Bitmine kini memiliki 5,70 juta ETH, yang mewakili sekitar 4,7% dari total pasokan Ethereum, sehingga mendekati target yang telah ditetapkan sebesar 5%. Perusahaan ini juga bergabung dengan indeks Russell 1000 dan mulai memperdagangkan saham preferennya di NYSE dengan kode BMNP.
Bitmine Meningkatkan Kepemilikan Ethereum Menjadi 5,70 Juta ETH, Mencapai 94% dari Target 5% Pasokan

Poin-Poin Penting
- Bitmine meningkatkan kepemilikan ETH-nya menjadi 5,70 juta, mencapai 4,7% dari total pasokan Ethereum.
- Bitmine bergabung dengan Russell 1000 dan mendaftarkan BMNP, sehingga memperluas akses ke pasar institusional.
- Tom Lee menargetkan 5% dari pasokan ETH pada tahun 2026 seiring dengan terus tumbuhnya pendapatan staking.
Bitmine Menyimpan 4,88 Juta ETH Seiring Imbalan Tahunan Diproyeksikan Mencapai $211 Juta
Bitmine Immersion Technologies telah meningkatkan kepemilikan ether-nya menjadi 5,70 juta token, sehingga membawa perusahaan ini semakin dekat dengan tujuannya untuk memiliki 5% dari pasokan ethereum.
Perusahaan tersebut menyatakan bahwa total aset kriptonya, termasuk uang tunai, sekuritas yang dapat diperdagangkan, dan investasi "moonshot", mencapai $9,8 miliar per 28 Juni. Jumlah tersebut mencakup 5.700.040 ETH dengan harga $1.569 per token, 206 BTC, $555 juta dalam bentuk uang tunai dan sekuritas yang dapat diperdagangkan, kepemilikan senilai $180 juta di Beast Industries, serta kepemilikan senilai $74 juta di Eightco Holdings.
Bitmine mengatakan bahwa posisi ETH-nya kini mewakili 4,7% dari pasokan ethereum. Perusahaan ini telah mencapai 94% dari apa yang disebut Ketua Tom Lee sebagai "Alchemy of 5%," sebuah target yang diharapkan Bitmine dapat tercapai pada tahun 2026.
Operasi Staking Menjadi Pendorong Pendapatan Utama
Bitmine menyatakan telah melakukan staking terhadap 4.879.157 ETH, senilai sekitar $7,7 miliar dengan harga $1.569 per token. Jumlah tersebut mewakili lebih dari 85% dari total kepemilikan ETH-nya.
Perusahaan ini menggunakan Jaringan Validator Buatan Amerika (Made in America Validator Network) sebagai tujuan staking utama bagi BMNR dan investor institusional. Lee mengatakan Bitmine telah melakukan staking ETH lebih banyak daripada entitas mana pun dan memperkirakan pendapatan staking tahunan sekitar $211 juta pada skala saat ini.
Jika ETH milik Bitmine di-stake sepenuhnya melalui MAVAN dan mitranya, perusahaan memproyeksikan imbalan staking tahunan sebesar $246 juta, berdasarkan imbal hasil BMNR tujuh hari sebesar 2,75%.
Bitmine mengakuisisi 27.084 ETH lagi selama seminggu terakhir, mempertahankan apa yang digambarkan Lee sebagai laju akumulasi yang stabil hingga tahun 2026.
Masuknya Bitmine ke Russell 1000 Memperluas Basis Pemegang Saham
Bitmine dimasukkan ke dalam Indeks Russell 1000 Large-cap pada 26 Juni sebagai bagian dari rekonstitusi tahunan indeks tersebut. Lee mengatakan bahwa masuknya Bitmine ke dalam indeks tersebut dapat menarik ratusan atau bahkan ribuan investor institusional tambahan ke dalam basis pemegang saham.
Perusahaan juga baru-baru ini menyelesaikan penawaran 3,5 juta saham Seri A Saham Preferen Abadi dengan bunga 9,50% seharga $80 per saham. Hasil bersihnya sekitar $273,8 juta setelah dikurangi biaya dan pengeluaran. Saham preferen tersebut kini diperdagangkan di NYSE dengan kode BMNP, dengan dividen yang dijadwalkan dibayarkan setiap minggu, sesuai dengan ketentuan sekuritas tersebut.
Lee mengatakan bahwa prospek kripto jangka panjang tetap didukung oleh dua faktor: migrasi infrastruktur lama Wall Street ke platform kripto dan munculnya sistem pembayaran AI yang otonom. Ia berkomentar:
Bitmine tetap berfokus pada cakrawala jangka panjang dan terus mengelola perusahaan agar berada dalam posisi yang menguntungkan untuk menghadapi pendorong pertumbuhan eksponensial ini.
Ia mengakui bahwa pekan lalu merupakan masa yang sulit bagi para investor kripto, dengan ETH turun 8%. Namun, ia menyoroti perkembangan ethereum seperti pendirian Ethlabs dan sikap Bank of England yang lebih lunak terhadap stablecoin sebagai sinyal yang konstruktif.
Artikel ini diterjemahkan dari bahasa Inggris menggunakan AI. Versi asli berbahasa Inggris adalah sumber yang berwenang; terjemahan otomatis dapat mengandung ketidakakuratan, terutama dalam terminologi hukum dan peraturan.
















