Volume perdagangan spot BTC telah anjlok di berbagai bursa utama, sehingga memunculkan kembali perbandingan dengan kondisi pasar bearish pada tahap akhir yang mendahului pemulihan pada tahun 2023. Aktivitas di Binance turun dari $198,6 miliar menjadi $36,4 miliar, sebagai bagian dari perlambatan pasar secara luas.
Penurunan Drastis Volume BTC Mengingatkan pada Pola yang Terjadi Sebelum Pemulihan Bullish pada 2023

Poin Utama
- Sebuah analisis yang dibagikan oleh Cryptoquant melaporkan penurunan volume perdagangan spot BTC sebesar 81% dari level Oktober 2025.
- Aktivitas yang lebih rendah mungkin menunjukkan bahwa tekanan jual melemah di seluruh bursa bitcoin utama.
- Para pedagang mengamati apakah partisipasi baru akan kembali seiring upaya bitcoin untuk stabilisasi.
Penurunan Volume Menghidupkan Kembali Perbandingan Siklus Bitcoin 2023
Platform analisis data on-chain dan pasar, Cryptoquant, membagikan wawasan pada 26 Mei yang menunjukkan bahwa volume perdagangan spot bitcoin telah turun 81% dari level Oktober 2025. Analisis tersebut menyebutkan bahwa aktivitas telah kembali ke kondisi yang terakhir terlihat menjelang akhir pasar bearish 2023. Volume Binance turun dari $198,6 miliar pada Oktober menjadi $36,4 miliar, sementara Gate.io turun 79,6% dan Bybit turun 66%. Grafik tersebut juga memantau OKX, Coinbase, Kraken, dan Upbit, menunjukkan pendinginan yang luas di pasar spot BTC.
Analisis tersebut mengaitkan perlambatan ini dengan partisipasi yang lebih lemah di seluruh sektor kripto, bukan pergeseran antar bursa. Turnover yang lebih rendah muncul selama periode ketidakpastian makroekonomi yang terkait dengan tekanan inflasi dan konflik berkepanjangan antara AS dan Iran. Investor telah beralih ke komoditas dan indeks ekuitas tradisional, sementara aktivitas spot BTC terus melemah. Wawasan tersebut menyarankan bahwa aktivitas perdagangan yang lebih lemah mungkin menandakan bahwa tekanan jual mulai mereda setelah berbulan-bulan koreksi. Analis menulis:
“Penurunan aktivitas perdagangan menunjukkan bahwa tekanan jual di balik koreksi saat ini secara bertahap kehilangan momentum.”
Mengapa Volume BTC yang Lebih Rendah Dapat Menandai Transisi Siklus
Kondisi perdagangan BTC saat ini mirip dengan paruh kedua 2023, ketika aktivitas perdagangan spot BTC melemah tajam sebelum volatilitas kembali dan momentum bullish pulih. Penurunan terbaru dalam aktivitas bursa telah memicu perbandingan dengan transisi pasar sebelumnya.
Data Coinglass juga menunjukkan partisipasi yang lebih lemah di pasar spot dan derivatif. Dashboard-nya melacak volume perdagangan spot BTC, open interest futures, tingkat pendanaan, dan aktivitas likuidasi di platform kripto utama. Indikator-indikator tersebut menunjukkan permintaan spekulatif yang lebih lemah dan leverage yang lebih rendah dibandingkan puncak siklus sebelumnya. Likuiditas yang tipis juga dapat memperbesar volatilitas saat aktivitas perdagangan pulih, karena buku pesanan yang lebih kecil sering kali menyebabkan fluktuasi harga yang lebih tajam.
Analis tersebut menambahkan:
“Secara historis, pasar bearish 2023 berakhir tepat setelah volume spot anjlok, diikuti oleh kembalinya volatilitas dan pemulihan tren bullish.”
Para pedagang kini mengamati apakah aktivitas spot BTC akan stabil sementara harga tetap pada level saat ini. Pemulihan partisipasi dapat menandakan keyakinan pasar yang kembali muncul setelah fase koreksi baru-baru ini.

















