Didukung oleh
Crypto News

Tether Menyediakan Hadiah Emas Senilai $1 Juta Seiring Diluncurkannya Kartu Visa Berbasis Emas Pertama

Tether dan Fasset telah meluncurkan apa yang mereka sebut sebagai kartu Visa neobanking pertama di dunia yang didukung emas, yang memungkinkan pengguna untuk berbelanja menggunakan mata uang fiat di merchant di seluruh dunia sambil mengumpulkan emas yang ditokenisasi melalui cashback dan pembulatan otomatis.

DITULIS OLEH
BAGIKAN
Tether Menyediakan Hadiah Emas Senilai $1 Juta Seiring Diluncurkannya Kartu Visa Berbasis Emas Pertama

Poin Utama

  • Tether mengalokasikan $1 juta dalam bentuk XAUT untuk meluncurkan kartu Visa yang didukung emas pertama di dunia bersama Fasset.
  • Kartu ini memberikan cashback hingga 6% dalam bentuk XAUT, yang ditargetkan untuk basis pengguna Fasset dengan volume tahunan sebesar $32 miliar.
  • Pasar emas yang ditokenisasi mencapai $5,3 miliar, dengan XAUT memegang lebih dari $2,6 miliar seiring meningkatnya permintaan pada tahun 2026.

Emas Menjadi Dapat Digunakan

Menurut pengumuman Tether, kartu ini beroperasi di jaringan Visa dan diterima di mana saja Visa digunakan secara global. Pada transaksi yang memenuhi syarat, pengguna mendapatkan cashback hingga 6% yang dibayarkan langsung dalam XAUT, token yang didukung emas dari Tether. Setiap XAUT mewakili satu troy fine ounce emas pada batangan London Good Delivery.

Di tempat penjualan, pengguna mengonversi XAUT ke USDT dan kemudian ke mata uang fiat dalam hitungan detik. Kartu ini juga dilengkapi dengan fungsi pembulatan otomatis yang menyapu sisa uang dari setiap transaksi ke dalam XAUT, sehingga menciptakan akumulasi emas pasif melalui pembelian sehari-hari.

Untuk memulai ekosistem hadiah ini, Tether berkomitmen menyediakan hingga $1 juta dalam bentuk XAUT pada saat peluncuran.

Pasar di Balik Langkah Ini

Pasar emas digital yang ditokenisasi memiliki kapitalisasi pasar total di atas $5,3 miliar. XAUT sendiri menyumbang lebih dari $2,6 miliar dari angka tersebut, menjadikannya produk dominan dalam kategori ini.

Permintaan akan aset digital yang didukung emas meningkat di pasar negara berkembang, di mana volatilitas mata uang mendorong pengguna untuk beralih ke alternatif yang stabil dan didukung aset. Fasset beroperasi di seluruh Asia dan Afrika, memproses volume tahunan sebesar $32 miliar, dengan 95% di antaranya terkait dengan aset dunia nyata. Platform ini juga berfungsi sebagai salah satu penyedia off-ramp aset digital terbesar di wilayahnya, sebuah infrastruktur penting untuk mengonversi XAUT ke mata uang fiat lokal dengan cepat dan andal.

Apa yang Dikatakan Para CEO

CEO Tether, Paolo Ardoino, menggambarkan kartu ini sebagai pergeseran peran emas, dengan menyatakan:

"Secara historis, emas telah menjadi penyimpan nilai, bukan alat tukar. Inisiatif ini mengubah narasi tersebut. Kami menghubungkan stablecoin dan emas yang ditokenisasi dengan sistem pembayaran dunia nyata, menjadikannya dapat digunakan, dapat diakses, dan terintegrasi secara mulus ke dalam transaksi global."

Mohammad Raafi Hossain, CEO dan salah satu pendiri Fasset, menempatkan produk ini dalam konteks sejarah yang lebih panjang. "Selama lebih dari seribu tahun, emas telah menjadi penyimpan kekayaan yang paling tepercaya di seluruh pasar kami. Kami membawanya ke era digital. Fasset sedang membangun infrastruktur untuk menjadikan Tether Gold sebagai token emas digital yang paling banyak dimiliki di pasar negara berkembang," tambah eksekutif Fasset tersebut.

Cara Kerjanya

Kartu ini terintegrasi langsung dengan infrastruktur dompet Fasset. Cashback XAUT masuk ke dompet pengguna secara real-time, tanpa klaim manual atau penundaan. Platform Fasset juga menawarkan akun multi-mata uang, transfer cepat, penyelesaian instan, dan akses ke investasi tanpa bunga di berbagai aset kripto, saham, reksa dana, dan komoditas.

Kolaborasi ini memposisikan XAUT sebagai alat pengeluaran dan tabungan yang praktis, bukan sekadar kepemilikan pasif, yang menargetkan pengguna di wilayah dengan pertumbuhan tinggi yang ingin berinvestasi di emas tanpa harus memiliki logam fisik.

Tag dalam cerita ini