Harga Bitcoin sempat melonjak ke level $64.500 sebelum kembali turun ke $63.700, dan ditutup turun 0,6% pada hari itu dengan kapitalisasi pasarnya tetap di angka $1,277 triliun.
Para Pedagang Bitcoin Mendorong Harga Kembali ke Level $64.400 Setelah Keputusan The Fed Meredakan Ketegangan di Pasar

Poin-Poin Utama
- Pada 29 Juli, harga Bitcoin sempat melonjak ke level $64.500 sebelum turun 0,6% menyusul laporan konflik di Timur Tengah.
- Data Coinglass menunjukkan likuidasi aset kripto senilai hampir $310 juta seiring harga minyak mentah melonjak melampaui $90 per barel.
- Para pedagang menanti pertemuan Federal Reserve, di mana keputusan mempertahankan suku bunga pada kisaran 3,5% hingga 3,75% berpotensi memperpanjang tekanan pasar.
Penurunan Moderat Membatasi Likuidasi
Bitcoin bergerak naik turun pada 29 Juli seiring reaksi pasar global terhadap serangan tak terduga Iran terhadap pangkalan militer AS di Yordania dan keputusan Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga. Data pasar menunjukkan bahwa setelah berfluktuasi antara $63.500 dan $64.000 sepanjang Selasa sore hingga awal Rabu, harga bitcoin melonjak ke $64.500 pada pukul 04.00 EST.
Meskipun sedikit mundur tak lama setelah itu, mata uang kripto teratas ini berhasil mempertahankan level support di $64.000 selama enam jam berikutnya. Selama periode tersebut, harganya dua kali menembus ambang $64.500 sebelum akhirnya turun. Pada pukul 01.10 EST, harga bitcoin telah anjlok ke level di bawah $63.700, yang secara efektif menghapus seluruh kenaikan yang dicapai sebelumnya pada hari itu. Namun, tak lama setelah itu, dilaporkan bahwa Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah, sehingga bitcoin melonjak ke $64.400 sebelum menetap di sekitar $64.200 (pukul 2:20 siang EST).
Lonjakan di akhir sesi ini mengakibatkan penurunan harian sebesar 1% bagi bitcoin, sehingga kapitalisasi pasarnya naik menjadi $1,29 triliun. Kenaikan tipis ini menurunkan kerugian mingguan bitcoin menjadi 2,5% dan menekan kenaikan 30 hari menjadi 6,6%. Pergerakan harga yang relatif tenang ini secara signifikan mengurangi skala likuidasi posisi leverage selama 24 jam terakhir.
Data Coinglass menunjukkan bahwa lebih dari $38 juta dilikuidasi, dengan posisi short menyumbang $25 juta dari total tersebut. Di pasar kripto secara luas, total likuidasi mencapai hampir $322 juta, terbagi antara sekitar $224 juta dari posisi long dan $99 juta dari posisi short.
Sama seperti pasar tradisional, bitcoin dan ekonomi kripto awalnya tertekan oleh laporan tentang ketegangan yang kembali memanas di Timur Tengah. Laporan mengenai serangan gabungan AS dan Arab Saudi terhadap milisi yang berbasis di Irak kembali memicu kekhawatiran bahwa pertempuran tersebut akan berubah menjadi konflik regional. Akibatnya, harga minyak mentah, yang sempat anjlok setelah AS dan Iran menghentikan sementara serangan, melonjak lebih dari 6%, dengan minyak mentah Brent kembali menembus level $90 per barel.
Namun, pasar AS berhasil mengatasi kehati-hatian awal seiring pergeseran fokus dari konflik Timur Tengah ke Federal Reserve, dengan para investor bersiap menanti sinyal kebijakan dari pertemuan FOMC pekan ini. Setelah Fed mengumumkan keputusan yang sudah diperkirakan luas dan tidak mengejutkan, sentimen pasar kembali membaik: saham AS naik, dan Nasdaq mengalami rebound tajam yang hampir menghapus kerugian sebelumnya.
Meski demikian, terlepas dari keputusan Fed pada hari Rabu, komite tersebut masih dapat menaikkan suku bunga sebelum akhir tahun. Bagi bitcoin, hal itu berarti setiap kenaikan harga kemungkinan akan bergantung pada pendorong internal—seperti adopsi institusional, arus masuk ETF, atau peningkatan protokol—daripada dorongan makroekonomi yang lebih luas.
Artikel ini diterjemahkan dari bahasa Inggris menggunakan AI. Versi asli berbahasa Inggris adalah sumber yang berwenang; terjemahan otomatis dapat mengandung ketidakakuratan, terutama dalam terminologi hukum dan peraturan.
















