Bursa kripto VALR meluncurkan "perps", sebuah produk derivatif baru yang menawarkan lebih dari 200 pasar kontrak berjangka abadi lintas aset.
Hyperliquid Membantu VALR Meluncurkan Lebih dari 200 Pasar Perpetual Seiring Semakin Populernya Likuiditas Terdesentralisasi

Poin Utama
- VALR dan Hyperliquid meluncurkan lebih dari 200 pasar saat volume perdagangan perps on-chain mencapai ratusan miliar setiap hari.
- Gianluca Sacco menyatakan bahwa akses 24/7 VALR ke pasar valuta asing (FX), saham, dan kripto memperluas perdagangan perp yang diatur di Afrika Selatan.
- Kenaikan popularitas Hyperliquid dan pertumbuhan kontrak berjangka abadi (perps) pada periode 2023–2026 mendorong kontrak multi-aset seperti BTC, S&P 500, dan WTI menjadi arus utama.
Evolusi Pasar Perpetual
Bursa kripto VALR mengumumkan bahwa mereka sedang mempersiapkan peluncuran ekspansi besar-besaran atas penawaran derivatifnya dengan meluncurkan "Perps," sebuah produk futures perpetual lintas aset yang akan memperkenalkan lebih dari 200 pasar baru.
Peningkatan ini memungkinkan pelanggan untuk mengambil posisi long atau short dengan leverage di berbagai saham global, komoditas, logam mulia, indeks saham, pasangan mata uang asing, dan aset kripto melalui aplikasi VALR.
Menurut pengumuman perusahaan, langkah ini merupakan kelanjutan dari peluncuran kontrak berjangka abadi (perpetuals) awal VALR pada tahun 2023 dan dilakukan di tengah periode evolusi pesat di pasar kontrak berjangka abadi global. Selama beberapa bulan terakhir, skala dan keragaman kontrak berjangka abadi telah melonjak, dengan platform terdesentralisasi semakin populer dan adopsi kontrak berjangka abadi untuk aset tradisional semakin meningkat.
Data industri menunjukkan bahwa kontrak berjangka perpetual kini mendominasi aktivitas derivatif, dengan volume harian yang secara rutin melampaui ratusan miliar dolar dan terus meluas ke saham, komoditas, serta valuta asing yang ditokenisasi. Bursa perpetual terdesentralisasi — yang dipimpin oleh Hyperliquid — telah berkembang menjadi pesaing yang canggih, merebut pangsa pasar yang semakin besar seiring dengan semakin dalamnya likuiditas on-chain.
Produk baru VALR didukung oleh integrasi dengan Hyperliquid. Produk ini memungkinkan pengguna untuk membuka dan mengelola posisi secara langsung di VALR sementara perdagangan dieksekusi melalui infrastruktur tanpa izin (permissionless) Hyperliquid. Menurut perusahaan, ini menandai pertama kalinya bursa besar yang teregulasi secara native mengintegrasikan protokol on-chain untuk mendapatkan likuiditas bagi kontrak berjangka abadi lintas aset.
Rangkaian produk yang diperluas ini mencakup kontrak perpetual pada saham global seperti SpaceX, NVIDIA, Tesla, Apple, SK Hynix, Samsung, dan Palantir Technologies, serta indeks acuan seperti S&P 500. Selain itu, juga termasuk minyak mentah Brent dan WTI, gas alam, emas, perak, platinum, dan tembaga. Pasangan mata uang forex seperti EUR/USD, GBP/USD, dan USD/JPY, bersama dengan mata uang digital, melengkapi penawaran tersebut.
Perwakilan VALR mengatakan bahwa luasnya cakupan pasar ini akan memungkinkan para pedagang untuk mengekspresikan pandangan makro dan memanfaatkan volatilitas di berbagai sektor, mulai dari guncangan energi hingga siklus laba ekuitas dan katalisator yang berasal dari kripto.
Peluncuran ini terjadi di tengah pergeseran struktural pada kontrak berjangka abadi. Bursa terpusat secara historis mendominasi likuiditas, namun kontrak berjangka abadi terdesentralisasi telah tumbuh pesat, dengan Hyperliquid turut mendorong pangsa pasar bursa terdesentralisasi ke level tertinggi baru. Pada saat yang sama, kontrak berjangka abadi aset tradisional — termasuk komoditas dan ekuitas — telah berkembang pesat, beralih dari eksperimen niche menjadi pasar mingguan bernilai miliaran dolar seiring para pedagang mencari akses 24/7 ke aset dunia nyata.
Gianluca Sacco, Chief Operating Officer VALR, mengatakan peluncuran ini menempatkan “lebih dari 200 pasar kontrak berjangka abadi langsung di dalam aplikasi VALR,” menawarkan akses sepanjang waktu ke kripto, komoditas, mata uang, dan ekuitas — termasuk perusahaan pra-IPO — melalui platform yang teregulasi.
“Kontrak perpetual adalah cara para pedagang kripto mengambil posisi terhadap harga — sebuah pasar yang kini melampaui ratusan miliar dolar dalam volume harian,” kata Sacco. “Kami yakin kontrak ini akan menjadi cara orang-orang memperdagangkan setiap pasar. Integrasi kami dengan Hyperliquid akan memberikan pengguna kami likuiditas on-chain terdalam yang tersedia di mana pun.”
Artikel ini diterjemahkan dari bahasa Inggris menggunakan AI. Versi asli berbahasa Inggris adalah sumber yang berwenang; terjemahan otomatis dapat mengandung ketidakakuratan, terutama dalam terminologi hukum dan peraturan.















