Menteri Keuangan Rusia Anton Siluanov menekankan pengaruh yang meningkat dari negara-negara BRICS selama acara baru-baru ini, mencatat proyeksi pertumbuhan ekonomi mereka sebesar 4,4% pada 2024-2025, dibandingkan dengan 1,7% untuk negara G7. Siluanov menyoroti peningkatan pangsa PDB global BRICS, yang kini mencapai 36,7%, serta penambahan anggota baru seperti Arab Saudi, Iran, dan UEA, menjadikan kelompok tersebut sebagai kekuatan utama dalam dinamika ekonomi global.
Negara-Negara BRICS Diperkirakan Tumbuh 4,4% pada 2024-2025, Melebihi Ekonomi G7
Artikel ini diterbitkan lebih dari setahun yang lalu. Beberapa informasi mungkin sudah tidak terkini.

Negara-negara BRICS Muncul Sebagai Kekuatan Ekonomi Global, Kata Menteri Keuangan Rusia
Berbicara pada acara baru-baru ini di Moskow, Menteri Keuangan Rusia Anton Siluanov menekankan peran negara-negara BRICS yang semakin meningkat dalam ekonomi global. Siluanov menyatakan bahwa negara-negara BRICS, yang sekarang meliputi Brasil, Rusia, India, Cina, Afrika Selatan, dan anggota baru seperti Argentina, Mesir, Ethiopia, Iran, Arab Saudi, dan UEA, akan melihat ekspansi ekonomi mereka dengan rata-rata 4,4% per tahun pada 2024 dan 2025.
Pejabat Rusia tersebut menyatakan:
Negara-negara BRICS adalah penggerak, kekuatan pendorong pertumbuhan ekonomi. Kita melihat tingkat pertumbuhan rata-rata ekonomi BRICS saat ini, pada 2024-2025, adalah 4,4% per tahun. Jika kita melihat negara G7, ini adalah 1,7%. Jelas perkembangan siapa yang lebih dinamis.
Siluanov juga mencatat bahwa pangsa BRICS dalam ekonomi global telah mencapai 36,7%, sebuah angka yang mencerminkan pengaruhnya yang semakin besar pada pasar internasional. Penambahan anggota baru menandai jejak ekonomi yang lebih luas untuk BRICS dalam membentuk tren global.
Tingkat pertumbuhan yang diproyeksikan untuk 2024-2025 menekankan munculnya BRICS sebagai pemimpin dalam pertumbuhan global, mengungguli kinerja lamban ekonomi G7. Pernyataan Siluanov menyoroti diskusi berkelanjutan mengenai pergeseran kekuatan ekonomi global, dengan BRICS memainkan peran sentral.
Penambahan baru-baru ini dari negara-negara seperti Arab Saudi, UEA, dan Iran ke dalam BRICS sedang membentuk ulang lanskap ekonomi global dan menantang pengaruh yang telah lama dibangun oleh G7. BRICS, yang sekarang mewakili hampir 36,7% PDB global, menggunakan pengaruh ekonomi dan geopolitik yang berkembang untuk mereformasi sistem keuangan internasional dan mengurangi ketergantungan pada dolar AS. Pergeseran ini telah menimbulkan kekhawatiran di antara anggota G7, terutama karena BRICS mendapatkan pengaruh pada sektor kunci seperti energi, dengan Arab Saudi meningkatkan jangkauannya. Saat pangsa PDB global BRICS tumbuh, pengaruh G7 berkurang, menandai pergeseran dalam kekuatan ekonomi.
Bagaimana Anda melihat pengaruh yang terus tumbuh dari negara-negara BRICS dan tantangan mereka terhadap dominasi G7? Bagikan pemikiran Anda di kolom komentar di bawah.









