Kedua patokan harga minyak mentah internasional kembali menguat setelah anjlok tajam pada dini hari, ketika Presiden Trump menegaskan kembali bahwa pemerintahannya hampir mencapai kesepakatan damai dengan Iran. Apa pemicunya? Dugaan pembentukan "Otoritas Selat Teluk Persia" untuk mengawasi lalu lintas di Selat Hormuz.
Guncangan Pasar: Harga Minyak Anjlok ke $88, Lalu Melonjak Setelah Iran Mengklaim Menguasai Selat Hormuz

Key Takeaways
- Harapan Trump untuk mengakhiri "Epic Fury" membuat harga WTI turun menjadi $88,66, namun kesepakatan di masa depan menghadapi hambatan akibat tuntutan baru Iran.
- Otoritas Selat Teluk Persia baru Iran mengancam pembicaraan AS dengan menuntut biaya untuk transit Hormuz di masa depan.
- Menolak persyaratan AS, Angkatan Laut IRGC akan memberlakukan aturan transit baru, sehingga mendorong harga WTI berjangka bulan Juni kembali ke atas $96.
Harga Minyak Naik Setelah Iran Mendirikan Otoritas Selat Teluk Persia yang Baru
Harga minyak terus mengalami volatilitas tinggi seiring dengan berlangsungnya negosiasi antara pemerintah AS dan rezim Iran untuk mengakhiri konflik saat ini.
Pada Rabu pagi, laporan tentang kemungkinan penghentian "Operasi Epic Fury" yang berasal dari kesepakatan yang berpusat pada nota kesepahaman memicu penurunan harga minyak secara signifikan, dengan kontrak berjangka West Texas Intermediate (WTI) mencapai level terendah $88,66 dan kontrak berjangka Brent untuk pengiriman Juli turun ke $96,75.

Di Truth Social, Trump menekankan bahwa "asumsinya, jika Iran setuju untuk memberikan apa yang telah disepakati—yang mungkin merupakan asumsi besar—maka 'Epic Fury' yang sudah legendaris ini akan berakhir, dan blokade yang sangat efektif akan memungkinkan Selat Hormuz terbuka untuk semua, termasuk Iran."
Namun, laporan pesimistis mengenai kelayakan penghentian konflik muncul pada pertengahan pagi, saat Iran mendirikan "Persian Gulf Strait Authority" untuk mengawasi lalu lintas maritim melalui Selat Hormuz.
Situs web baru otoritas tersebut mengisyaratkan pengumpulan biaya untuk lalu lintas ini dan penetapan aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah Iran saat ini, sebuah poin yang berbeda dari syarat-syarat Washington untuk mengakhiri konflik dan blokade maritim terhadap Iran.
Mengenai operasional otoritas tersebut, rezim Iran mengucapkan terima kasih kepada kapten kapal dan operator atas "kerja sama mereka dalam melintasi Selat Hormuz sesuai dengan peraturan Iran," yang menunjukkan bahwa entitas tersebut sudah mengoordinasikan pelayaran aman bagi kapal-kapal.
"Dengan berakhirnya ancaman dari pihak-pihak yang menyerang dan di bawah prosedur baru, pelayaran yang aman dan berkelanjutan melalui Selat Hormuz akan menjadi mungkin," demikian pernyataan Komando Angkatan Laut Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC).
Harga minyak melonjak setelah peristiwa-peristiwa ini. Kontrak berjangka WTI dengan pengiriman bulan Juni naik ke level di atas $96, dan kontrak berjangka Brent dengan pengiriman bulan Juli mencapai lebih dari $103 per barel.

Harga Minyak Anjlok Seiring Iran Membuka Kembali Selat Hormuz
Pengumuman Iran membuka Selat Hormuz, yang menyebabkan harga minyak anjlok. Simak informasi terbaru mengenai harga minyak sekarang. read more.
Baca sekarang
Harga Minyak Anjlok Seiring Iran Membuka Kembali Selat Hormuz
Pengumuman Iran membuka Selat Hormuz, yang menyebabkan harga minyak anjlok. Simak informasi terbaru mengenai harga minyak sekarang. read more.
Baca sekarang
Harga Minyak Anjlok Seiring Iran Membuka Kembali Selat Hormuz
Baca sekarangPengumuman Iran membuka Selat Hormuz, yang menyebabkan harga minyak anjlok. Simak informasi terbaru mengenai harga minyak sekarang. read more.















