Bitcoin.com News
Didukung oleh

Arus Masuk ETF Bitcoin Mencapai $101 Juta saat XRP, Ether, dan Solana Kehilangan Dana

Dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) bitcoin kembali ke wilayah positif pada Rabu dengan arus masuk bersih $101,15 juta, dipimpin oleh IBIT milik Blackrock. Dana ether, XRP, dan solana semuanya mencatat arus keluar, sementara ETF HYPE datar pada sesi tersebut.

DITULIS OLEH
BAGIKAN
Arus Masuk ETF Bitcoin Mencapai $101 Juta saat XRP, Ether, dan Solana Kehilangan Dana

Poin Penting

  • ETF bitcoin menarik $101,15 juta, dipimpin arus masuk $115,45 juta pada IBIT Blackrock.
  • Rangkaian arus masuk 12 hari ether berakhir, sementara ETF XRP dan solana juga berbalik negatif.
  • Selanjutnya, para trader akan mengamati apakah bitcoin terus menarik modal pekan ini saat permintaan ETF altcoin mendingin.

Blackrock Memimpin Kebangkitan ETF Bitcoin dengan Arus Masuk $115M ke IBIT

Keseimbangan kekuatan kembali bergeser ke arah bitcoin pada Rabu, 2 Sept.

Setelah sempat masuk fase penebusan sehari sebelumnya, ETF bitcoin AS menarik $101,15 juta modal baru. IBIT milik Blackrock mendorong pemulihan dengan arus masuk $115,45 juta, sementara Grayscale’s Bitcoin Mini Trust menambahkan $30,42 juta.

MSBT milik Morgan Stanley mendatangkan $7,30 juta, dan BITB milik Bitwise menambah $4,19 juta. GBTC milik Grayscale bergerak berlawanan, kehilangan $56,21 juta. Meski ada arus keluar tersebut, kelompok ini tetap menutup hari dengan nyaman di wilayah positif. Nilai perdagangan harian mencapai $1,73 miliar, sementara aset bersih ditutup pada $97,22 miliar.

Kembalinya arus masuk memberi investor sinyal lain untuk dicermati karena harga bitcoin tetap terkait erat dengan permintaan institusional dan sentimen pasar kripto yang lebih luas.

Bitcoin ETFs Inflows Hit $101M as XRP, Ether and Solana Lose Funds
Pekan perdagangan yang beragam untuk ETF bitcoin dengan dua hari arus masuk dan satu hari arus keluar. Sumber: Sosovalue

Rangkaian Ether Terputus Setelah 12 Sesi Positif

ETF ether mengakhiri rangkaian arus masuk selama 12 hari dengan arus keluar bersih $48,08 juta. ETHB milik Blackrock tetap menarik $52,91 juta yang cukup besar, sementara TETH milik 21Shares menambah $2,03 juta. Namun, kenaikan tersebut tertutupi oleh penebusan yang lebih berat di tempat lain.

ETHA milik Blackrock kehilangan $53,53 juta. FETH milik Fidelity mencatat arus keluar $26,17 juta, dan ETHE milik Grayscale berkurang lagi $23,49 juta. Total nilai perdagangan untuk ETF ether tercatat $622,17 juta. Aset bersih ditutup pada $15 miliar.

Pembalikan ini menandai jeda setelah hampir dua pekan permintaan yang stabil, meski arus dana pada tiap produk individual tetap aktif.

ETF XRP dan Solana Berbalik Negatif

ETF XRP mencatat arus keluar bersih $7,20 juta, semuanya berasal dari dana XRP milik Bitwise. Nilai perdagangan mencapai $27,22 juta, sementara aset bersih mengakhiri hari di $1,42 miliar.

Pergerakan ini memberi para trader titik data lain untuk dipertimbangkan bersama harga XRP, terutama ketika aktivitas ETF menjadi ukuran yang lebih terlihat atas positioning investor.

ETF solana juga berakhir lebih rendah, membukukan arus keluar $6,13 juta. Seluruh arus keluar berasal dari BSOL milik Bitwise. Nilai perdagangan mencapai $61,49 juta, dengan aset bersih ditutup pada $1,38 miliar.

ETF HYPE tidak melihat arus bersih, sementara aset bersih berada di $449,76 juta.

Komentar pasar dari River, sebuah perusahaan investasi bitcoin terkemuka, juga menyoroti pergeseran yang lebih luas dalam pendekatan Wall Street terhadap bitcoin. Pengamatan tersebut berfokus pada meningkatnya penerimaan institusional dan fakta bahwa 29 dari 30 Penasihat Investasi Terdaftar (Registered Investment Advisors) teratas di AS kini memegang bitcoin, meskipun alokasi mediannya masih tergolong kecil.

Arus dana pada Rabu mencerminkan pemisahan itu dengan jelas: bitcoin kembali memperoleh momentum, sementara bagian lain dari pasar ETF kripto mendingin.

Artikel ini diterjemahkan dari bahasa Inggris menggunakan AI. Versi asli berbahasa Inggris adalah sumber yang berwenang; terjemahan otomatis dapat mengandung ketidakakuratan, terutama dalam terminologi hukum dan peraturan.