Didukung oleh
Featured

Para Kepala Kepolisian Kabupaten Utama Amerika Serikat, yang Mewakili 130 Juta Orang, Mengambil Sikap Netral Terhadap RUU CLARITY

Major County Sheriffs of America, sebuah asosiasi nasional yang mewakili para sheriff terpilih dari kabupaten-kabupaten besar di AS dan melayani lebih dari 130 juta warga, menyatakan bahwa mereka kini bersikap netral terhadap RUU CLARITY, menandai perubahan dari kekhawatiran sebelumnya sambil tetap mendesak Kongres terkait prioritas penegakan hukum.

DITULIS OLEH
BAGIKAN
Para Kepala Kepolisian Kabupaten Utama Amerika Serikat, yang Mewakili 130 Juta Orang, Mengambil Sikap Netral Terhadap RUU CLARITY

Poin-Poin Utama

  • Major County Sheriffs of America beralih dari sikap kekhawatiran menjadi netral setelah melakukan tinjauan lebih lanjut dan berdiskusi dengan Pemerintah.
  • Kelompok ini berupaya agar penegak hukum tingkat negara bagian dan lokal dilibatkan dalam studi Departemen Keuangan, kelompok penasihat, dan badan antarlembaga.
  • Mereka menyatakan bahwa penerapan kerangka kerja aset digital federal memerlukan pelatihan, teknologi, alat forensik, dan sumber daya investigasi.

MCSA Beralih ke Posisi Netral Setelah Peninjauan Lebih Lanjut

Major County Sheriffs of America (MCSA), yang mewakili 113 kantor sheriff di kabupaten dengan setidaknya 500.000 penduduk dan melayani lebih dari 130 juta orang, mengubah posisinya terkait Undang-Undang Klarifikasi Pasar Aset Digital (H.R. 3633). Langkah ini diambil setelah peninjauan lebih lanjut dan diskusi dengan Pemerintah mengenai Pasal 604, sebuah ketentuan yang menguraikan persyaratan regulasi dan penegakan hukum.

Dalam surat tertanggal 3 Juli yang ditujukan kepada Ketua Komite Perbankan Senat Tim Scott (R-SC) dan Anggota Senior Elizabeth Warren (D-MA), kelompok tersebut menyatakan bahwa diskusi tersebut telah mengklarifikasi interpretasi dan pendekatan implementasi Pemerintah. Surat tersebut menyusul komunikasi pada 14 Mei yang mengemukakan kekhawatiran.

MCSA tidak mendukung RUU tersebut dan menyatakan bahwa mereka kini bersikap netral sambil terus mengupayakan amandemen yang ditargetkan. Surat tersebut menyatakan:

“MCSA kini bersikap netral terhadap H.R. 3633.”

Perubahan sikap ini menarik perhatian di sektor kripto, termasuk reaksi positif singkat dari CEO Coinbase, Brian Armstrong. Namun, MCSA menekankan kekhawatiran terkait penegakan hukum daripada dukungan terhadap kebijakan tersebut.

Major County Sheriffs of America, Representing 130 Million People, Moves to Neutral on CLARITY Act

Peran Penegak Hukum dalam Kebijakan Aset Digital

MCSA mendesak Kongres untuk mengamandemen H.R. 3633 guna memastikan lembaga negara bagian dan lokal dimasukkan dalam studi Departemen Keuangan berdasarkan Pasal 309 serta dalam badan penasihat atau antarlembaga apa pun yang dibentuk berdasarkan undang-undang tersebut.

MCSA berpendapat bahwa lembaga-lembaga lokal menangani sebagian besar penyelidikan terkait aset digital dan oleh karena itu harus berkontribusi dalam pengembangan kebijakan regulasi dan penegakan hukum.

Surat tersebut juga mengaitkan perdebatan kebijakan ini dengan keamanan publik. MCSA menyatakan bahwa organisasi kriminal semakin sering menggunakan aset digital untuk memfasilitasi dan menyembunyikan perdagangan narkotika, penipuan, ransomware, eksploitasi anak, pencurian ritel terorganisir, dan pendanaan terorisme.

Kelompok tersebut menyatakan:

"Kami berkomitmen untuk menjaga integritas tertinggi dalam penegakan hukum dan Kantor Sheriff yang dipilih melalui pemilu. Keanggotaan kami mewakili lebih dari 130 juta warga."

Sumber Daya Tetap Menjadi Inti dari Posisi MCSA Terkait Undang-Undang CLARITY

MCSA menyatakan bahwa kerangka kerja federal memerlukan kapasitas operasional di tingkat negara bagian dan lokal. Mereka menyerukan alokasi sumber daya untuk mendukung pelatihan, teknologi, kemampuan forensik, dan pekerjaan investigasi.

“Undang-undang tersebut juga harus mengakui bahwa pembentukan kerangka kerja federal baru harus disertai dengan sumber daya yang diperlukan agar penegak hukum di tingkat negara bagian dan lokal dapat menerapkannya secara efektif,” demikian dijelaskan dalam surat tersebut, sambil menambahkan:

“Kongres harus mendukung pelatihan, teknologi, kemampuan forensik, dan sumber daya investigasi yang diperlukan untuk menyelidiki kejahatan berbasis aset digital yang semakin canggih serta memastikan lembaga-lembaga dapat mengikuti perkembangan ancaman kriminal yang terus berubah dengan cepat.”

Organisasi tersebut menyatakan akan terus berkoordinasi dengan Kongres, Pemerintah, dan pemangku kepentingan terkait penyempurnaan RUU H.R. 3633 guna mendukung kapasitas penegakan hukum dan inovasi yang bertanggung jawab.

Artikel ini diterjemahkan dari bahasa Inggris menggunakan AI. Versi asli berbahasa Inggris adalah sumber yang berwenang; terjemahan otomatis dapat mengandung ketidakakuratan, terutama dalam terminologi hukum dan peraturan.

Tag dalam cerita ini