Lembaga tersebut menyatakan bahwa langkah ini menandai babak baru setelah awalnya berfokus pada pasar Amerika Latin. Nu kini memperluas jangkauannya untuk menghadirkan layanannya ke Amerika Serikat dan pasar internasional, dengan peluncuran rekening digital multi-mata uang global di 35 negara.
Nu, Raksasa Perbankan Amerika Latin, Meluncurkan Operasi di AS Bersama Bank Utama

Poin-Poin Penting
- Nu meluncurkan operasinya di AS melalui Lead Bank, menawarkan rekening dengan imbal hasil tinggi dan transfer tanpa biaya ke Amerika Latin.
- Nu memperkenalkan Nu Global dengan stablecoin USDC/EURC, yang memungkinkan para nomad digital memperoleh imbal hasil di seluruh dunia.
- Ekspansi global ini memposisikan Nu untuk merebut pangsa pasar dari 300 juta pengguna tanpa batas di luar Amerika Latin.
Nu Meluncurkan Layanan di AS, Melangkah ke Pasar Global
Nu, salah satu bank terbesar yang berbasis di Amerika Latin dengan lebih dari 140 juta nasabah, memperluas operasinya ke AS dan dunia.
Nu baru-baru ini mengumumkan dimulainya operasinya di AS setelah menerima persetujuan bersyarat dari Kantor Pengawas Keuangan (OCC) pada bulan Januari, bermitra dengan Lead Bank yang berbasis di Kansas City untuk memperkenalkan layanannya di bawah model mitra bank.
David Velez, Pendiri dan CEO Nu, menyatakan bahwa ini merupakan pencapaian besar bagi perusahaan, yang saat ini sudah menjadi lembaga digital terbesar di Brasil dengan basis pengguna yang terus berkembang di Meksiko dan Kolombia.
"Sejak didirikan, kami meyakini bahwa perbankan digital yang berfokus pada konsumen adalah masa depan perbankan ritel secara global, dan setelah membuktikan hipotesis ini dengan lebih dari 140 juta pelanggan setia di Amerika Latin, kami sangat antusias untuk mulai menerapkan visi ini di luar wilayah inti kami," ujarnya.
Nu memasuki pasar keuangan yang kompleks ini dengan menawarkan rekening berbunga sebesar 3,50% APY atas simpanan yang dibayarkan setiap hari, kartu debit, serta transfer uang internasional tanpa biaya ke Brasil, Meksiko, dan Kolombia, dengan lebih banyak negara yang akan segera ditambahkan.
Melalui kemitraan dengan Mastercard, kartu kredit perusahaan ini akan menawarkan cashback 1,5% tanpa batas tanpa biaya tahunan.
Cristina Junqueira, Co-Founder dan CEO Nu US, menekankan bahwa melalui portofolio produk ini, perusahaan ingin “mendapatkan posisi sebagai hubungan perbankan utama bagi masyarakat,” sambil menambahkan bahwa “meraih pangsa pasar AS sekecil apa pun akan menjadi transformatif bagi bisnis kami.”
Selain membuka layanan di AS, Nu meluncurkan produk global bernama Nu Global, yang menggunakan USDC dan EURC—stablecoin yang dipatok terhadap dolar AS dan euro dari Circle—untuk memenuhi kebutuhan lintas batas para nomad digital yang terus meningkat, dengan menawarkan imbal hasil 3,50% APY dan 2,20% APY untuk kedua mata uang tersebut. Selain itu, akun ini juga menawarkan kartu Mastercard virtual untuk memudahkan pengeluaran internasional.
Vélez menjelaskan bahwa Nu Global diciptakan untuk menghadirkan layanan keuangan kepada orang-orang yang menjalani “kehidupan tanpa batas,” yang diperkirakan berjumlah sekitar 300 juta orang menurut Bank Dunia, sehingga memudahkan pengelolaan keuangan dalam satu platform.
Artikel ini diterjemahkan dari bahasa Inggris menggunakan AI. Versi asli berbahasa Inggris adalah sumber yang berwenang; terjemahan otomatis dapat mengandung ketidakakuratan, terutama dalam terminologi hukum dan peraturan.












