Didukung oleh
Featured

SpaceX Masuk ke Indeks Nasdaq-100 Beberapa Pekan Setelah IPO yang Memecahkan Rekor

SpaceX milik Elon Musk akan masuk ke dalam indeks saham AS Nasdaq-100 dan FTSE Russell kurang dari sebulan setelah penawaran umum perdana (IPO) yang memecahkan rekor, sehingga raksasa industri dirgantara yang baru saja go public ini masuk ke dalam beberapa indeks acuan yang paling banyak dipantau di pasar.

DITULIS OLEH
BAGIKAN
SpaceX Masuk ke Indeks Nasdaq-100 Beberapa Pekan Setelah IPO yang Memecahkan Rekor

Poin-Poin Utama

  • SpaceX akan masuk ke dalam indeks ekuitas AS Nasdaq-100 dan FTSE Russell kurang dari sebulan setelah IPO-nya yang memecahkan rekor.
  • Masuknya SpaceX ke dalam indeks tersebut berpotensi meningkatkan permintaan dana, volume perdagangan, dan visibilitas di kalangan investor institusional.
  • Saham SpaceX telah mengalami volatilitas sejak pencatatan.

Pencantuman SpaceX Menyoroti Pengaruh Inovasi Dirgantara yang Semakin Besar dalam Tolok Ukur Pasar Utama

Space Exploration Technologies Corporation milik Elon Musk (Nasdaq: SPCX), yang juga dikenal sebagai SpaceX, akan bergabung dengan Indeks Nasdaq-100 sebelum pasar dibuka pada 7 Juli 2026, demikian diumumkan Nasdaq pada 26 Juni. Penambahan ini menempatkan perusahaan kedirgantaraan tersebut di antara 100 perusahaan non-keuangan terbesar yang terdaftar di Pasar Saham Nasdaq.

Pencantuman SpaceX ini menyusul penawaran umum perdana (IPO) pada 12 Juni 2026, saat perusahaan tersebut memulai debutnya di Nasdaq dalam apa yang menjadi IPO terbesar dalam sejarah. Perusahaan kedirgantaraan dan teknologi ini menetapkan harga sahamnya sebesar $135, memasuki pasar dengan valuasi awal sebesar $1,77 triliun. Saham dibuka pada harga $150 dan ditutup pada hari perdagangan pertamanya di level $160,95, sehingga valuasi SpaceX mencapai sekitar $2,1 triliun—sebuah tonggak sejarah yang menjadikan Musk sebagai orang pertama di dunia yang memiliki kekayaan melebihi $1 triliun.

Nasdaq menyatakan:

"Space Exploration Technologies Corporation (Nasdaq: SPCX) akan menjadi bagian dari Indeks Nasdaq-100 sebelum pembukaan pasar pada Selasa, 7 Juli 2026."

Perusahaan ini memasuki pasar publik setelah bertahun-tahun tumbuh sebagai perusahaan swasta, didorong oleh kemajuan dalam teknologi roket yang dapat digunakan kembali, peluncuran satelit, dan jaringan broadband Starlink-nya.

Sejak IPO yang memecahkan rekor tersebut, saham SpaceX mengalami volatilitas yang signifikan. SPCX naik ke level tertinggi intraday di atas $225 selama minggu pertama perdagangannya sebelum kemudian turun. Saham tersebut kemudian ditutup pada $153,23 pada 26 Juni, tetap di atas harga IPO-nya namun diperdagangkan mendekati level pembukaannya seiring antusiasme awal berganti menjadi perdagangan yang lebih hati-hati.

Nasdaq-100 Melacak Perusahaan-Perusahaan Non-Keuangan Utama yang Terdaftar di Bursa

Nasdaq-100 mengukur kinerja 100 perusahaan non-keuangan terbesar yang terdaftar di Nasdaq dan banyak diikuti oleh para investor.

"Indeks Nasdaq-100 — yang mengukur kinerja 100 perusahaan non-keuangan terbesar yang terdaftar di Nasdaq — dilacak oleh lebih dari 200 produk investasi dengan aset kelolaan lebih dari $800 miliar secara global," kata perusahaan tersebut, sambil menambahkan:

"Nasdaq Global Indexes menerbitkan dan mengelola lebih dari 10.000 indeks di berbagai kelas aset dan wilayah geografis."

Masuknya suatu perusahaan ke dalam Nasdaq-100 dapat mengubah pola aktivitas perdagangan, karena dana yang mengikuti indeks akan menyeimbangkan kembali portofolionya untuk memasukkan konstituen baru tersebut. Proses ini biasanya meningkatkan volume perdagangan dan menaikkan profil perusahaan di kalangan investor institusional.

FTSE Russell juga akan menambahkan SpaceX ke dalam indeks ekuitas Russell AS setelah penutupan pasar pada hari Jumat sebagai bagian dari rekonstitusi setengah tahunan. Pembaruan ini mengharuskan dana pasif yang terikat pada tolok ukur Russell, termasuk iShares Russell 1000 ETF (IWB), untuk menambahkan saham SPCX seiring berlakunya susunan indeks baru.

Dimasukkannya SpaceX dengan cepat ke dalam tolok ukur utama mencerminkan nilai pasarnya yang besar dan aktivitas perdagangan yang kuat, keduanya merupakan faktor kunci untuk kelayakan masuk ke dalam indeks. Ditambahkan ke dalam indeks yang banyak diikuti juga dapat meningkatkan permintaan saham, karena dana yang mengikuti tolok ukur ini harus membeli saham perusahaan yang baru dimasukkan.

Artikel ini diterjemahkan dari bahasa Inggris menggunakan AI. Versi asli berbahasa Inggris adalah sumber yang berwenang; terjemahan otomatis dapat mengandung ketidakakuratan, terutama dalam terminologi hukum dan peraturan.

Tag dalam cerita ini