Bursa kripto Kraken telah menyetorkan ether ke Eigencloud, protokol restaking terkemuka di jaringan Ethereum, meskipun token asli platform tersebut, EIGEN, diperdagangkan sekitar 96% di bawah rekor tertinggi sepanjang masa meskipun memiliki total nilai terkunci (TVL) lebih dari $6,5 miliar.
Setoran ETH Kraken Menyoroti Paradoks Restaking: TVL Eigencloud Senilai $6,5 Miliar vs Penurunan Harga EIGEN Sebesar 96%

Poin Utama
Setoran Kraken Menandakan Minat Institusional terhadap Restaking Ethereum
Kraken, salah satu bursa kripto terbesar berbasis di AS, menyetorkan sekitar 50.600 ether, senilai sekitar $1,07 juta, ke Eigencloud, protokol restaking Ethereum yang sebelumnya dikenal sebagai Eigenlayer. Setoran ini menambah bukti yang semakin banyak bahwa peserta institusional terus terlibat dengan infrastruktur restaking meskipun token asli sektor ini telah berkinerja jauh di bawah ekspektasi.

Restaking adalah mekanisme yang memungkinkan para staker ETH (yaitu mereka yang telah mengkomitmenkan ether untuk memvalidasi jaringan Ethereum) untuk menggunakan kembali jaminan yang di-stake tersebut sebagai jaminan ekonomi untuk protokol tambahan.
Eigencloud memperkenalkan restaking sebagai primitif kriptoekonomi baru pada 2023, memungkinkan aplikasi lain yang dikenal sebagai layanan validasi aktif (AVS) untuk meminjam jaminan Ethereum yang sudah ada tanpa perlu membangun set validator independen dari nol. Konsep ini menarik modal signifikan pada 2023 dan 2024 sebelum pertumbuhan setoran baru melambat pada 2025.Meskipun memiliki basis TVL yang kuat sebesar $6,54 miliar di Ethereum (terbesar dalam kategori restaking), token asli Eigencloud, EIGEN, menceritakan kisah yang sangat berbeda. EIGEN saat ini diperdagangkan pada $0,25, dibandingkan dengan harga tertinggi sepanjang masa sebesar $5,65, atau turun sekitar 95,6%.

Kesenjangan yang begitu mencolok antara kekuatan TVL dan kinerja token yang kurang memuaskan tampaknya menunjukkan pola yang umum terjadi dalam keuangan terdesentralisasi (DeFi), di mana suatu protokol mampu menarik modal yang substansial sementara token tata kelola atau utilitasnya mengalami tekanan jual yang berkelanjutan.
Kekuatan TVL Eigencloud Berbeda dengan Kelemahan Token EIGEN
Sebagian kelemahan EIGEN mungkin berasal dari struktur insentif protokol, mengingat Eigencloud mendistribusikan $56,77 juta dalam insentif tahunan kepada staker dan operator, sementara pendapatan biayanya hanya sebesar $13,6 juta secara tahunan, sehingga menimbulkan defisit laba bersih sekitar $12,7 juta per tahun.
Dinamika ini tidaklah tidak biasa bagi protokol DeFi tahap awal, tetapi hal ini berarti pemegang token menanggung emisi yang dilusi tanpa adanya kompensasi biaya yang sebanding untuk mendukung harga.
Deposito berkelanjutan Kraken ke Eigencloud menunjukkan bahwa imbal hasil restaking dalam denominasi ETH, bukan spekulasi token, tetap menjadi daya tarik utama bagi institusi. Sebagai bursa besar, Kraken kemungkinan besar melakukan deposito atas nama klien yang mencari imbal hasil staking dan restaking atas kepemilikan ether mereka. Eigencloud mengumpulkan total pendanaan sebesar $220 juta, termasuk putaran Seri A senilai $50 juta pada 2023 dan putaran lanjutan dari a16z crypto, yang memberinya modal untuk menghadapi ketidakseimbangan insentif versus pendapatan saat ini.
Sektor restaking menghadapi ujian kritis pada 2026 saat berusaha membuktikan bahwa AVS menghasilkan pendapatan biaya yang cukup untuk membenarkan pengeluaran insentif yang diperlukan untuk mengamankan AVS tersebut. Eigencloud menguasai $6,6 miliar dari total pasar restaking sebesar $11,3 miliar, menjadikannya platform terbesar untuk membuktikan hal tersebut. Namun, dengan harga EIGEN mendekati level terendah dalam beberapa tahun dan kerugian tahunan melebihi $12 juta, pasar tetap terlihat skeptis. Setoran Kraken tampaknya merupakan bentuk kepercayaan terhadap imbal hasil, bukan necessarily terhadap token itu sendiri.















