Strive berhasil mengumpulkan 1.110 bitcoin senilai $81,5 juta pekan lalu, sehingga total kepemilikannya kini mencapai 21.356 BTC, seiring dengan upaya manajer aset tersebut untuk terus mengalirkan modal investor langsung ke dalam strategi Digital Asset Treasury (DAT) yang terus berkembang.
Strive Mengumpulkan 1.110 Bitcoin Seiring Cadangan BTC-nya Melonjak Tajam

Poin-Poin Utama
- Strive membeli 1.110 BTC senilai $81,5 juta, sehingga total simpanan bitcoinnya menjadi 21.356 BTC.
- Kas Strive melonjak menjadi $171,9 juta seiring dengan modal ekuitas baru yang terus digunakan untuk pembelian bitcoin.
- Matt Cole harus memastikan pertumbuhan nilai bitcoin per saham tetap lebih tinggi daripada peningkatan jumlah saham Strive.
Perusahaan membeli bitcoin antara 17 Agustus dan 21 Agustus dengan harga rata-rata $73.409 per koin, termasuk biaya dan pengeluaran. Ketua dan CEO Matt Cole mengumumkan transaksi tersebut pada Senin, sambil mengarahkan investor ke pengajuan regulasi Strive untuk detail lebih lanjut.
“Strive mengakuisisi tambahan 1.110 BTC senilai $81,5 juta dengan biaya rata-rata $73.409 per bitcoin, sehingga total kepemilikan menjadi ₿21.356,” tulis Cole kepada 35.000 pengikutnya di X.
Strive Menambah Investasi $81,5 Juta Lagi ke Bitcoin
Pembelian tersebut, menurut pengajuan perusahaan ke SEC, meningkatkan kepemilikan Strive dari 20.246 BTC menjadi 21.356 BTC. Dengan harga bitcoin yang baru-baru ini diperdagangkan di kisaran $77.000 hingga $78.000, koin-koin yang baru dibeli tersebut sudah bernilai sekitar $85 juta hingga $86 juta saat transaksi tercatat.
Yang lebih mencolok, cadangan kas Strive justru bertambah meskipun perusahaan tersebut sedang membeli bitcoin. Kas dan setara kas melonjak dari $154,8 juta pada 14 Agustus menjadi $171,9 juta pada 21 Agustus, menunjukkan bahwa mesin penggalangan modal ini terus mengisi kembali cadangannya sementara manajemen terus membeli BTC.

Namun, uang tersebut tidak datang begitu saja. Jumlah saham biasa Kelas A Strive yang beredar melonjak sekitar 3,65 juta menjadi sekitar 79,9 juta, sementara saham preferen SATA meningkat sekitar 441.000. Penerbitan saham biasa dan preferen terus menjadi pendorong utama di balik aksi pembelian bitcoin yang gencar tersebut.
Mesin Ekuitas Strive Terus Mengisi Kas Perusahaan
Strive didirikan pada tahun 2022 oleh pengusaha dan politisi Vivek Ramaswamy bersama Anson Frericks sebelum melakukan peralihan besar-besaran ke bitcoin. Setelah menyelesaikan merger terbalik dengan Asset Entities pada September 2025, perusahaan ini muncul sebagai manajer aset yang terdaftar di bursa dengan neraca keuangan yang didominasi oleh bitcoin.
Kas perusahaan ini melonjak lagi pada awal 2026 ketika Strive menyelesaikan akuisisi seluruh saham Semler Scientific. Kesepakatan tersebut menambah sekitar 5.048 BTC ke neraca keuangannya dalam satu langkah, melambungkan perusahaan ini ke peringkat teratas di antara pemegang bitcoin korporat yang terdaftar di bursa.
Alih-alih sangat bergantung pada utang konversi, Strive lebih memilih saham biasa dan SATA, yaitu Saham Preferen Abadi Seri A dengan Tingkat Bunga Variabel. Strateginya sederhana: mengumpulkan modal di bawah tingkat apresiasi jangka panjang bitcoin dan menggunakan selisih tersebut untuk menambah kepemilikan bitcoin di balik setiap saham seiring waktu.
Strive Berupaya Keras Menjaga Bitcoin Tetap di Atas Dilusi
Perhitungan tersebut penting karena setiap saham baru menyebabkan dilusi. Strive memantau kinerja bitcoin per saham dan apa yang disebutnya “Bitcoin Yield,” sebuah metrik yang menunjukkan apakah akumulasi BTC-nya benar-benar melampaui ekspansi yang stabil dari jumlah sahamnya.
Persamaan ini menjadi lebih rumit ketika harga bitcoin turun atau biaya pendanaan menjadi mahal. Bitcoin tetap fluktuatif, dan setiap penambahan saham biasa atau preferen menaikkan standar seberapa efisien Strive harus mengalokasikan modal agar angka bitcoin per sahamnya tetap bergerak ke arah yang benar.

Strive juga memiliki mesin lain yang mendukung operasinya. Perusahaan ini mengelola hampir $3 miliar melalui dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) dan produk investasi lainnya, yang menghasilkan pendapatan dari biaya di samping aktivitas treasury bitcoin-nya. Namun, BTC semakin mencuri perhatian dalam neraca keuangannya dan di kalangan investor.
Cadangan Bitcoin Strive Mendekati $1,7 Miliar
Berdasarkan harga bitcoin terkini, simpanan 21.356 BTC milik Strive bernilai sekitar $1,65 miliar hingga $1,7 miliar. Hal ini menempatkan perusahaan ini dengan kokoh di antara pemegang bitcoin korporat yang diperdagangkan secara publik dengan portofolio terbesar, kurang dari setahun setelah meluncurkan strategi kas publiknya. Pada saat berita ini ditulis, neraca bitcoin perusahaan ini menjadikannya DAT (Perusahaan yang Terdaftar di Bursa dan Berfokus pada BTC) terbesar ketujuh.
Langkah selanjutnya bergantung pada kemampuan Strive untuk terus mengakses pasar modal tanpa membiarkan dilusi melampaui nilai Bitcoin per saham. Dengan Cole yang masih mengalokasikan dana baru ke BTC, angka-angka yang perlu diperhatikan adalah penerbitan saham, pembiayaan SATA, cadangan kas, dan pembelian Bitcoin berikutnya, saat Strive menguji seberapa lama mesin akumulasi ini dapat terus beroperasi.
Artikel ini diterjemahkan dari bahasa Inggris menggunakan AI. Versi asli berbahasa Inggris adalah sumber yang berwenang; terjemahan otomatis dapat mengandung ketidakakuratan, terutama dalam terminologi hukum dan peraturan.












