Didukung oleh
Bitcoin ETF

ETF Bitcoin Kehilangan $95 Juta Seiring Berakhirnya Tren Arus Masuk Ether Selama 5 Hari Berturut-turut

Arus dana ETF kripto melemah pada Kamis, 9 Juli, seiring dengan arus keluar sebesar $95,30 juta pada ETF Bitcoin dan berakhirnya tren arus masuk selama lima hari berturut-turut pada ETF Ether dengan arus keluar sebesar $52,08 juta. Solana mengalami penarikan dana dalam jumlah kecil, sementara ETF HYPE dan XRP tidak mencatat aktivitas perdagangan.

DITULIS OLEH
BAGIKAN
ETF Bitcoin Kehilangan $95 Juta Seiring Berakhirnya Tren Arus Masuk Ether Selama 5 Hari Berturut-turut

Poin Utama

  • ETF Bitcoin mengalami arus keluar sebesar $95,30 juta dan ETF Ether mengalami arus keluar sebesar $52,08 juta, mengakhiri tren arus masuk yang terjadi belakangan ini.
  • ETF Solana mengalami arus keluar kecil, sementara ETF HYPE dan XRP tidak mencatat aktivitas perdagangan.
  • Jepang mengisyaratkan rencana untuk mempelajari ETF kripto seiring dengan meluasnya adopsi aset digital secara global.

Jepang Menimbang ETF Kripto Saat Dana Bitcoin dan Ether Kembali Mengalami Arus Keluar

Pemulihan kehilangan momentum sebelum sempat menjadi tren.

Setelah beberapa sesi arus dana yang membaik, dana Bitcoin dan Ether kembali mengalami penarikan. Volume perdagangan lebih sepi, dan suasana pasar cenderung hati-hati. Investor masih ada, tetapi keyakinan mereka tampak melemah.

Bitcoin dan Ether Kembali Mengalami Arus Keluar

ETF Bitcoin mencatat arus keluar bersih sebesar $95,30 juta, dipimpin oleh penarikan dana dari dua dana besar.

FBTC milik Fidelity kehilangan $63,25 juta, sementara ARKB milik Ark & 21Shares mengalami arus keluar sebesar $39,93 juta. Penarikan tersebut hanya sebagian diimbangi oleh arus masuk yang lebih kecil di tempat lain.

HODL dari Vaneck menambah $5,36 juta, MSBT dari Morgan Stanley menarik $2,17 juta, dan BITB dari Bitwise mengumpulkan $343.040. Total nilai perdagangan ETF bitcoin mencapai $1,38 miliar, sementara total aset bersih ditutup pada $76,51 miliar.

Bitcoin ETFs Lose $95 Million as Ether’s 5-Day Inflow Streak Comes to an End
Arus dana ETF Bitcoin beragam minggu ini dengan masing-masing dua hari arus masuk dan arus keluar. Sumber: Sosovalue

ETF Ether juga mengalami penurunan setelah lima hari berturut-turut mengalami arus masuk. Kategori ini mencatat arus keluar bersih sebesar $52,08 juta.

FETH dari Fidelity memimpin arus keluar dengan $33,96 juta. ETHA dari BlackRock kehilangan $12,67 juta, ETHW dari Bitwise mengalami arus keluar sebesar $2,75 juta, dan ETHB dari BlackRock mencatat arus keluar sebesar $2,70 juta. Total nilai perdagangan ETF Ether mencapai $234,92 juta, dengan aset bersih ditutup pada $9,34 miliar.

Solana Melemah Saat Jepang Menunjukkan Ambisi ETF

ETF Solana mencatat arus keluar bersih sebesar $605.110. QSOL milik Invesco menyumbang penjualan tersebut dengan arus keluar sebesar $941.370.

Hal tersebut diimbangi oleh arus masuk sebesar $260.680 ke dalam VSOL milik Vaneck dan $75.580 ke dalam TSOL milik 21Shares. Total nilai perdagangan ETF Solana mencapai $46,31 juta, sementara aset bersih ditutup pada $904,67 juta.

ETF HYPE dan XRP tidak mencatat aktivitas perdagangan sepanjang hari tersebut.

Di luar arus dana AS, perdebatan mengenai ETF kripto di Jepang terus memanas. Dalam seminar "Open QUICK 2026", Menteri Keuangan Satsuki Katayama mengisyaratkan bahwa Jepang ingin menelaah jalur hukum untuk ETF kripto seiring dengan perluasan perdagangan di luar negeri.

Komentar tersebut muncul di tengah upaya yang lebih luas untuk mendekatkan aset digital ke infrastruktur pasar tradisional, dengan Badan Jasa Keuangan Jepang juga bergerak menuju perombakan regulasi untuk aset kripto.

Arus dana pada hari Kamis menunjukkan pasar yang masih berusaha stabil. Bitcoin dan ether tetap rentan terhadap gelombang penjualan baru, sementara keluarnya dana dalam jumlah kecil dari Solana serta sesi perdagangan yang sepi pada HYPE dan XRP menandakan pergerakan pasar yang lebih lambat dan selektif.

Artikel ini diterjemahkan dari bahasa Inggris menggunakan AI. Versi asli berbahasa Inggris adalah sumber yang berwenang; terjemahan otomatis dapat mengandung ketidakakuratan, terutama dalam terminologi hukum dan peraturan.

Tag dalam cerita ini