Didukung oleh
Crypto News

Harry Yeh, Investor Kripto Senilai $2 Miliar, Tewas Terjun dari Ketinggian di Paraguay

Yeh tewas setelah terjatuh dari lantai ke-30 Gedung Jade Park, salah satu kompleks perumahan tertinggi yang terletak di Asunción, Paraguay. Polisi sedang menyelidiki apakah Yeh, yang ditemukan dalam keadaan telanjang bulat dan ditutupi kantong hitam, berada sendirian pada saat terjatuh.

DITULIS OLEH
BAGIKAN
Harry Yeh, Investor Kripto Senilai $2 Miliar, Tewas Terjun dari Ketinggian di Paraguay

Poin-Poin Penting

  • Pendiri Quantum Fintech, Harry Yeh, tewas di Paraguay setelah terjatuh secara misterius dari apartemennya di lantai 30.
  • Polisi menduga adanya tindak kejahatan, karena menemukan pintu apartemennya terbuka dengan barang-barang berserakan dan jenazahnya berada di dalam kantong.
  • Kematian manajer dana senilai $2 miliar ini memicu kekhawatiran saat pihak berwenang menyelidiki kemungkinan kaitannya dengan meningkatnya serangan kripto.

Kematian Misterius Harry Yeh dari Quantum Fintech Group Diselidiki di Paraguay

Harry Yeh, Mitra Pengelola dan Pendiri Quantum Fintech Group, yang berfokus terutama pada investasi di ekosistem Fanton dan memiliki aset kelolaan lebih dari $2 miliar, ditemukan tewas di Paraguay pada hari Jumat dalam keadaan yang misterius.

Menurut laporan lokal, Harry Chun Tak Yeh, seorang warga negara Tiongkok, ditemukan tewas di dasar kompleks perumahan Jade Park pada dini hari Jumat lalu, setelah terjatuh dari ketinggian lebih dari 100 meter dari lantai 30 hingga tewas.

Yeh, yang memiliki dua apartemen di kompleks tersebut, ditemukan dalam keadaan telanjang bulat dan ditutupi oleh tas hitam saat polisi pertama kali tiba di lokasi setelah menerima panggilan darurat yang tidak diungkapkan.

Saat menyelidiki tempat tinggal Yeh, polisi menemukan pintu apartemen terbuka dan barang-barang pribadi serta benda-benda lain berserakan di seluruh unit, yang mengindikasikan keterlibatan pihak ketiga dalam insiden tersebut.

Polisi juga mewawancarai Isadora de Proenca Braganholo Carvalho, pasangan Yeh, yang juga tinggal di sebuah apartemen di lantai 27. Namun, ia mengaku tidak mengetahui kejadian tersebut.

Francisco Ávalos, Inspektur Jenderal Kepolisian Asunción, menekankan bahwa penyelidikan masih berada pada tahap awal dan penyebab terjatuhnya Yeh masih belum diketahui.

Rekaman CCTV kompleks tersebut dapat memberikan detail lebih lanjut mengenai apa yang terjadi pada Yeh, karena petugas unit pembunuhan dilaporkan sedang menganalisis data ini untuk mencari petunjuk guna mengklarifikasi apa yang terjadi pada malam itu.

Hipotesis yang muncul berkisar dari kecelakaan, kemungkinan bunuh diri, atau campur tangan pihak ketiga, mengingat keanehan kematian Yeh yang terjadi setelah meningkatnya serangan dengan kunci pas terhadap pemegang mata uang kripto, dan pihak berwenang tidak menutup kemungkinan adanya tindakan baru di gedung tersebut seiring berjalannya penyelidikan.

Jenazah Yeh akan menjalani otopsi sesuai ketentuan hukum serta pemeriksaan forensik untuk mengidentifikasi unsur-unsur yang dapat membantu penyelidikan yang sedang berlangsung.

Artikel ini diterjemahkan dari bahasa Inggris menggunakan AI. Versi asli berbahasa Inggris adalah sumber yang berwenang; terjemahan otomatis dapat mengandung ketidakakuratan, terutama dalam terminologi hukum dan peraturan.

Tag dalam cerita ini