Saham-saham AS diperdagangkan sedikit lebih rendah pada akhir perdagangan Kamis, karena kenaikan harga minyak, ketegangan geopolitik, dan sinyal hati-hati dari Federal Reserve meredam momentum dari kenaikan yang didorong oleh kecerdasan buatan (AI) pada sesi sebelumnya.
Saham AS Turun di Akhir Perdagangan Seiring Kenaikan Harga Minyak, Sinyal The Fed dan Data PCE Mendekat

Saham Melemah di Akhir Perdagangan Saat Harga Minyak Mencapai Level Tertinggi Enam Bulan
Pada pukul 3:30 sore EST pada 19 Februari, menjelang penutupan Wall Street, Indeks Dow Jones Industrial Average berada di level 49.349, turun 314 poin atau 0,63%. S&P 500 turun 28 poin, atau 0,41%, menjadi 6.853, sementara Nasdaq Composite turun 107 poin, atau 0,47%, menjadi 22.646. Indeks Volatilitas CBOE naik sekitar 4% menjadi 20,41, mencerminkan ketidakpastian yang meningkat menjelang penutupan.

Pasar energi menjadi pendorong utama pada Kamis. Minyak mentah AS naik lebih dari 2% menjadi sekitar $66,52 per barel, mencapai level tertinggi dalam enam bulan, di tengah laporan bahwa Presiden Donald Trump dapat memutuskan dalam 10 hari ke depan mengenai tindakan militer terkait ketegangan yang meningkat antara AS dan Iran. Pergerakan ini mendukung saham energi tetapi meredam selera risiko secara luas.

Data ekonomi terus menunjukkan ketahanan
. Produksi manufaktur Januari naik 0,7%, sementara permulaan pembangunan perumahan meningkat 6,2%. Klaim pengangguran awal mencapai 223.000. Namun, notulen rapat Januari Federal Reserve menunjukkan pejabat tetap terbuka untuk kenaikan suku bunga tambahan jika inflasi tidak mereda.Imbal hasil obligasi Treasury 10 tahun tetap dekat 4,07%, sementara indeks dolar AS naik 0,2% menjadi 97,90. Pasar futures saat ini memperkirakan dua kali pemotongan suku bunga sebesar 0,25% pada 2026, meskipun data yang lebih kuat dapat mengubah proyeksi tersebut.
Perhatian kini beralih ke laporan Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) pada Jumat, indikator inflasi favorit Federal Reserve. PCE inti diperkirakan naik 3% secara tahunan, memperkuat ekspektasi bahwa pelonggaran kebijakan moneter mungkin akan berlangsung secara bertahap.

Kesepakatan merger senilai $107 juta milik Nakamoto memicu reaksi keras terkait dilusi.
Nakamoto Inc. telah setuju untuk mengakuisisi BTC Inc. dan UTXO Management dalam kesepakatan senilai $107,3 juta, sementara para kritikus memperingatkan tentang dilusi yang signifikan dan ketentuan yang menguntungkan pihak dalam. read more.
Baca sekarang
Kesepakatan merger senilai $107 juta milik Nakamoto memicu reaksi keras terkait dilusi.
Nakamoto Inc. telah setuju untuk mengakuisisi BTC Inc. dan UTXO Management dalam kesepakatan senilai $107,3 juta, sementara para kritikus memperingatkan tentang dilusi yang signifikan dan ketentuan yang menguntungkan pihak dalam. read more.
Baca sekarang
Kesepakatan merger senilai $107 juta milik Nakamoto memicu reaksi keras terkait dilusi.
Baca sekarangNakamoto Inc. telah setuju untuk mengakuisisi BTC Inc. dan UTXO Management dalam kesepakatan senilai $107,3 juta, sementara para kritikus memperingatkan tentang dilusi yang signifikan dan ketentuan yang menguntungkan pihak dalam. read more.
Laporan laba setelah jam perdagangan dari Booking, Block, Intuit, dan Rivian diperkirakan akan mempengaruhi saham-saham teknologi, perjalanan, dan konsumen. Tema-tema yang lebih luas, termasuk tren investasi AI dan keputusan Mahkamah Agung yang tertunda mengenai tarif, menambah variabel tambahan bagi investor.
Dengan risiko geopolitik yang meningkat dan data inflasi yang masih menunggu, pasar tampaknya siap untuk volatilitas yang berkelanjutan hingga penutupan pekan ini.
FAQ ⏱️
- Mengapa saham AS turun pada 19 Februari 2026?
Saham turun secara moderat akibat kenaikan harga minyak, ketegangan geopolitik, dan kehati-hatian menjelang data inflasi kunci. - Berapa level Dow Jones pada perdagangan sore?
Indeks Dow Jones Industrial Average berada di 49.349, turun 314 poin, pada pukul 14.30 EST. - Apa yang diperkirakan akan ditunjukkan oleh inflasi PCE inti?
Inflasi PCE inti diperkirakan sebesar 3% secara tahunan. - Bagaimana harga minyak mempengaruhi pasar?
Harga minyak mentah di atas $66 per barel mendukung saham energi tetapi membebani sentimen risiko secara keseluruhan.









