Dalam acara Bitcoin 2026, Jack Mallers, CEO perusahaan pengelola aset bitcoin senilai $3,3 miliar, Twenty One Capital, menyatakan bahwa bitcoin memiliki keunggulan struktural dibandingkan emas, dengan menyoroti bukti cadangan on-chain-nya sebagai sesuatu yang tidak dapat ditiru oleh penyimpan emas mana pun.
Jack Mallers dari Twenty One Capital Berpendapat Bahwa Bukti Cadangan BTC Lebih Unggul Dibandingkan Emas di Bitcoin 2026

Poin Penting:
- CEO Twenty One Capital, Jack Mallers, mengatakan bahwa kemampuan audit on-chain Bitcoin memberikannya keunggulan dibandingkan emas.
- Perusahaan ini saat ini memiliki lebih dari 43.500 BTC senilai sekitar $3,35 miliar, menjadikannya perusahaan dengan cadangan publik terbesar ketiga.
- Mallers meluncurkan bukti cadangan secara langsung, sehingga siapa pun dapat memverifikasi kepemilikan BTC Twenty One secara real-time.
Bitcoin Dapat Diverifikasi, Emas Tidak
Dalam pidatonya di konferensi tersebut, Mallers memfokuskan argumennya pada perbedaan mendasar bahwa kepemilikan bitcoin dapat diverifikasi secara publik di blockchain, secara real-time, tanpa bergantung pada pihak ketiga mana pun. Emas memerlukan audit fisik, perantara tepercaya, dan pelaporan institusional yang tidak dapat diverifikasi secara independen oleh masyarakat umum."Anda tidak bisa melakukan ini dengan emas," kata Mallers, merujuk pada sistem bukti cadangan langsung Twenty One Capital, yang mempublikasikan kepemilikan Bitcoin perusahaan langsung ke blockchain sehingga siapa pun dapat mengauditnya kapan saja.
Twenty One Capital memegang lebih dari 43.500 BTC senilai sekitar $3,9 miliar, menempatkannya di peringkat ketiga di antara perusahaan treasury Bitcoin yang terdaftar di bursa, di belakang Strategy dan MARA Holdings. Didukung oleh Tether dan Softbank, perusahaan ini go public di Bursa Efek New York setelah merger dengan Cantor Equity Partners. Bitcoin.com pertama kali melaporkan peluncuran perusahaan ini ketika Mallers ditunjuk untuk memimpin usaha yang didanai oleh Tether dan Softbank tersebut.
Perbandingan Emas yang Tak Terelakkan
Emas telah berfungsi sebagai cadangan moneter selama berabad-abad, namun proses verifikasinya bergantung pada inspeksi penyimpanan fisik, auditor pihak ketiga, dan kepercayaan terhadap pelaporan institusional. Sebaliknya, Bitcoin dapat diaudit oleh siapa saja yang memiliki koneksi internet dan akses ke blockchain publiknya.
Argumen ini semakin mendapat dukungan seiring dengan percepatan adopsi bitcoin oleh institusi dalam beberapa bulan terakhir. Strategy, pemegang bitcoin korporat terbesar, telah mengajukan argumen serupa bahwa bitcoin merupakan aset kas yang outperform baik emas maupun cadangan kas tradisional. Liputan sebelumnya telah mengeksplorasi bagaimana tren kenaikan harga emas secara historis mendahului pergerakan harga bitcoin, dengan analis termasuk Mallers membahas bagaimana kedua aset tersebut semakin bersaing untuk memenuhi permintaan institusional yang sama. Dua Puluh Satu Kapital Inc. berharap untuk memperoleh sekitar 5.800 bitcoin tambahan dari Tether sebelum menutup rencana pencatatan publiknya. read more. Dua Puluh Satu Kapital Inc. berharap untuk memperoleh sekitar 5.800 bitcoin tambahan dari Tether sebelum menutup rencana pencatatan publiknya. read more. Dua Puluh Satu Kapital Inc. berharap untuk memperoleh sekitar 5.800 bitcoin tambahan dari Tether sebelum menutup rencana pencatatan publiknya. read more.
Dua Puluh Satu Menambahkan 5.800 Bitcoin Sebelum Pencatatan, Kepemilikan Melampaui 43.500 BTC

Dua Puluh Satu Menambahkan 5.800 Bitcoin Sebelum Pencatatan, Kepemilikan Melampaui 43.500 BTC

Dua Puluh Satu Menambahkan 5.800 Bitcoin Sebelum Pencatatan, Kepemilikan Melampaui 43.500 BTC
Baca sekarang
Twenty One Capital mengakuisisi sekitar 5.800 BTC tambahan menjelang pencatatan publiknya pada kuartal ketiga 2025, menambah cadangan kas yang kini menjadi landasan salah satu strategi bitcoin korporat yang paling diawasi di pasar.















