Coinbase berinvestasi di ETF GENIUS Money Market milik ProShares seiring dengan perkembangan standar cadangan stablecoin. Dana tersebut menggunakan obligasi pemerintah AS jangka pendek, uang tunai, dan setara kas, sehingga memberikan penerbit opsi lain yang berfokus pada kepatuhan untuk menjamin stablecoin pembayaran.
Coinbase Mempertaruhkan Diri pada ETF Proshares Seiring Perkembangan Standar Cadangan Stablecoin

Poin Utama
- Coinbase berinvestasi dalam dana pasar uang yang dirancang untuk memenuhi syarat cadangan stablecoin.
- Undang-Undang GENIUS semakin menekankan pada likuiditas, transparansi, dan dukungan penebusan.
- Produk cadangan berbasis ETF dapat memperluas pilihan bagi penerbit aset digital.
Investasi IQMM Coinbase Menandai Era Cadangan Baru untuk Stablecoin
Bursa kripto Coinbase Global Inc. (Nasdaq: COIN) mengumumkan pada 2 Juni bahwa mereka berinvestasi dalam Proshares’ GENIUS Money Market ETF, IQMM. Dana ini dirancang untuk memenuhi syarat cadangan stablecoin berdasarkan Undang-Undang Panduan dan Pembentukan Inovasi Nasional untuk Stablecoin AS (GENIUS Act). Langkah ini mendorong Coinbase lebih dalam ke dalam manajemen kas stablecoin.
Penerbit kini menghadapi tekanan yang semakin besar untuk memegang aset likuid dan berkualitas tinggi. Undang-Undang GENIUS menetapkan standar penjaminan 1 banding 1 untuk stablecoin pembayaran. IQMM disusun berdasarkan surat utang pemerintah AS jangka pendek dengan jatuh tempo 93 hari atau kurang, uang tunai, dan setara kas.
Coinbase menyatakan:
“Seiring dengan semakin pentingnya stablecoin dalam infrastruktur keuangan, industri ini membutuhkan cara yang lebih baik untuk mengelola dana yang mendukungnya.”
Bagi perusahaan kripto tersebut, dana ini menambah elemen baru dalam strategi stablecoin-nya. Strategi tersebut sudah mencakup pembayaran, distribusi, dan alat pengembangan. Persaingan stablecoin mungkin semakin bergantung pada kualitas cadangan, keandalan penebusan, dan opsi pengelolaan kas institusional seiring pasar yang semakin diatur.
Investasi ini juga mencerminkan dorongan yang lebih luas menuju pertumbuhan stablecoin yang bertanggung jawab. Kebijakan mulai mendefinisikan aset cadangan yang dapat diterima dan standar operasional bagi penerbit yang ingin melayani pengguna keuangan mainstream.
Undang-Undang GENIUS disetujui oleh Senat pada 17 Juni 2025. Dewan Perwakilan Rakyat menyetujui rancangan undang-undang tersebut pada 17 Juli 2025. Presiden Donald Trump menandatanganinya menjadi undang-undang pada 18 Juli 2025, menciptakan kerangka kerja federal untuk stablecoin pembayaran.
Infrastruktur ETF Proshares Dapat Membantu Menjembatani Pasar Kripto dan Pasar Tradisional
Brosur Proshares menggambarkan IQMM sebagai ETF pasar uang terbesar di dunia dan yang pertama dirancang untuk memenuhi persyaratan Undang-Undang GENIUS. Per 31 Maret 2026, dana tersebut memiliki imbal hasil SEC 30 hari sebesar 3,48%, distribusi mingguan, dan rasio biaya bersih 0,15%.
Portofolionya berfokus pada surat utang negara (Treasury bills), dengan 100% aset likuid harian dan mingguan. Struktur tersebut memberikan penerbit stablecoin sarana berbasis ETF yang terikat pada utang pemerintah bertenor pendek. Hal ini juga menunjukkan bagaimana produk ETF dapat menjadi bagian dari perangkat cadangan untuk pasar dolar digital.
Coinbase mengatakan:
“IQMM dibangun berdasarkan ide sederhana: seiring dengan pertumbuhan stablecoin, penerbit membutuhkan alat cadangan yang dirancang khusus untuk pasar ini.”
Proshares membawa pengalaman dua dekade dalam ETF ke pasar yang tumpang tindih dengan kripto, pasar uang, pembayaran, dan pasar modal. Dukungan Coinbase terhadap IQMM menandakan bahwa pengelolaan cadangan stablecoin mungkin melampaui saluran perbankan konvensional seiring penerbit mencari opsi yang lebih fleksibel.
Coinbase memperkirakan aktivitas penciptaan dan penebusan di masa depan akan menggunakan campuran instrumen yang lebih luas yang mirip dengan uang tunai. Instrumen-instrumen tersebut mungkin mencakup surat utang negara, ETF, dana pasar uang, dan versi tokenisasi dari produk-produk tersebut. Pergeseran tersebut dapat menghubungkan operasi stablecoin lebih erat dengan infrastruktur pasar tradisional.

















