Banca Sella telah menyelesaikan proses pemberitahuan kepada Bank of Italy, sehingga membuka jalan bagi bank tersebut untuk menawarkan layanan penyimpanan dan transfer aset kripto. Bank ini berencana meluncurkan layanan tersebut pada tahun 2026 untuk kelompok nasabah tertentu.
Banca Sella Akan Menjadi Bank Italia Pertama yang Meluncurkan Layanan Kripto

Poin Utama
- Banca Sella memperoleh persetujuan dari Bank of Italy untuk meluncurkan layanan kustodian kripto pada tahun 2026.
- MiCA mendorong bank-bank Italia untuk menyediakan layanan kripto dan keuangan berbasis token yang teregulasi.
- Banca Sella bergabung dengan Qivalis saat 37 bank UE bersiap untuk memperluas infrastruktur stablecoin euro.
Bank of Italy Memberikan Izin kepada Banca Sella untuk Meluncurkan Layanan Kripto pada Tahun 2026
Banca Sella bersiap menjadi bank Italia pertama yang menawarkan layanan terkait kripto berdasarkan buku aturan aset digital Eropa, menandai langkah lain dalam upaya kawasan ini untuk membawa aktivitas kripto ke dalam keuangan yang diatur.
Kelompok perbankan Italia tersebut menyatakan telah menyelesaikan proses pemberitahuan yang diperlukan dengan Bank of Italy. Hal ini membuka jalan bagi Banca Sella untuk meluncurkan layanan penitipan dan transfer aset digital mulai tahun 2026.
Layanan tersebut tidak akan ditawarkan secara luas pada awalnya. Banca Sella menyatakan layanan tersebut akan ditujukan untuk kategori pelanggan tertentu, menunjukkan peluncuran yang hati-hati saat bank-bank di seluruh Eropa mempertimbangkan permintaan klien, kewajiban regulasi, dan risiko operasional.
Langkah ini diambil seiring dengan regulasi Markets in Crypto Assets (MiCA) Uni Eropa yang mengubah cara bank, bursa, dan perusahaan lain menyediakan layanan kripto. Bagi Banca Sella, proses persetujuan ini memberikannya posisi pelopor di sektor perbankan yang diatur di Italia.
Andrea Tessera, Direktur Eksekutif Perbankan Digital Banca Sella, menyoroti pergeseran menuju aset digital.
Evolusi pembayaran menuju model instan, interoperabel, dan dapat diprogram sedang mendefinisikan ulang infrastruktur keuangan di tingkat Eropa dan global. Layanan baru Banca Sella sesuai dengan lanskap ini.
Banca Sella telah aktif dalam inisiatif blockchain dan aset digital selama beberapa tahun. Sejak 2022, bank ini telah berpartisipasi dalam uji coba yang diprakarsai oleh Fintech Milano Hub milik Bank of Italy. Bank tersebut menyatakan juga telah berinvestasi dalam teknologi dan keterampilan yang diperlukan untuk bekerja dengan teknologi buku besar terdistribusi, sistem blockchain, dan aset digital.
Banca Sella juga merupakan anggota pendiri Qivalis, sebuah konsorsium yang terdiri dari 37 bank Eropa yang bekerja pada stablecoin yang didukung euro. Proyek ini mencerminkan meningkatnya minat di kalangan bank terhadap penyelesaian berbasis blockchain dan bentuk digital dari mata uang fiat.
Pengumuman ini menunjukkan bagaimana bank-bank tradisional semakin mendekati aset digital dengan membangun layanan di dalam kerangka kerja yang diatur. Bagi Italia, masuknya Banca Sella dapat menjadi tolok ukur bagi cara lembaga pemberi pinjaman lain menangani penyimpanan kripto, transfer, dan keuangan yang ditokenisasi di bawah MiCA.















