Bitcoin.com News
Didukung oleh

$560K dalam Kripto Disita saat FBI Mengidentifikasi Ribuan Donatur Hamas

FBI menyita lebih dari $560.000 dalam mata uang kripto yang ditujukan untuk Hamas melalui serangkaian operasi yang disahkan pengadilan. Agen juga mengambil alih infrastruktur online, mencegat donasi, dan mengumpulkan informasi tentang ribuan calon pendukung.

DITULIS OLEH
BAGIKAN
$560K dalam Kripto Disita saat FBI Mengidentifikasi Ribuan Donatur Hamas

Poin Penting

  • FBI menyita lebih dari $560.000 dalam mata uang kripto yang ditujukan untuk Hamas.
  • Agen menguasai domain dan server yang digunakan untuk penggalangan dana dan perekrutan.
  • Penyidik memperoleh informasi tentang ribuan calon donatur.

FBI Mengambil Alih Jaringan Penggalangan Dana Hamas

Penyidik federal menyita lebih dari $560.000 dalam mata uang kripto dan mengambil alih domain serta server yang diduga digunakan Hamas untuk menggalang dana dan merekrut pendukung. Departemen Kehakiman mengungkapkan operasi tersebut pada 1 September, menggambarkannya sebagai upaya berkelanjutan terhadap infrastruktur yang dikendalikan atas nama sayap militer kelompok itu, Brigade Al Qassam. Departemen menyatakan:

“Sebagai bagian dari upaya Departemen, lebih dari $560.000 dalam donasi mata uang kripto yang ditujukan untuk Hamas disita dan platform komunikasi serta situs web penggalangan dana dan perekrutannya diganggu.”

Operasi yang didukung pengadilan itu menargetkan sebuah obrolan grup terenkripsi yang mengarahkan pendukung ke situs web penggalangan dana dan menyebarkan kumpulan alamat mata uang kripto yang berganti-ganti. Penyidik menggunakan informasi dari beberapa sumber manusia untuk mengidentifikasi, melacak, dan menyita dana tersebut melalui penyitaan yang dilakukan pada 25 Maret, 25 Juni, dan 10 Oktober 2025. Tiga penyitaan mata uang kripto itu berjumlah total sekitar $560.000.

Pengungkapan terbaru memperluas penyitaan awal mata uang kripto sebesar $200.000 yang diumumkan pada Maret 2025. Tindakan tersebut menargetkan setidaknya 17 alamat mata uang kripto yang terhubung dengan jaringan pengumpulan yang telah memindahkan lebih dari $1,5 juta sejak Oktober 2024. Otoritas mengatakan dana tersebut melewati bursa, broker over-the-counter, dan akun yang terdaftar atas nama individu Palestina yang tinggal di Turki dan tempat lain.

Infrastruktur yang Diambil Alih Membuka Jendela ke Para Donatur

Penguasaan atas domain AlQassam.ps dan server terkait memungkinkan agen mencegat mata uang kripto yang dikirim melalui jaringan penggalangan dana yang telah diambil alih. Aset blockchain publik bersifat pseudonim, bukan anonim, sehingga memungkinkan penyidik mengikuti transaksi antar alamat dan menggabungkan catatan tersebut dengan informasi identitas yang diperoleh dari bursa, komunikasi online, sumber manusia, dan infrastruktur yang disita.

Otoritas Amerika telah memburu beberapa jaringan mata uang kripto yang dituduh membantu Hamas memindahkan uang di luar jalur keuangan konvensional. Sebuah tindakan perampasan perdata sebesar $2 juta yang diumumkan pada Juli 2025 menargetkan aset yang disimpan melalui akun Tether dan Binance. Jaksa mengaitkan akun-akun tersebut dengan Buy Cash Money and Money Transfer Company, sebuah operasi berbasis di Gaza yang dituduh mendukung Hamas secara finansial.

Upaya Global Menargetkan Jalur Kripto Hamas

Penyitaan terbaru mengikuti langkah-langkah internasional terkoordinasi terhadap fasilitator keuangan yang dituduh mentransfer uang kepada Hamas dan Jihad Islam Palestina. Departemen Keuangan menjatuhkan sanksi terhadap beberapa jaringan bursa yang terkait Hamas di Gaza, para pemiliknya, dan rekanannya pada Januari 2024, sementara Inggris dan Australia secara bersamaan memberlakukan sanksi terhadap pejabat serta fasilitator Hamas. Departemen Keuangan mengatakan Hamas telah berupaya menggunakan berbagai mekanisme transfer keuangan, termasuk mata uang kripto, untuk mendanai kegiatannya.

Regulator keuangan juga telah mendesak bank dan bisnis mata uang kripto untuk mewaspadai pola pembayaran yang berpotensi terkait dengan penggalangan dana Hamas. Sebuah peringatan Financial Crimes Enforcement Network yang dikeluarkan pada Oktober 2023 mengidentifikasi indikator tanda bahaya yang melibatkan kampanye penggalangan dana, mata uang virtual, bisnis jasa uang, dan organisasi amal yang meminta donasi tanpa tampak memberikan layanan amal. Lembaga keuangan diminta melaporkan transaksi mencurigakan yang berpotensi terkait dengan kelompok tersebut.

Pemerintah lain telah menggunakan kerja sama bursa untuk menghentikan jalur penggalangan dana serupa. Pada Oktober 2023, Polisi Israel membekukan akun mata uang kripto di Binance yang menurut otoritas digunakan Hamas untuk mengumpulkan donasi melalui jaringan sosial. Departemen Kehakiman menjelaskan bagaimana FBI mengumpulkan informasi untuk penyelidikan kontra-terorisme di masa depan:

“Dengan menggunakan sumber dan metode terkait, FBI juga memperoleh informasi mengenai ribuan individu yang menghubungi Hamas secara online dalam upaya untuk berdonasi atau mencoba berdonasi kepada organisasi teroris tersebut menggunakan mata uang kripto dan cara-cara tradisional lainnya.”

Artikel ini diterjemahkan dari bahasa Inggris menggunakan AI. Versi asli berbahasa Inggris adalah sumber yang berwenang; terjemahan otomatis dapat mengandung ketidakakuratan, terutama dalam terminologi hukum dan peraturan.

Tag dalam cerita ini