hedera Africa Hackathon mencapai puncak bersejarah, menggali kedalaman talenta dan ambisi di seluruh benua dan di luarnya,” kata Kamal Youssefi, presiden The Hashgraph Association. “Hedera memiliki komitmen jangka panjang untuk memfasilitasi inovasi global dan mendukung utilitas nyata.”

Pemenang teratas lainnya termasuk Carboni Renewable Energy Certificate Platform dari Mesir, yang meraih posisi kedua secara keseluruhan, dan Effisend X Africa dari Meksiko, sebuah sistem rute pembayaran berbasis AI, di posisi ketiga. Panitia mencatat bahwa pengajuan tahun 2025 bergeser ke arah infrastruktur pragmatis, termasuk sistem pembayaran lintas jaringan dan pengelolaan catatan medis yang aman.
Bertepatan dengan acara penghargaan tersebut, The Hashgraph Association mengumumkan pembentukan komite investasi baru. Badan ini dirancang untuk memberikan komitmen bernilai jutaan dolar kepada kemitraan strategis, dengan menawarkan modal dan bimbingan kepada para pengembang di pasar negara berkembang.
“Setiap ekosistem teknis yang kuat, inovatif, dan bertanggung jawab dimulai dari pendidikan,” kata Paolo Tasca, ketua eksekutif di Exponential Science. “Kami telah melihat pendekatan tersebut terwujud secara besar-besaran, dengan peserta berkembang dari tahap pembelajaran menuju pengembangan infrastruktur yang bermakna.”
Hackathon ini didanai bersama oleh The Hashgraph Association dan Exponential Science bekerja sama dengan Orange Digital Center dan dijalankan oleh Dar Blockchain. Mitra pendukung termasuk Sygnum Bank dan Bursa Efek Nairobi. The Hashgraph Association mengonfirmasi bahwa acara ini akan kembali pada tahun 2026, dengan detail mengenai lokasi dan jalur yang akan diumumkan pada tanggal yang akan ditentukan kemudian.

Hashgraph Association: Hackathon Bertujuan untuk Membangun Infrastruktur Blockchain, Menarik Investasi ke Web3 Afrika
Kamal Youssefi melalui organisasi nirlabanya berharap dapat mendanai 50 atau lebih proyek inovatif dari peserta hackathon. read more.
Baca sekarang
Hashgraph Association: Hackathon Bertujuan untuk Membangun Infrastruktur Blockchain, Menarik Investasi ke Web3 Afrika
Kamal Youssefi melalui organisasi nirlabanya berharap dapat mendanai 50 atau lebih proyek inovatif dari peserta hackathon. read more.
Baca sekarang
Hashgraph Association: Hackathon Bertujuan untuk Membangun Infrastruktur Blockchain, Menarik Investasi ke Web3 Afrika
Baca sekarangKamal Youssefi melalui organisasi nirlabanya berharap dapat mendanai 50 atau lebih proyek inovatif dari peserta hackathon. read more.















