Seorang pedagang kripto anonim di platform on-chain bernama 'Evaded' telah menutup semua posisi beli (long) pada HYPE, ZEC, dan ETH dengan total keuntungan sebesar $4,6 juta. Ia kemudian langsung membuka posisi jual (short) sebesar 990 bitcoin senilai $74,84 juta di Hyperliquid.
Seorang trader meraup laba sebesar $4,6 juta dari posisi beli HYPE, ZEC, dan ETH, lalu membuka posisi jual Bitcoin senilai $74,84 juta

Poin Penting
Perubahan Arah: Dari Bullish ke Bearish
Evaded menutup posisi long di HYPE, ZEC, dan ETH, mengunci keuntungan gabungan sebesar $4,6 juta. HYPE adalah token asli platform derivatif terdesentralisasi Hyperliquid, sedangkan ZEC adalah kode ticker untuk mata uang kripto berfokus privasi Zcash.
Langkah ini dilakukan setelah kedua aset tersebut mengalami kenaikan yang kuat, dengan Bitcoin.com News baru-baru ini melaporkan bahwa Hyperliquid menghapus $36,5 juta posisi short saat HYPE mendekati rekor tertinggi sepanjang masa. Investigasi lain mengungkapkan bahwa Evaded telah meraup $7,5 juta minggu ini dari perdagangan long ZEC dan HYPE (semuanya dalam periode 96 jam).

Ukuran posisi short tersebut mengesampingkan interpretasi ritel biasa, karena posisi short arah senilai $74,84 juta pada bitcoin mewakili taruhan dengan keyakinan tinggi, dan Evaded adalah akun on-chain yang dipantau ketat, di mana transaksinya secara rutin menarik perhatian peserta pasar lainnya.
Apa yang Dikatakan Pasar
Harga Bitcoin berada di bawah tekanan yang cukup besar, berfluktuasi di bawah $75.000, seiring dengan likuidasi posisi long senilai $209 juta yang menghantam pasar dalam satu sesi. Gambaran data yang lebih luas mendukung kecenderungan bearish ini, karena ETF Bitcoin spot di AS kini mencatat arus keluar selama enam hari berturut-turut dengan total lebih dari $1,26 miliar.
Open interest pada kontrak berjangka Bitcoin juga turun sekitar $1,5 miliar dalam periode yang sama, menunjukkan bahwa posisi long yang menggunakan leverage sedang dilikuidasi secara sistematis.
Apakah posisi short Evaded terbukti tepat akan sangat bergantung pada pemicu makro, terutama karena pasar mengikuti dengan cermat Ketua Federal Reserve Kevin Warsh, yang sinyal suku bunga hawkish-nya telah menambah hambatan bagi aset berisiko, termasuk bitcoin. Sampai sinyal tersebut berubah, bukti-bukti jangka pendek tampaknya mendukung berlanjutnya tekanan jual.















