Didukung oleh
Crypto News

OKX Menargetkan Masuk ke Pasar Korea Selatan Melalui Rencana Investasi 20% di Coinone

OKX dan Korea Investment & Securities dilaporkan sedang melakukan pembicaraan untuk mengakuisisi saham di bursa kripto Korea Selatan, Coinone. Langkah ini berpotensi menjadi tonggak penting dalam pembukaan pasar aset digital Korea—yang saat ini diatur dengan ketat—bagi para pemain global.

DITULIS OLEH
BAGIKAN
OKX Menargetkan Masuk ke Pasar Korea Selatan Melalui Rencana Investasi 20% di Coinone

Poin Utama

  • OKX dan Korea Investment berpotensi membeli masing-masing 20% saham Coinone melalui penerbitan saham baru.
  • Kesepakatan Coinone berpotensi membuka pasar kripto Korea Selatan yang sangat diatur bagi perusahaan global.
  • Reformasi di Korea Selatan dapat menentukan sejauh mana OKX dapat memperluas jangkauan di bursa kripto Korea.

OKX Menjelajahi Peran Strategis di Coinone Saat Korea Selatan Meninjau Kembali Aturan Kripto

Bursa kripto global OKX dilaporkan berupaya mengakuisisi saham di bursa Korea Selatan Coinone bersama Korea Investment & Securities, yang berpotensi menjadi salah satu investasi asing terbesar di sektor aset digital negara tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut sumber industri, kedua perusahaan sedang mendiskusikan rencana untuk masing-masing mengakuisisi sekitar 20% saham Coinone melalui penambahan modal yang disusun melalui penerbitan saham baru, bukan pembelian dari pemegang saham existing. Pendekatan ini akan menyuntikkan modal segar ke bursa tersebut sambil menghindari perubahan langsung pada kendali manajemen.

Coinone saat ini dikendalikan oleh kelompok pemegang saham domestik yang dipimpin oleh The One Group, yang memegang 34,3% saham. Pemegang saham utama lainnya termasuk Com2uS Holdings, Com2uS Plus, dan pendiri serta CEO Coinone, Cha Myung-hoon, yang juga mengendalikan The One Group.

Meskipun investasi yang diusulkan ini pada dasarnya diposisikan sebagai kemitraan finansial, pengamat pasar meyakini OKX pada akhirnya dapat mencari peran yang lebih strategis dalam bisnis tersebut. Jika hal itu terjadi, ini akan menjadi upaya signifikan kedua oleh bursa kripto besar luar negeri untuk memperoleh pengaruh atas platform perdagangan berbasis won Korea, menyusul investasi Binance di Streami, perusahaan induk Gopax.

Pembicaraan ini terjadi saat Korea Selatan mengevaluasi kembali pendekatannya terhadap regulasi aset digital. Pembuat kebijakan dan regulator saat ini sedang meninjau reformasi yang dapat mengubah aturan kepemilikan untuk bursa aset virtual. Perkembangan regulasi tersebut pada akhirnya dapat menentukan sejauh mana partisipasi asing dalam bursa kripto domestik dapat diperluas.

Bagi OKX, langkah ini akan memberikan pijakan di salah satu pasar kripto ritel paling aktif di Asia. Korea Selatan secara strategis penting bagi bursa global karena volume perdagangannya yang tinggi, basis investor ritel yang canggih, dan minat lokal yang kuat terhadap aset digital. Di saat yang sama, pasar ini tetap sulit dimasuki oleh perusahaan asing karena persyaratan perizinan yang ketat dan regulasi perbankan yang terkait dengan sistem verifikasi nama asli.

Keterlibatan Korea Investment & Securities juga mencerminkan pergeseran yang lebih luas di kalangan lembaga keuangan tradisional di negara tersebut, banyak di antaranya semakin menjajaki kemitraan dan investasi yang terkait dengan aset digital dan infrastruktur blockchain.

Baik Coinone, OKX, maupun Korea Investment & Securities belum mengonfirmasi secara publik detail pembicaraan tersebut.

Jika terwujud, investasi ini akan menandakan konvergensi yang semakin meningkat antara sektor keuangan tradisional dan pasar kripto di Korea Selatan, di tengah persaingan yang semakin ketat di antara bursa-bursa dan minat institusional terhadap aset digital yang terus meningkat.

Tag dalam cerita ini