Anthropic telah mulai secara selektif mewajibkan verifikasi identitas resmi bagi sebagian pengguna platform kecerdasan buatan (AI) Claude miliknya, dengan mengaitkan akses ke beberapa fitur dan langganan dengan proses verifikasi identitas.
Anthropic Menambahkan Fitur Verifikasi Identitas ke Claude untuk Pengguna AI Tertentu

Poin Utama:
- Anthropic menambahkan verifikasi identitas untuk pengguna Claude pada April 2026, membatasi akses ke beberapa fitur.
- Persona menangani verifikasi; Anthropic menyatakan tidak ada gambar identitas yang disimpan di sistemnya.
- OpenAI dan Google Gemini tidak memiliki aturan serupa, sehingga menimbulkan pertanyaan terkait persaingan.
Anthropic Memperkenalkan Verifikasi Identitas Resmi untuk Beberapa Pengguna Claude
Perubahan ini muncul dalam pembaruan pusat bantuan yang diterbitkan selama minggu tanggal 14–16 April 2026, dan tidak diterapkan pada semua pengguna. Sebaliknya, permintaan muncul dalam kasus-kasus tertentu yang terkait dengan paket tingkat yang lebih tinggi, kemampuan lanjutan, atau tinjauan keamanan internal.
Menurut Anthropic, tujuannya adalah untuk membatasi penyalahgunaan, menegakkan aturan platform, dan memenuhi kewajiban hukum. Perusahaan ini menggambarkan peluncuran ini sebagai bagian dari pemeriksaan integritas rutin, bukan sebagai persyaratan pendaftaran universal.
Pengguna yang menemui prompt tersebut harus menyediakan identitas foto fisik yang diterbitkan oleh pemerintah dan menyelesaikan pemindaian selfie langsung. Anthropic menjelaskan bahwa proses ini biasanya memakan waktu kurang dari lima menit dan memerlukan perangkat yang dilengkapi kamera.
Dokumen yang diterima meliputi paspor, SIM, dan kartu identitas nasional. Salinan digital, tangkapan layar, atau kartu identitas kertas sementara ditolak, begitu pula kredensial non-pemerintah seperti kartu mahasiswa atau karyawan.
Alur kerja verifikasi ditangani oleh Persona, yang memproses data identitas atas nama Anthropic. Anthropic menyatakan bahwa mereka tidak menyimpan gambar identitas asli di sistemnya sendiri. Sebaliknya, Persona menyimpan data tersebut sesuai batasan kontrak, sementara Anthropic tetap memiliki akses ke hasil verifikasi jika diperlukan untuk tinjauan akun atau banding.
Perusahaan menyatakan bahwa semua data dienkripsi dan hanya digunakan untuk konfirmasi identitas, pencegahan penipuan, dan kepatuhan. Anthropic juga mengatakan bahwa data identitas tidak digunakan untuk melatih model AI-nya dan tidak dibagikan untuk tujuan pemasaran. Pengungkapan data dibatasi pada persyaratan hukum.
Langkah ini mencerminkan tekanan yang semakin besar terhadap platform AI untuk menangani penyalahgunaan, termasuk penipuan dan peniruan identitas. Anthropic juga menyebutkan pembatasan usia, dengan beberapa akun di bawah 18 tahun dilaporkan ditangguhkan sementara menunggu verifikasi.
Reaksi dari pengguna sebagian besar tidak menguntungkan. "Claude kini mewajibkan verifikasi identitas pemerintah (melalui Persona) sebelum berlangganan," tulis seorang kritikus. "ChatGPT tidak. Gemini tidak. Anthropic baru saja memberikan hadiah kepada pesaingnya," tambah akun X tersebut. Di Reddit, seseorang menyatakan:
"Konyol. Tidak sabar menunggu hingga kita memiliki LLM offline yang mumpuni dan tidak menghabiskan banyak uang untuk menjalankannya."
Ryan Sean Adams, salah satu pendiri merek media Bankless, juga membagikan pandangannya. "AI KYC sudah ada. Pengguna baru Claude diminta untuk memberikan identitas pemerintah dan foto," tulis Adams. "Bukan persyaratan regulasi—Anthropic melakukannya hanya karena mereka mau. Tapi regulasi akan datang. Selanjutnya akan ada undang-undang: Tidak ada AI tanpa identitas yang diterbitkan pemerintah. Semua penggunaan AI dilacak hingga ke individu—tidak ada AI pribadi."
Reaksi negatif ini semakin diperkuat oleh perbandingan dengan pesaing. Platform seperti OpenAI dan Gemini dari Google saat ini tidak mewajibkan verifikasi identitas resmi pemerintah untuk penggunaan chatbot standar. Pesaing lain, seperti Venice AI, bersifat privat dan menggunakan model lokal.

Cuplikan Claude Mythos: AI dari Anthropic yang Belum Dirilis Berhasil Mengungkap Celah Keamanan di Linux dan OpenBSD yang Terlewatkan Manusia Selama Puluhan Tahun
AI Claude Mythos dari Anthropic menemukan ribuan kerentanan zero-day di seluruh sistem operasi dan peramban utama. Proyek Glasswing diluncurkan dengan dana sebesar $100 juta. read more.
Baca sekarang
Cuplikan Claude Mythos: AI dari Anthropic yang Belum Dirilis Berhasil Mengungkap Celah Keamanan di Linux dan OpenBSD yang Terlewatkan Manusia Selama Puluhan Tahun
AI Claude Mythos dari Anthropic menemukan ribuan kerentanan zero-day di seluruh sistem operasi dan peramban utama. Proyek Glasswing diluncurkan dengan dana sebesar $100 juta. read more.
Baca sekarang
Cuplikan Claude Mythos: AI dari Anthropic yang Belum Dirilis Berhasil Mengungkap Celah Keamanan di Linux dan OpenBSD yang Terlewatkan Manusia Selama Puluhan Tahun
Baca sekarangAI Claude Mythos dari Anthropic menemukan ribuan kerentanan zero-day di seluruh sistem operasi dan peramban utama. Proyek Glasswing diluncurkan dengan dana sebesar $100 juta. read more.
Perbedaan tersebut telah membuat beberapa pengguna mempertanyakan apakah kontrol yang lebih ketat dapat mendorong aktivitas ke layanan yang kurang restriktif. Yang lain berpendapat bahwa pergeseran ini menandakan langkah yang lebih luas menuju pemeriksaan bergaya KYC dalam AI konsumen.
Untuk saat ini, sistem tersebut tetap bersifat tertarget, bukan universal. Namun, keberadaannya menunjukkan bahwa verifikasi identitas mungkin akan menjadi lapisan yang lebih umum seiring dengan perluasan akses platform AI ke alat-alat yang lebih canggih.









