Platform keuangan terdesentralisasi Radix Network mengumumkan pengurangan tenaga kerja sebesar 15% pada 28 Agustus. CEO Piers Ridyard menyatakan bahwa keputusan tersebut dibuat untuk menurunkan biaya overhead. Ridyard mengatakan bahwa meskipun proyek utama seperti Flash Liquidity dan MFA diharapkan tetap berlanjut, pengguna mungkin akan mengalami gangguan karena perubahan ini.
Platform Layer-1 Radix Memangkas Tenaga Kerja sebesar 15%
Artikel ini diterbitkan lebih dari setahun yang lalu. Beberapa informasi mungkin sudah tidak terkini.

RDX Works Berusaha Mengurangi Biaya Overhead
Tim di balik platform kontrak pintar layer-1, Radix Network, mengumumkan pada 28 Agustus bahwa mereka telah memutuskan untuk mengurangi tenaga kerjanya sebesar 15%. Piers Ridyard, CEO RDX Works, mengatakan bahwa keputusan sulit tersebut ditujukan untuk mengurangi biaya overhead.
Dalam pernyataan yang dibagikan melalui saluran Telegram resmi Radix, Ridyard mengingatkan pengguna untuk mengharapkan gangguan sebagai hasil dari perubahan ini.
“Meskipun pengiriman utama untuk Flash Liquidity, MFA, Cassandra, dll kemungkinan tidak akan terpengaruh, beberapa wajah yang dikenal atau titik kontak dengan RDX Works mungkin akan terganggu. Saya, Adam dan seluruh tim akan tersedia di seluruh komunitas untuk menyelesaikan segala urusan yang tertinggal,” ujar CEO tersebut.
Ridyard memohon kepada pengguna untuk bersabar dengan timnya saat mereka bekerja memastikan transisi yang mulus, bahkan jika itu memakan waktu lebih lama dari biasanya.
Kekacauan Peluncuran Radquest
Menanggapi pengumuman Ridyard, beberapa pengguna mempertanyakan apakah langkah-langkah telah diambil untuk memegang tanggung jawab bagi mereka yang pengambilan keputusannya memaksa RDX Works mengambil tindakan. Satu pengguna Telegram secara khusus bertanya apakah mereka yang meninggalkan perusahaan juga bertanggung jawab atas apa yang disebut kekacauan peluncuran Radquest.
Diluncurkan pada 30 Juli, Radquest, platform onboarding Web3 bergamifikasi yang siap untuk seluler, dimaksudkan untuk menawarkan pengalaman yang menarik, mendidik, dan intuitif. Pada saat itu, Ridyard menandai platform tersebut sebagai refleksi “etos bagaimana seluruh ekosistem Radix dibangun.”
Namun, pengguna Telegram Horteka tampaknya menyatakan keraguan tentang keputusan tersebut, menyarankan bahwa hal itu mungkin dibuat untuk menenangkan anggota komunitas.
“Saya berharap mereka yang meninggalkan perusahaan bukan hanya kambing hitam untuk membuat beberapa anggota komunitas senang dan mengurangi biaya karena struktur saat ini tidak lagi berkelanjutan,” kata pengguna tersebut.
Pengguna tersebut juga menyarankan pengurangan gaji atau alokasi XRD bagi mereka yang bertanggung jawab atas keputusan buruk sebagai salah satu cara untuk mengurangi kesakitan bagi mereka yang terkena dampak.
Bagaimana pendapat Anda tentang cerita ini? Bagikan opini Anda di bagian komentar di bawah ini.








